Analisis Efisiensi Operasional Bank Syariah di Indonesia Menggunakan Metode Data Envelopment Analysis (DEA)

M.Faisal Rahendra Lubis, M.Agung Perdana, muhammad nuzrul Ilham siregar, Wahyu diras pratama, Arsyad laksmana Pulungan, prity zulyal

Abstract


Abstrak

 

Perlindungan atas hak cipta atas karya tulis dan program komputer sangat penting untuk menghargai hasil karya seseorang atau sekelompok orang yang telah mengeluarkan banyak usaha dan waktu untuk menciptakannya. Selain itu, hak cipta juga dapat memberikan keuntungan ekonomi bagi pencipta karena dapat memungkinkan pencipta untuk memperoleh royalti dari penggunaan karya tulis dan program komputer. Permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana pengaturan hukum hak cipta di Indonesia, bagaimana akibat hukum atas penggunaan ciptaan Karya tulis dan program komputer di dalam aplikasi tanpa Izin dari pencipta, bagaimana pertimbangan hukum atas Tindakan pelanggaran hak cipta dalam Putusan Nomor 1033 K/Pdt.Sus-HKI/2023. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian normatif yaitu penelitian yang menggunakan peraturan perundang-undangan sebagai dasar pemecahan permasalahan yang dikemukakan. Data yang dipergunakan adalah data sekunder serta metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dan analisis data yang digunakan adalah data kualitatif. Pelanggaran hak cipta karya tulis dan program komputer tentunya sangat membawa dampak buruk bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Tanpa adanya perlindungan hukum yang memadai atas hak cipta seseorang, maka akan sangat mengurangi daya inovasi dan kreatifitas pencipta dan dapat merugikan banyak pihak. Sudah menjadi kewajiban dari negara melalui instansi yang berwenang untuk mampu melindungi hasil karya cipta terutama karya tulis dan program komputerdengan melakukan penegakan hukum terhadap para pelanggarnya. Disimpulkan pengaturan hukum hak cipta di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta menjadi dasar hukum perlindungan hak cipta di Indonesia yang mengatur jangka waktu perlindungan hak cipta. Yaitu penambahan jangka waktu perlindungan yang menjadi seumur hidup pencipta ditambah 70 tahun, dari sebelumnya hanya ditambah 50 tahun. Akibat hukum atas penggunaan ciptaan karya tulis dan program komputer di dalam aplikasi tanpa Izin dari pencipta adalah pencipta dapat melakukan gugatan ke Pengadilan Niaga untuk mendapatkan ganti rugi sebagaimana tercantum dalam Pasal 96 Ayat (1), (2) dan Ayat (3) yang diperkuat dengan Pasal 99 (1) Ayat (2), dan Ayat (3) huruf c dan d, serta Pasal 115 Undang-Undang Hak Cipta. Pertimbangan hukum atas tindakan pelanggaran hak cipta dalam Putusan Nomor 1033 K/Pdt.Sus-HKI/2023 adalah ternyata hasil karya penggugat baru merupakan metode pemesanan secara online dengan berbasis internet tidak merupakan karya cipta yang dilindungi oleh undang-undang hak cipta. Penggugat tidak dapat membuktikan dalil gugatannya bahwa para tergugat melakukan pelanggaran hak cipta sehingga gugatan  ditolak dan gugatan ganti rugi dan lainnya tidak relevan lagi untuk dipertimbangkan lagi. Berdasarkan kesimpulan disarankan agar pemerintah serius dalam mengatasi permasalahan HKI ini, hal ini bertujuan agar para pemegang HKI merasakan karya ciptanya dapat diakui dan dilindungi oleh negara karena hak kekayaan intelektual merupakan hak yang mempunyai nilai ekonomis yang sangat tinggi bagi para pemegangnya.

 

Kata Kunci: Karya Tulis, Program Komputer, Pencipta.

 

Absrack

 

This study aims to analyze the operational efficiency levels of Islamic Commercial Banks (Bank Umum Syariah - BUS) in Indonesia using the Data Envelopment Analysis (DEA) method. As a strategic sector within the national financial system, Islamic banking plays a pivotal role in establishing an inclusive and equitable financial system in accordance with Islamic economic principles. However, the competitive dynamics with conventional banks necessitate an enhancement in resource management efficiency. This research employs a descriptive quantitative approach, with the population comprising all Islamic Commercial Banks registered with the Financial Services Authority (OJK) for the 2018–2023 period. The sample was selected through a purposive sampling method, including Bank Syariah Indonesia, Bank Muamalat Indonesia, and Bank Mega Syariah. The variables consist of inputs (total assets, labor, and operating costs) and outputs (financing, operating income, and third-party funds). The analysis was conducted using an output-oriented DEA model under the Variable Return to Scale (VRS) assumption. The results indicate that operational efficiency levels among Islamic banks in Indonesia vary significantly. Large-scale banks, such as Bank Syariah Indonesia and Bank Mega Syariah, exhibit efficiency levels approaching optimality, whereas several other banks still face inefficiencies due to high operating costs and technological constraints. The analysis further reveals that asset size significantly influences efficiency; however, smaller banks can remain efficient through effective cost management and a focus on specific market segments. These findings underscore that efficiency depends not only on the scale of business but also on management quality, digitalization strategies, and business model innovation. Overall, the results of this study provide practical implications for management and regulators in formulating policies to enhance the efficiency and competitiveness of Islamic banking in Indonesia. Increasing efficiency through digital transformation, strengthening governance, and optimizing resources is expected to bolster the contribution of Islamic banks to national economic growth and financial system stability.

 

Keywords: Operational Efficiency, Islamic Banks, Data Envelopment Analysis (DEA), Indonesian Islamic Banking.


Keywords


Operational Efficiency, Islamic Banks, Data Envelopment Analysis (DEA), Indonesian Islamic Banking.

References


Antonio, Muhammad Syafi’i. Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Gema Insani Press, 2001

Ascarya, & Yumanita, D. Determining Efficiency of Islamic Banks in Indonesia Using DEA and SFA. Bank Indonesia Working Paper, 2005

Ascarya, Akad dan Produk Bank Syariah, Jakarta: Rajawali Pers, 2007

Ascarya. Akad dan Produk Bank Syariah. Jakarta: Rajawali Pers, 2013

Coelli, Tim et al. An Introduction to Efficiency and Productivity Analysis. New York: Springer, 2005

Havidz, S. A. H., dan Setiawan, C. The Determinants of Efficiency of Islamic Banks in Indonesia. International Journal of Business and Management Science, 2015

Ismail, Perbankan Syariah, Jakarta: Kencana Prenada Media, 2011

Karim, Adiwarman A. Bank Islam: Analisis Fiqih dan Keuangan. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2010

Nazir, Moh. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia, 2014

Rivai, Veithzal dan Arviyan Arifin, Islamic Banking: Sebuah Teori, Konsep, dan Aplikasi, Jakarta: Bumi Aksara, 2010.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019,

Wibowo, Edy dan Sunarto Zulkifli, Manajemen Perbankan Syariah, Yogyakarta: UPP STIM YKPN, 2013




DOI: https://doi.org/10.30743/jhah.v6i4.12784

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 M.Faisal Rahendra Lubis, M.Agung Perdana, muhammad nuzrul Ilham siregar, Wahyu diras pratama, Arsyad laksmana Pulungan, prity zulyal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.