Pengaruh suhu dan lama pengeringan terhadap mutu permen jelly buah nangka

Miranti Miranti

Sari


Permen jelly termasuk dalam produk pangan semi basah, karena bahan utamanya adalah air, bahan perasa atau bahan lain yang dapat membentuk gel. Oleh karena itu produk ini mudah mengalami keruskan, sehingga untuk memperpanjang daya simpan perlu dilakukan pengeringan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu pengeringan dan lama pengeringan terhadap mutu permen jelly nangka. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dua ulangan dengan suhu dan lama pengeringan sebagai perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air, vitamin C, tekstur, dan organoleptic warna permen jelly terbaik pada suhu 60 ˚C dengan lama pengeringan 5 jam, sedangkan organoleptik rasa permen jelly terbaik pada suhu pengeringan 80 ˚C dengan lama pengeringan 20 jam.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Achyadi, N.S., Hidayanti, A. 2004. Pengaruh konsentrasi bahan pengisi dan konsentrasi sukrosa terhadap karakteristik fruit leather cempedak (Artocarpus champedhen Lour.). http://www.unpas.ac.id. Diakses pada 02 Juli 2008.

Anonim. 2011. Kadar zat besi, serat, gula total dan daya terima permen jelly dengan Penambahan buah nangka.

Ashari, S. 2006. Hortikultura Aspek Budidaya. Universitas Indonesia, Jakarta.

Buckle et al. 1987. Pengertian gula dan penggunaan gula dalam industri panganI.

Fitriani, S. 2008. Pengaruh Suhu dan Lama Pengeringan Terhadap Beberapa Mutu Manisan Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Kering. Jurnal SAGU, 7(1): 32-37.

Hasibuan, R. 2005. Proses pengeringan. Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik Sumatera Utara.

Hasniarti. 2012. Studi Pembuatan permen buah dengan (Dillenia serrata Thumb). Skripsi. Universitas Hasanuddin Makassar.

Helmi, N., Ivanti, L., Hanifah. 2006. Pengembangan permen jelly. Kumpulan Naskah Program Kreatifitas Mahasiswa Penulisan Ilmia (PKMI), Malang.

Mulyasari, R. 2003. Permen Jelly Dari Rumput Laut. Warta Penelitian Indonesia.

Nelso. 1977. Sifat-sifat fisis dari pektin (Dragon fruit). Jurnal bahan Alam terbarukan Universitas Negeri Semarang.

Nurismianto, R., Sudaryati, Ihsan, A.H. 2015. Konsentrasi Gelatin dan Karagenan pada Pembuatan Permen Jelly Sari Brokoli (Brassica oleracea). Jurnal Rekapangan. 9(2)

Rahmi, N. 1996. Kajian Proses Pembuatan Permen Jelly. Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Rukmana, 1997. Klasifikasi buah nangka. Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Widya-gama Malang.

Winarno, F.G. 2008. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia.




DOI: https://doi.org/10.30743/agr.v8i1.2592

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.