Penerapan Nilai-nilai Pancasila Dalam Kehidupan Masyarakat

Marzuki Marzuki, Jauhari Ginting, M. Alif Hudawi Pasaribu

Abstract


 

Abstrak

Terkikisnya nilai-nilai Pancasila dikalangan masyarakat membuat bangsa Indonesia bisa terancam kehilangan karakternya. Padahal Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum yang harus dijadikan pedoman bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pancasila merupakan isi dan jiwa bangsa Indonesia yang sudah ada sejak dahulu yang telah lama terkubur akibat adanya kebudayaan barat. Adanya globalisasi dan media yang menyebabkan pertukaran kebudayaan semakin cepat, nilai Pancasila pun semakin pudar, oleh sebab itu nilai Pancasila dipahami bukan secara teori saja juga diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai yang terkandung didalam Pancasila diantaranya adalah nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai musyawarah/mufakat, nilai keadilan. Warga Negara Indonesia mampu menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai ideologi bangsa Indonesia, Pancasila lahir dari nilai-nilai luhur bangsa yang secara implementatif yang bersamaan dengan lahirnya peradaban pertama di negeri ini. Pancasila hadir sebagai ideologi bangsa yang didalamnya terdapat nilai-nilai yang penting untuk diterapkan dan diimplementasikan dalam lingkungan sekitar. Pokok permasalahan dalam tulisan ini adalah: Bagaimanakah penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari sebagai pedoman hidup. Pada dasarnya setiap desa memiliki pola tingkah laku dan kebiasaan masyarakat yang berbeda dalam kehidupan sehari-hari, begitu juga dengan Desa Suka Beras, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai hari ini, perlu adanya pemahaman atas penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat sehingga masyarakat memahami makna yang terkandung dalam nilai Pancasila itu sendiri yang melahirkan rasa ketentraman dan kenyamanan dalam lingkungan masyarakat. Tanpa berpedoman pada Pancasila, sangat mungkin akan terjadinya hal-hal buruk seperti perpecahan. Seperti yang pernah terjadi di Indonesia yaitu kasus-kasus perpecahan yang mengakibatkan konflik berkepanjangan karena kurangnya kesadaran akan pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila. Diharapkan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini, pemahaman masyarakat tentang pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari melahirkan rasa saling menjaga dan memiliki antara satu dengan lainnya diantara warga masyarakat.

Kata Kunci : Pancasila, Desa Suka Beras, PKM.

 

Abstract

Eroding the values of Pancasila among the people, the Indonesian nation could be threatened with losing its character. Whereas Pancasila is the source of all legal resources that should be used as guidelines for the life of society, nation and state. Pancasila is the content and soul of the Indonesian nation that has existed since long ago that has long been buried due to the existence of coal cultivation. The existence of globalization and media that causes the exchange of culture is faster, the value of Pancasila is fading, therefore the value of Pancasila is understood not only in theory also applied in public life. The values contained in Pancasila include the value of godliness, the value of humanity, the value of unity, the value of deliberation, the value of justice. Indonesian citizens are able to apply it in public life. As the ideology of the Indonesian people, Pancasila was born from the nation's noble values that were implemented in conjunction with the birth of the first civilization in this country. Pancasila is present as an ideology of the nation in which there are important values to be applied and implemented in the surrounding environment. The main problems at paper is: How Pancasila values are used as a guide to live in everyday social situations. Basically, every village has a pattern of behavior and habits of different people in everyday life, as well as Suka Beras village, Perbaungan Sub-District, Serdang Bedagai district today, there needs to be an understanding of the application of Pancasila values in social life so that people understand the meaning contain in the value of Pancasila itself, which gives birth to a sense of peace and comfort in the community environment. Without referring to the Pancasila, it is very likely that bad things will occur such as division. As has happened in Indonesia, cases of disunity have resulted in prolonged conflict due to a lack of awareness of the importance of applying Pancasila values. It is hoped that as a result of this Community Service, people will gain a better knowledge of the necessity of applying Pancasila values in everyday life, resulting in a sense of mutual care and belonging among community members.

Keywords: Pancasila, Suka Beras Village, PKM (Public Service).


Keywords


Keywords: Pancasila, Suka Beras Village, PKM (Public Service).

References


DAFTAR PUSTAKA

A. Buku

Aisyah M. Ali, Pendidikan Karakter: Konsep Dan Implementasinya, Jakarta: Kencana, 2018

Djoko Dwiyanto dan Gatut Laksono, Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila, Yogyakarta: Ampera Utama, 2012

Notonagoro, Pancasila Secara Ilmiah Populer, Jakarta: Pancoran Tujuh, 1980

B. Jurnal Ilmiah

Aminullah, Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Bermasyarakat, Jurnal Ilmiah IKIP Mataram Vol. 3 No. 1

I Widisuseno, Azas Filosofis Pancasila Sebagai Ideologi dan Dasar Negara, HUMANIKA, 2014, Vol. 20 No. 2

Profil Desa Suka Beras, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, Tahun 2021.

Tim Pusat Studi Pancasila UGM, Membangun Kedaulatan Bangsa Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila: Pemberdayaan Masyarakat Dalam Kawasan Terluar, Terdepan Dan Tertinggal (3T), Yogyakarta: Pusat Studi Pancasila UGM, 2015




DOI: https://doi.org/10.30743/jhah.v3i2.5359

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jurnal Hukum Al-Hikmah: Media Komunikasi dan Informasi Hukum dan Masyarakat



(E-ISSN : 2746-1408) (ISSN CETAK : 2746-1912)