Respon pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai (Glycine max L) terhadap pemberian kompos jerami padi dan vermikompos pada tanah sub soil Ultisol

Muhammad Amin, Chairani Siregar, Rahmawaty Rahmawaty

Sari


Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui respon pupuk kompos jerami padi dan vermikompos terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara, Gedung Johor, Medan, Sumatera Utara pada ketinggian tempat ± 25 mdpl dengan jenis tanah sub soil Ultisol pada Febuari 2019 sampai dengan Mei 2019. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok factorial tiga ulangan dengan dosis kompos jerami padi dan vermikompos sebagai perlakuan. Variabel yang diamati tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah polong, bobot polong, bobot 100 butir biji kering, bobot kering akar tanaman, dan analisa C-organik tanah.Hasil Penelitian menunjukan bahwa dosis kompos jerami padi 75 g/polybag dan vermikompos 50 g/polybag secara mandiri mampu memperbaiki pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai serta kandungan C-organik tanah. Namun secara interaksi dosis kompos jerami padi dan vermikompos belum mampu memperbaiki pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai serta kandungan C-organik tanah.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


AAK. 2000. Kedelai. Kanisius. Yogyakarta. Hal. 11-23.

Adisarwanto. 2008. Budidaya Kedelai Tropika. Penebar Swadaya. Jakarta. Hal. 7-14.

Adisarwanto. 2014. Budidaya Kedelai Tropika. Penebar Swadaya. Jakarta. Hal. 5-25.

Afriyansyah, B 2010. Vermicomposting oleh cacing tanah (Eisensia Fetida dan Lumbricus Lebellus) Pada empat jenis bedding. Sekolah Pascasarjana IPB.

Agus, M., Jauhari, S., Padmonowijono. 2000. Komposisi kimia dan degradasi in saccojerami padi segar fermentasi. Pros. Seminar Nasional Perternakan dan Veteriner. Puslitbangnak, Bogor. Hlm. 353-361.

Anonimus. 2007. Petunjuk Pemupukan. Agro Media Pustaka. Jakarta.

Bertham, 2002. Aplikasi Kompos Jerami Padi Dan Pupuk P Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merrill). Serial Online (https://media.neliti.com/media/publications/101546-ID-pemberian-bahan-organik-kompos-jerami-pa.pdf). Diakses Pada Tanggal 21 Desember 2018. Pukul 09:32 WIB. Medan.

Deptan. 2009. Kompos Jerami Padi. Serial Online (http://isroi.com/pemanfaatan-jerami-padi-sebagai-pupuk-organik/html). Diakses Pada Tanggal 21 Desember 2018. Pukul 11:15 WIB. Medan.

Hardjowigeno, S. 2003. Ilmu Tanal. Edisi Baru. Akademika Pressindo, Jakarta. 85 hlm.

Lingga, P. dan Marsono. 2000. Petunjuk Penggunan Pupuk. Penebar Swadaya. Jakarta.

Marsono dan Sigit, 2001. Pupuk dan Cara Pemupukan. Penebar Swadaya. Jakarta.

Mulat, T. 2003 Membuat dan Memanfaatkan Kascing Pupuk Organik Berkualitas. Agro Media Pustaka. Jakarta. Nurul, S.A.A. 2008. Diakses melalui http://media.neliti.com/media/publications/184567-ID-none.pdf.

Mulat, T 2003. Membuat dan Memanfaatkan Kascing Pupuk Organik Berkualitas. Agro Media Pustaka. Jakarta.

Munawar, A. 2011. Kesuburan Tanah dan Nutrisi Tanaman. Institut Pertanian Bogor Press. Bogor.

Nugroho, Panji, 2000. Panduan Membuat Pupuk Kompos Cair. Yogyakarta: Pustaka Baru Pres.

Nuraini, 2009. Pembuatan kompos jerami menggunakan mikroba perombakan bahan organik. Bulletin teknik pertanian 14:1.

Pane, M.A. 2014. Dalam penelitian pemberian bahan organik kompos jerami padi dan abu sekam terhadap pertumbuhan tanaman kacang tanah. Fakultas Pertanian. USU. Medan.

Rukmana, R. 1996. Kedelai Budidaya dan Pasca Panen.Konisius. Yogyakarta.

Septiatin, A. 2012. Meningkatkan Produksi Kedelai di Lahan Kering, Sawah, dan Pasang Surut. Yrama Widya. Bandung.

Sinaga, B. M. 2007. Kepekaan Tanah Kedelai (Glycine max (L.)Merril) Terhadap Kadar Air pada Beberapa Jenis Tanah. (Skripsi). Universitas Sumatera Utara (USU). Medan. 44.

Soil Survey Staff 2006. Sifat dan Ciri Tanah. Departemen Ilmu - ilmu Tanah. Fakultas Pertanian IPB. Bogor. 591 hlm.

Suprapto, HS. 1999. Bertanam Kedelai, PT. Penebar Swadaya, Jakarta. Hal. 35-41

Sutedjo, MM. 2008.Pupuk dan Cara Pemupukan.Jakarta:Rinekacipta: Jakarta.

Subagyo, H.N., Suharta, dan A.B. Siswanto, 2000. Tanah- Tanah Pertanian di Indonesia hlm 21-65 dalam Sumberdaya Lahan Indonesia dan Pengelolaannya, Puslittanak, Bogor.

Subowo, J. Subaga, Sudjadi, M. 1990. Pengaruh bahan organik terhadap pencucianhara tanah Ultisol Rangkasbitung, Jawa Barat.Pemberitaan Penelitian Tanah dan Pupuk 9: 26−31.

Wahab, A., Dahlan. 2005. Efek Emaskulasi dan Pemberian Berbagai Pupuk Popro Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Baby Corn. Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Gowa. http://www. stppgowa.ac.id/ informasi/download-centre/category/8-hayati-2006-vol-2-no-1. Diakses 10 Desember 2018.

Zahid A, 1994 Manfaat Ekonomis dan Ekologi Daur Ulang Limbah Kotoran Ternak Sapi Menjadi Kascing. Studi Kasus Di PT. Pola Nusa Duta, Ciamis. Fkultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, pp.6-14. http:/media.neliti.com/media/publications/184635-ID-pengaruh-pupuk-vermikompos-pada-tanah-in.pdf.




DOI: https://doi.org/10.30743/agr.v8i1.2510

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.