Respon pertumbuhan tanaman jambu air madu (Syzygium aqueum) dengan beberapa taraf pemberian air dan Pupuk kompos kotoran ayam pada tanah Ultisol

Dewi Br Siagian, Rahmawaty Rahmawaty, Arif Anwar

Sari


Jambu air madu Deli Hijau merupakan salah satu komoditi unggulan terbaru yang mulai banyak dikembangkan oleh petani hortikultura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh taraf pemberian air dan kompos kotoran ayam  terhadap pertumbuhan tanaman jambu air madu. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian UISU, Gedung Johor, Medan, Sumatera Utara dengan ketinggian tempat  ± 25 mdpl dengan topografi datar. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok  Faktorial dengan taraf pemberian air dan dosis kompos kotoran ayam sebagai perlakuan serta diulang sebanyak 3 kali. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah cabang, dan jumlah daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara mandiri taraf pemberian air 80% dan pemberian kompos kotoran ayam 100 g/polybag mempengaruhi pertumbuhan bibit jambu madu, sedangkan secara interaksi belum mempengaruhi pertumbuhan bibit jambu madu.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonymous. 2010. Kandungan Hara Kotoran Ayam. Tersedia pada https://Anonymous .files.Wordpress.com/2010/15/diakses pada tanggal 15 November 2016.

Artika D 2011 manfaat kandungan buah jambu air Skripsi Departemen Agronomi Dan Hortikultura Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor.

Bappenas, 2005. Budidaya pertani

an jambu air (Syzygium samarangense). Jakarta. Penebar Swadaya.

Cahyono, B. 2010. Sukses Budidaya Tanaman Jambu Air di Perkarangan & Perkebunan. Lily Poblisher. Yogyakarta.

Djumadi, 2012. Morfologi jambu air jurnal ilmu morfologi Universitas Gadjah Mada Fakultas Pertanian.

Hakim, N. 2006. Pengelolaan Kesuburan Tanah Masam dengan Teknologi Pengapuran Terpadu. Andalas University Press. Padang.

Hanafiah, 2010. Jurnal Tanah Ultisol. Serial Online (File:///D:/LITERATUR%20SKRIPSI/jurnal%20tanah%20ultisol.pdf

Hardjowigeno, H.S. 2007. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo. Jakarta. 288 hal.

Hariyanto B. 2003. Jambu Air; Jenis, Perbanyakan, dan Perawatan. Jakarta (ID): Penebar Swadaya.

Hartatik dan Widowati, 2016. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Serial Online (file:///C:/Users/Acer/Documents/CyberLink/literatur/Pupuk_Organik_dan_Pupuk_Hayati.pdf). Diakses Pada Tanggal 31 Januari 2019. Pukul 17:08 WIB. Medan

Kasri A, 2015. Pengaruh Pupuk Kandang Ayam Dan N, P, K Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Jagung Manis (Zea Mays Saccharata Sturt) Di Tanah Ultisol. (Jurnal). Jurusan Agroteknologi Fp Universitas Riau. Vol. 2 No. 1

Nervi, F. 2015. Pertumbuhan Setek Jambu Air Deli Hijau (Syzygium samragense (Blume) n Merr.& Prerry) Dengan Bahan Tanam dan Konsentrasi IBA (Indo Butryc Acid) yang Berbeda. Skripsi. Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian USU. Medan.

Prasetyo dan Suriadikarta, 2006. Jurnal Tanah Ultisol. Serial Online (File:///D:/LITERATUR%20SKRIPSI/jurnal%20tanah%20ultisol.pdf

Purnamasari, 2009. Serial Online. file:///E:/skripsi%20umsu%20(sama).pdf

Rizwan. 2005. Pembuatan Pupuk Organik dengan Limbah Kandang Ternak. Dinas Pertanian Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.Yogyakarta.

Sarwono, B. 2010. Budidaya Dan Kerabatnya. PenebarSwadaya; Jakarta

Subagyo, dkk. 2004. Jurnal Tanah Ultisol. Serial Online (File:///D:/LITERATUR%20SKRIPSI/jurnal%20tanah%20ultisol.pdf

Subandi. 2007. Jurnal Tanah Ultisol. Serial Online ( File:///D:/LITERATUR%20SKRIPSI/jurnal%20tanah%20ultisol.pdf

Subekti A, Permana D, Wahyuni T.S, 2017. Pengaruh Pupuk Kandang Kotoran Ayam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Talas Lokal (Colocasia esculenta L. Shott) pada Ultisol di Kalimantan Barat. Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacangdan Umbi. Hal 686 : 688.

Supardi. 2013. Kajian Analisis Kelayakan dan Potensi Budidaya Jambu Madu Deli Hijau. Skripsi. Fakultas Pertanian Program Studi Agribisnis Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Suyanto, D., D. Hariyono dan S. Ashari. 2003. Pengaruh Berbagai Macam Komposisi Media dan Interval Pemberian Air Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman selada (Lactuca sativa var. asparagina). Agriwarta 9(11):330-338.




DOI: https://doi.org/10.30743/agr.v8i1.2507

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.