MAKNA PUISI KETIKA BURUNG MERPATI SORE MELAYANG KARYA TAUFIK ISMAIL (KAJIAN STILISTIKA)

Rerin Maulinda

Abstract


Abstrak. Perjuangan tiada kan terhenti walau nyawa sudah kembali padaNya. Puisi Ketika Burung Merpati Terbang Sore Melayang  memiliki makna begitu luas. Setiap kata mencerminkan diksi yang tepat makna, dengan gambaran citraan sesua rasa dan asa. Sehingga setiap gaya memiliki makna dalam uraian katanya. Struktur kata yang indah dengan sehingga memberikan imajian tersendiri dalam setiap analisanya. Metode yang digunakan merupakan deskrptif kualitatif. Menjelaskan, menguraikan dan menjabarkan setiap pesan, gaya serta untaian rasa yang dimiliki penyair hingga dapat dirasakan jauh dalam lubuk pembaca. Penyair cenderung menyerahkan kepada pembaca untuk menginterpretasi sesuai dengan kemampuan masing-masing pembaca. Sebuah kebebasan dalam mengapresiasikan untuk penyair dan pembacanya.

 Kata Kunci : Diksi, Citraan, Gaya Bahasa dan Amanat

Abstract. The struggle will not stop even though life has returned to Him. Poetry When Pigeons Fly Floating Afternoon has such a broad meaning. Each word reflects a meaningful diction, with an image of the image as it feels and desires. So that each style has meaning in his description. A beautiful word structure so that it gives its own images in each analysis. The method used is qualitative descriptive. Explain, describe and describe each message, style and string of feelings that the poet has until it can be felt deep in the reader. Poets tend to leave the reader to interpret according to the ability of each reader. A freedom to appreciate for poets and readers.

Keywords: Diction, Imagery, Language Style and Mandate.


Full Text:

##PDF##

References


Nurgiyantoro, B. 2014. Stilistika. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

K.S, Yudiono. 2007. Pengantar Sejarah Sastra Indonesia. Jakarta: Grasindo.

Nurgiyantoro, Burhan. 2013. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Padopo, Rachmat Djoko. 2012. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Tarigan, Hendry Guntur. 2009. Pengajaran Gaya Bahasa. Bandung: Angkasa.

Teeuw, A. 1984. Sastra Dan Ilmu Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya.

Wellek, R., & Warren, A. 1995. Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Bahastra (Bahasa dan Sastra Indonesia)

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP - Universitas Islam Sumatera Utara

Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan

Creative Commons License

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.