Uji resistensi gulma Eleusine Indica terhadap penggunaan herbisida berbahan aktif glyphosate

Saur Ernawati Manik

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk menentukan respons dosis biotip E. indica resisten-glifosat dari pertanaman kelapa sawit yang telah menghasilkan (TM) di Kebun Adolina, PTPN IV, Perbaungan, terhadap glifosat. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara, Gedung Johor, Deli Serdang,Medan, ketinggian tempat ± 25 m dari permukaan laut dan topografi datar dari bulan Januari sampai dengan April 2018. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Non-faktorial tiga ulangan dengan dosis herbisida sebagai perlakuan, yaitu 0 mL/ha (H0), 1000 mL/ha (H1), 1500 mL/ha (H2), 2000 mL/ha (H3), 2500 mL/ha (H4), 3000 mL/ha (H5), 3500 mL/ha (H6). Hasil penelitian menunjukkan bahwa glyphosate dengan dosis 3000 mL/ha dan 3500 mL/ha paling efektif menyebabkan kematian gulma E. indica. Hal ini  menunjukkan bahwa gulma E. indica telah mengalami tingkat resistensi yang tinggi terhadap herbisida berbahan aktif glyphosate.

Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Anderson, W.D. 1977. Weeds Science: Principle. West Publishing, New York.

Baker, H.G. 1974. The evolution of weeds. Annual Review of Ecology and Systematic.

Barus, Emanuel. 2003. Pengendalian Gulma Perkebunan. Kanisius: Yogyakarta.

Chaudhry, O. 2008. Herbicide-Resistance and Weed-Resistance Management. Albert Campbell Collegiate Institute (Con. Ed.). Toronto-Ontario-Canada. 5-7.

Djojosumarto, P. 2008. Teknik Aplikasi Pestisida Pertanian. Kanisius. Yogyakarta.

Heap, I. 2012. International Survey of Herbicide Resistant Weeds. http://www.weedscience.com. Diakses tanggal 30 Mei 2019.

Heyne, K. 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia III. Yayasan Sarana Wana Jaga, Jakarta.

Kegley, S.E., Hill, B.R., Orme S., dan Choi A.H. 2010. Glyphosate. http://www.pesticideinfo.org. Diakses tanggal 10 Februari 2019.

Lee, L. J. dan J. Ngim. 2000. A First Report of Glyphosate-Resistant Goosegrass (Eleusine indica (L.) Gaertn) in Malaysia. Melaka, Malaysia. http://ag.udel.edu. Diakses tanggal 30 Januari 2019.

Lubis, L.A., Purba, E., Sipayung R. 2012. Respon dosis biotip Eleusine indica resisten-glifosfat terhadap glifosfat, parakuat, dan glufosinat. Jurnal Online Agroekoteknologi Vol. 1(1) :109-123.

Menne, H., Kocher, H. 2007. HRAC Classification of Herbicides and Resistance Development. http://www.wiley vch.de. Diakses tanggal 30 Januari 2019.

Moenandir, J. 1990. Fisiologi Herbisida. Rajawali Pers. Jakarta.

Moenandir, J. 1993. Fisiologi Herbisida. Ilmu Gulma II. Cetakan 2. Badan Penerbit CV Rajawali Press. Jakarta.143 hlm.

Moenandir, J. 1988. Pengantar Ilmu dan Pengendalian Gulma. Rajawali Pers, Jakarta.

Nandula, V.K., Krishna N.R., Stephen O.D., Daniel H. P. 2005. Glyphosate-Resistant Weed. StoneVille, USA.

Nasution, U. 1984. Gulma dan Pengendaliannya di Perkebunan Karet Sumatera Utara dan Aceh. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Tanjung Morawa.

Nasution, U. 1986. Gulma dan Pengendaliannya di Perkebunan Karet Sumatera Utara dan Aceh. Puslitbang Perkebunan Tanjung Morawa (P4TM).

Prather, T.S., Ditomaso, J.M., Holt, J.S. 2000. Herbicide Resistance: Definition and Management Strategies. University of California 80(12):1-2.

Purba, E., Damanik, S.J. 1996. Dasar-dasar Ilmu Gulma. USU Press. Medan.

Purba, E. 2009. Keanekaragaman Herbisida dalam Pengendalian Gulma Mengatasi Populasi Gulma Resisten dan Toleran Herbisida. Universitas Sumatera Utara, Medan.

Tjokrowardojo, A.S., Gusmaini, N., Maslahah. 2010. Pengaruh herbisida dan fungi mikoriza arbuskula terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman Artemisia. Bul. Littro. Vol. 21(2): 103 – 116.

Tjitrosoedirdjo, S., Utomo, I.H., Wiroatmodjo, J. 1984. Pengelolaan Gulma di Perkebunan. Gramedia. Jakarta 207 hlm.

Wardoyo, S.S. 2001. Pengaruh Residu Herbisida Glifosat Terhadap Ciri Tanah Pertumbuhan Tanaman. J. II. Pert. Indon. 10(1). UPN Veteran Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.30743/agriland.v7i1.1251

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.