KAJIAN EKSPERIMENTAL PENAMBAHAN SERAT BAMBU DAN ROTAN TERHADAP KUAT LENTUR BIO FIBER-ECC BERBASIS FLY ASH DAN ABU CANGKANG SAWIT

Syahirah Dalila Harahap, Nursyamsi Nursyamsi, Muhammad Aswin


Abstract


Engineered Cementitious Composite (ECC) merupakan material komposit inovatif yang terdiri dari semen, pasir, air, bahan aditif, dan material cementitious tambahan tanpa agregat kasar. Keunggulan utama ECC terletak pada kemampuannya menahan beban lentur dan retak mikro melalui penambahan serat. Dalam penelitian ini, digunakan serat bambu dan rotan sebagai bio fiber alami yang bersumber dari material lokal. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi pengaruh variasi kadar (1%, 1,5%, dan 2%) serta panjang serat (0,5 cm dan 1 cm) terhadap kekuatan lentur mortar ECC. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan serat alami secara umum meningkatkan kekuatan lentur. Performa terbaik dicapai pada kadar 1,5% dan panjang 0,5 cm, khususnya pada serat rotan yang mencapai 6,909 MPa pada umur 3 hari, meningkat 120% dari kontrol. Serat bambu memberikan peningkatan tertinggi pada variasi yang sama yaitu hingga 3,565 Mpa meningkat 113% pada umur 3 hari, meski performanya sedikit lebih rendah dari rotan. Penurunan kinerja pada kadar 2% diduga akibat distribusi serat yang tidak merata. Secara keseluruhan, serat bambu dan rotan berpotensi sebagai bahan penguat berkelanjutan untuk meningkatkan performa ECC.

Keywords


Engineered Cement Composite (ECC), Bamboo Fiber, Rattan Fiber, Flexural Strength.

Full Text:

PDF

References


. Li, V.C. (2003). On Engineered Cementitious Composites (ECC). Journal of Advanced Concrete Technology, 1(3), 215–230. doi:10.3151/jact.1.215

. Li, V.C. (2019). Introduction to Engineered Cementitious Composites (ECC). In: Engineered Cementitious Composites (ECC). Springer, Berlin, Heidelberg.

. Cai, M. et al. (2024) ‘Using ultrafine fly ash to achieve low-carbon, high strength and high toughness engineered cementitious composites LC-HSTC’, Case Studies in ConstructionMaterials,20.doi:10.1016/j.cscm.2024.e03259

. Frisda, T. et al. (2022) ‘sIKLUs : Jurnal Teknik Sipil Potensial Penggunaan Bata-ECC Berbasis Silica Fume dan Abu Cangkang Sawit Berdasarkan Kuat Tekan’, 8(2), pp. 261–271.

. Hasudungan, H.I. and Aswin, M. (2022) ‘Investigasi Kuat Tekan Paving Block-Ecc Oktagonal Berbasis Fly Ash dan Abu Sekam Padi’, Jurnal Syntax Admiration, 3(11), pp. 1353–1365.

. Yaseen, N. et al. (2023) ‘Synergistic impacts of fly ash and sugarcane bagasse ash on performance of polyvinyl alcohol fiber-reinforced engineered cementitious composites’, Results in Materials, 20.

. Yusra, A. et al. (2021) ‘The Influence of Rattan Fibre Addition to the Compressive Strength of Normal Concrete’, in IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. IOP Publishing Ltd.

. Park, P. et al. (2020) Engineered Cementitious Composites (ECC) for Applications in Texas (0-7030-1).

. Wibowo, T.A. and Hendrawan, R. (2023) ‘Speed Of Adjusment Of Capital Structure Of Cement Companies In Indonesia’, Action Research Literate, 7(2).

. Sahara, Elvina. 2025. “Investigasi Workability dan Kuat Tekan Pada Mortar dan Bio Fiber Serat ECC Yang Berbasis Fly Ash Dan Abu Cangkang Sawit.”

. Dwi Lestari, D. et al. (2022) ‘Dinamika Teknik Sipil Majalah Ilmiah Teknik Sipil Volume 15 Pengaruh Variasi Campuran Serat Bambu Pada Kuat Tekan Beton Serat’, Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil, 15.

. Junaidi, A. (2015) ‘Pemanfaatan Serat Bambu Untuk Meningkatkan Kuat Tekan Beton’, Berkala Teknik, 5(1), p. 754.

. Robbani, M.H. et al. (2023) ‘Characterization, risk assessment, and potential utilization of fly ash from PLTSa Merah Putih at Bantargebang, Bekasi, Indonesia’, in IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. Institute of Physics. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1201/1/012048.

. Hussein, Hamada (2023). Aplikasi serat alami pada beton semen: Tinjauan kritis. Materialstoday




DOI: https://doi.org/10.30743/jtsip.v4i2.11932

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Syahirah Dalila Harahap, Nursyamsi Nursyamsi, Muhammad Aswin

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.