Pengaruh Jumlah Bibit dan Sistem Tanam Jajar Legowo Terhadap Pertumbuhan Varietas Inpari 32

Fiqi Lubis

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah bibit dan sistem tanam jajar legowo terhadap pertumbuhan tanaman padi varietas Inpari 32. Penelitian dilaksanakan di Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada bulan Juni–September 2025. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah jumlah bibit per lubang tanam yang terdiri atas satu, dua, dan tiga semai, sedangkan faktor kedua adalah sistem tanam yang meliputi sistem konvensional, jajar legowo 2:1, 3:1, dan 4:1. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan per rumpun, dan jumlah anakan produktif per rumpun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah bibit berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah anakan per rumpun, namun tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan produktif. Sistem tanam berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan yang diamati. Sistem tanam jajar legowo 2:1 menghasilkan jumlah anakan dan anakan produktif tertinggi, sedangkan sistem konvensional cenderung menghasilkan tanaman dengan tinggi lebih besar akibat persaingan cahaya. Berdasarkan hasil penelitian, sistem tanam jajar legowo 2:1 dengan jumlah bibit satu semai per lubang tanam direkomendasikan untuk meningkatkan pertumbuhan optimal tanaman padi varietas Inpari 32.

Keywords


Inpari 32; Jajar legowo; Pertumbuhan; Tanaman Padi

Full Text:

PDF

References


Abdulrachman, S., M. J. Mejaya, N. Agustiani, I. Gunawan, P. Sasmita, dan A. Guswara, 2013. Sistem Tanam Legowo. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Jakarta

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. 2013. Varietas Inpari 32. [Internet]. [diunduh 8 Desember 2021]. Tersedia pada : https://www.litbang.pertanian.go.id/varietas/1024/

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jambi. 2013. Sistem Tanam Jajar Legowo.Jambi. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian [Internet]. [diunduh 22 Oktober 2021]. Tersedia pada : http://jambi.litbang.pertanian.go.id/eng/images/PDF/jarwo.pdf

Ikhwani, G. Restu P, Paturrohman E dan A.K. Makarim.2013. Peningkatan Produktivitas Padi Melalui Penerapan Jarak Tanam Jajar Legowo. Puslitbang Tanaman Pangan dan Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Bogor. J. IPTEK TANAMAN PANGAN VOL. 8 No. 2. Tahun 2013.

Lestari, A. 2012. Uji Daya Hasil Beberapa Varietas Padi (Oryza Sativa L.) Dengan Metode SRI (The System of Rice Intensification) di Kota Solok.

Makmur, Harli A. Karim, Hasanuddin K dan Suryadi. 2020. Uji berbagai Sistem Tanam terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Agrovital : Jurnal Ilmu Pertanian. Vol. 5, No. 2, November 2020. ISSN : p-ISSN 2541-7452 e-IISN:2541-7460Moenadir J. (2013). Ilmu Gulma. Universitas Brawijaya Pres. Malang.

Nalwida. R. 2018. Teknik Budidaya Tanaman Padi Metode SRI (System of Rice Intensification). Depok. Rajawali Pers [Internet]. [diunduh 26 Oktober 2021] Tersedia pada : http://repo.unand.ac.id/

Ridwan. 2000. Pengaruh Populasi Tanaman dan Pemupukan P Pada Padi Sawah Dengan Sistem Tanam Jajar Legowo. Dalam Prosiding Seminar Nasional 2000. Buku I. BPTP Sukarami. Padang. 62 hal.

Salahuddin, K.M., S.H. Chowhdury, S. Munira, M.M. Islam, & S. Parvin. 2009. Response of nitrogen and plant spacing of transplanted Aman Rice. Bangladesh J. Agric. Res. 34(2): 279-285.

Setiawan S, Radian dan Tatang A. 2020. Pengaruh Jumlah dan Umur Bibit terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi pada Lahan Sawah Tadah Hujan. Jurnal AGRIFOR Volume XIX Nomor 1, Maret 2020 ISSN P : 1412-6885 ISSN O : 2503-4960

Yunizar dan A. Jamil 2012. Pengaruh sistem tanam dan macam bahan organik terhadap pertumbuhan dan hasil padi sawah di daerah Kuala Cinaku, Kabupaten Indragiri Hulu Riau. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Padi. Balai Besar Penelitian Padi. Badan Litbang Pertanian.Buku 3.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Fiqi Lubis

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.