ETIKA PUBLIKASI

Etika Publikasi

Penerbitan artikel pada AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian mengacu pada etika publikasi yang harus ditaati oleh penulis, editor, reviewer, serta pengelola jurnal. Artikel yang dibuat, harus ditelaah, dan diterbitkan berdasarkan etika publikasi yang diyakini akan menghasilkan artikel berkualitas baik dan bermanfaat.

Aspek-aspek yang memuat etika publikasi pada AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian:

Etika Penulis
1. Penulis harus memastikan bahwa karyanya orisinil. Ide maupun naskah merupakan hasil karyanya sendiri, bukan menjiplak dari karya orang lain. Pengutipan suatu sumber pustaka hendaknya dilakukan dengan benar agar tidak terkena plagiasi.
2. Penulis pertama yang tercantum dalam naskah harus mempunyai latar belakang kepakaran yang sesuai dengan bidang ilmu pada AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian.
3. Penulis harus menjamin bahwa naskah yang akan diterbitkan belum dipublikasikan di tempat yang lain, baik oleh penulis sendiri maupun penulis yang lain.
4. Semua penulis yang tercantum dalam naskah merupakan orang-orang yang terlibat di dalam penulisan naskah, bukan hanya pencantuman nama semata. Semua penulis mengetahui dan menyetujui penyerahan artikel ke AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian sehingga tidak terjadi konflik kepentingan diantara penulis.
5. Data yang ditampilkan dalam naskah harus bebas nilai, diperoleh dengan penuh kejujuran, dan tidak dipengaruhi oleh pihak apapun. Naskah harus bebas dari promosi produk atau sebagainya.
6. Penulis seyogyanya bisa menyelesaikan perbaikan naskahnya tepat waktu.

Etika Editor
1. Seorang editor harus bersikap objektif dalam memutuskan diterima atau tidaknya suatu artikel.
2. Suatu naskah dinilai berdasarkan kualitasnya (sesuai dengan bidang ilmu yang ditawarkan jurnal, orisinalitas, dan tidak ada konflik kepentingan), bukan dilihat dari latar belakang pribadi penulis (suku, agama, ras, jenis kelamin, maupun pandangan politik).
3. Editor harus bisa menjamin kerahasiaan data penulis sebelum naskah tersebut terbit.
4. Penentuan seorang reviewer oleh editor untuk menelaah suatu naskah harus dilakukan berdasarkan objektivitas (sesuai dengan kepakarannya).
5. Seorang editor harus memberikan tenggang waktu yang tepat bagi seorang reviewer untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Etika reviewer
1. Reviewer harus bisa memberikan penelaahan dan masukan yang bersifat objektif dan bebas dari pengaruh pihak apapun.
2. Penelaahan harus dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan tenggang waktu yang diberikan oleh editor.
3. Reviewer harus bisa menjamin kerahasiaan data penulis sebelum naskah tersebut terbit.

Etika Pengelola Jurnal
1. Pengelola jurnal harus bisa menjamin kerahasiaan naskah dan data penulis sebelum naskah tersebut terbit.
2. Pengelola wajib menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh penulis, editor, dan reviewer.
3. Pengelola harus bisa mempublikasikan jurnal secara teratur dan sesuai jadwal.