ANALISIS KADAR SURFAKTAN ANIONIK DAN ZAT ANORGANIK (KMNO4) DALAM AIR SUMUR

Khoirul Ngibad

Abstract


Kadar surfaktan anionik dalam air yang melebihi ambang batas dapat meningkatkan toksisitas racun dan dapat menjadi zat karsinogenik. Selain itu, bahan organik berdampak negatif terhadap kualitas estetika air dengan menyebabkan masalah bau, rasa, dan warna serta menimbulkan risiko kesehatan bagi konsumen dengan menyebabkan produk samping disinfektan yang bersifat karsinogenik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar surfaktan anionik dan bahan anorganik (KMnO4) pada air sumur di sekitar Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan dalam pengukuran kadar surfaktan anionik adalah spektrofotometri UV-Vis dengan mengukur serapan larutan uji pada panjang gelombang 652 nm sedangkan pengukuran bahan anorganik (KMnO4) menggunakan metode titrasi permanganometri. Hasil penelitian menunjukkan kadar surfaktan anionik dan bahan organik (KMnO4) pada sampel air sumur A sekitar Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo masing-masing <0,037 dan 9,5 mg/L. Sedangkan kadar surfaktan anionik dan bahan anorganik pada sampel air sumur B masing-masing sebesar 0,16 dan 8,53 mg/L. Dengan demikian sampel air sumur A masih memenuhi parameter kimia surfaktan anionik dan bahan organik, sedangkan sampel air sumur B masih memenuhi parameter kimia bahan anorganik namun melebihi parameter surfaktan anionik.

Keywords


air sumur; Spektrofotometri UV-Vis; surfaktan anionik; bahan anorganik (KMnO4); titrasi

Full Text:

PDF

References


Apriyanti, A., & Apriyani, E. M. (2018). Analisis Kadar Zat Organik pada Air Sumur Warga Sekitar TPA dengan Metode Titrasi Permanganometri. Alkimia: Jurnal Ilmu Kimia Dan Terapan, 2(2), 10–14.

Bhatnagar, A., & Sillanpää, M. (2017). Removal of natural organic matter (NOM) and its constituents from water by adsorption–a review. Chemosphere, 166, 497–510.

BSN. (2004). SNI 06-6989.22-2004 tentang Air dan air limbah - Bagian 22: Cara uji nilai permanganat secara titrimetri.

BSN. (2005). SNI 06-6989.51-2005 tentang Air dan air limbah – Bagian 51 : Cara uji kadar surfaktan anionik dengan spektrofotometer secara biru metilen.

Cserháti, T., Forgács, E., & Oros, G. (2002). Biological activity and environmental impact of anionic surfactants. Environment International, 28(5), 337–348.

Fajriah, N., Alawiyah, T., & Wusko, I. U. (2020). Analisis Kadar Surfaktan Anionik Pada Air Sungai Barito Menggunakan Metode Spektrofotometri Visible. Journal Pharmaceutical Care and Sciences, 1(1), 55–61.

Firdiyanti, O. R. (2015). Penentuan Kadar Zat Organik (Kmno4) Pada Air Sumur Gali (Studi Di Dusun Candimulyo Desa Candimulyo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang). STIKes Insan Cendekia Medika Jombang.

Hidayah, E. N., & Damayanti, L. K. (2021). Pengaruh Adsorben Komersial terhadap Penurunan Fosfat dan Surfaktan Anionik (Detergen) pada Air Limbah Laundry. EnviroUS, 2(1), 18–26.

Jakovljević, V., Milićević, J., & Stojanović, J. (2014). Detergent-like stressor and nutrient in metabolism of Penicillium chrysogenum. Biotechnology and Biotechnological Equipment, 28(1), 43–51. https://doi.org/10.1080/13102818.2014.901674

Jannah, Z. N., Herawati, D., & Ngibad, K. (2021). REVIEW: Analisis Konsentrasi Ion Sulfat dalam Air Menggunakan Spektrofotometri. Jurnal Pijar Mipa, 16(2), 203–206. https://doi.org/10.29303/jpm.v16i2.1907

Kementerian Kesehatan RI. (2017). PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 2017 TENTANG Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan Air Untuk Keperluan Higiene Sanitasi, Kolam Renang, Solus Per Aqua, dan Pemandian Umum.

Larasati, N. N., Wulandari, S. Y., Maslukah, L., Zainuri, M., & Kunarso, K. (2021). Kandungan Pencemar Detejen Dan Kualitas Air Di Perairan Muara Sungai Tapak, Semarang. Indonesian Journal of Oceanography, 3(1), 1–13.

Lechuga, M., Fernández-Serrano, M., Jurado, E., Núñez-Olea, J., & Ríos, F. (2016). Acute toxicity of anionic and non-ionic surfactants to aquatic organisms. Ecotoxicology and Environmental Safety, 125, 1–8.

Leiknes, T., Ødegaard, H., & Myklebust, H. (2004). Removal of natural organic matter (NOM) in drinking water treatment by coagulation–microfiltration using metal membranes. Journal of Membrane Science, 242(1–2), 47–55.

Levchuk, I., Màrquez, J. J. R., & Sillanpää, M. (2018). Removal of natural organic matter (NOM) from water by ion exchange–a review. Chemosphere, 192, 90–104.

Liwarska-Bizukojc, E., Miksch, K., Malachowska-Jutsz, A., & Kalka, J. (2005). Acute toxicity and genotoxicity of five selected anionic and nonionic surfactants. Chemosphere, 58(9), 1249–1253.

Mariyam, S. (2016). ANALISIS NITRIT, NITRAT, FOSFAT, DAN ZAT ORGANIK DI SITU-SITU UNIVERSITAS INDONESIA, DEPOK. Buletin Teknik Litkayasa Sumber Daya Dan Penangkapan, 5(2), 57–59.

Matilainen, A., Iivari, P., Sallanko, J., Heiska, E., & Tuhkanen, T. (2006). The role of ozonation and activated carbon filtration in the natural organic matter removal from drinking water. Environmental Technology, 27(10), 1171–1180.

Munira, M., Mustafiah, M., Darnengsih, D., Gusnawati, G., & Utami, H. H. (2021). Pemanfaatan Limbah Arang Plastik Sebagai Adsorben Surfaktan Anionik dalam Air Limbah Laundry. Journal of Chemical Process Engineering, 6(1), 59–63.

Ndlangamandla, N. G., Kuvarega, A. T., Msagati, T. A. M., Mamba, B. B., & Nkambule, T. T. I. (2018). A novel photodegradation approach for the efficient removal of natural organic matter (NOM) from water. Physics and Chemistry of the Earth, Parts A/B/C, 106, 97–106.

Ngibad, K. (2021). PEDOMAN PRAKTIKUM KIMIA AIR (N. Lailah (ed.)). CV. Pustaka Learning Center.

Ngibad, K., & Herawati, D. (2019). ANALISIS KADAR KLORIDA DALAM AIR SUMUR DAN PDAM DI DESA NGELOM SIDOARJO. JKPK (JURNAL KIMIA DAN PENDIDIKAN KIMIA, 4(1), 1–6.

Nurhaliza, I., & Sunarti, R. N. (2020). Analisa Residu Detergen pada Sampel Air Sungai di Provinsi Sumatera Selatan Secara MBAS menggunakan Spektrofotometri UV-Vis. Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Terapan, 3, 455–464.

Putriarti, D., Mudloifah, I., Rosyidah, N. F., Zainuddin, M. P., Rachmadiarti, F., Fitrihidajati, H., & Putri, I. L. E. (2022). Kemampuan Hydrilla verticillata Sebagai Agen Fitoremediasi Linear Alkylbenzene Sulphonate (LAS) Detergen. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 1(2), 1025–1035.

Razmi, R., Alawiyah, T., & Yuliana, F. (2022). Analisis Kadar Surfaktan Anionik Pada Air Sungai Martapura Dengan Metode Spektrofotometri Visible. Journal Pharmaceutical Care and Sciences, 2(2), 1–6.

Scheibel, J. J. (2004). The evolution of anionic surfactant technology to meet the requirements of the laundry detergent industry. Journal of Surfactants and Detergents, 7(4), 319–328.

Serio, F., Miglietta, P. P., Lamastra, L., Ficocelli, S., Intini, F., De Leo, F., & De Donno, A. (2018). Groundwater nitrate contamination and agricultural land use: A grey water footprint perspective in Southern Apulia Region (Italy). Science of the Total Environment, 645, 1425–1431.

Sillanpää, M. (2014). Natural organic matter in water: Characterization and treatment methods. Butterworth-Heinemann.

Susanto, A. D., Gresiyanti, D. M., Wijaya, C. B., Mubarak, M. Z., Rachmadiarti, F., Fitrihidajati, H., & Putri, I. L. E. (2022). Kemampuan melati air (Echinodorus palaefolius) sebagai agen fitoremediasi Linear Alkybenzene Sulphonate (LAS) deterjen. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 1(2), 845–856.

Tiwari, A. K., & Singh, A. K. (2014). Hydrogeochemical investigation and groundwater quality assessment of Pratapgarh district, Uttar Pradesh. J Geol Soc India, 83(3), 329–343.

Triarini, L. J., Amalia, L. R., Damayanti, N. K., & Ngibad, K. (2021). Analisis Kadar COD Pada Air Sumur Desa Ngelom Sepanjang Menggunakan Metode Titrimetri. Universitas Maarif Hasyim Latif, 7, 914–918.

Utomo, W. P., Nugraheni, Z. V., Rosyidah, A., Shafwah, O. M., Naashihah, L. K., Nurfitria, N., & Ullfindrayani, I. F. (2018). Penurunan Kadar Surfaktan Anionik dan Fosfat dalam Air Limbah Laundry di Kawasan Keputih, Surabaya menggunakan Karbon Aktif. Akta Kimia Indonesia, 3(1), 127–140.

Wahyudi, R., Kasjono, H. S., & Haryanti, S. (2022). EFEKTIVITAS PENURUNAN SURFAKTAN PADA AIR LIMBAH CUCI TANGAN MENGGUNAKAN FILTRASI “KELARA.” Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 16(3), 146–151.

Wibisono, I. C. (2018). Penetapan Kadar Surfaktan Anionik Pada Deterjen Cuci Cair Secara Metode Titrimetri. ALKIMIA: Jurnal Ilmu Kimia Dan Terapan, 2(2), 27–31.

Yaqin, N., & Firdausi, R. N. (2017). ANALISIS ZAT ORGANIK PADA AIR SUMUR PANTAU DI TPA NGIPIK KABUPATEN GRESIK DENGAN METODE PERMANGANOMETRI (Analysis Of Organic Matter In Well Control Water At Tpa Ngipik District Gresik With Permanganometry Method). Journals of Ners Community, 8(2), 172–178.

Yaqin, N., & Nursanti, P. D. (2018). ANALISIS DAMPAK CEMARAN ZAT ORGANIK PADA AIR TERHADAP PERILAKU MENCUCI ALAT MAKAN MENGGUNAKAN METODE PERMANGANOMETRI. Jurnal Sains, 8(15).




DOI: https://doi.org/10.30743/cheds.v7i2.7176

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Khoirul Ngibad

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science

Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP - Universitas Islam Sumatera Utara
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan 
Email: pend.kimia@fkip.uisu.ac.id | cheds@fkip.uisu.ac.id

Creative Commons License