Pemanfaatan Sumber Daya Kampung Temusai sebagai Inovasi Lokal Penjernihan Air Menggunakan Penerapan Konsep Kimia Lingkungan dan Ekologi Lingkungan
Abstract
Kampung Temusai berdiri pada tanggal 06 Januari 2010 yang merupakan pemekaran dari tiga dusun sebagai pembentuk Kampung yaitu; Dusun Temutun, Dusun Teluk Musahab, dan Dusun Tuasai. Kampung Temusai terletak di kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak dengan luas wilayahnya mencapai sekitar 2.351,48 Ha. Masyarakat Temusai awalnya memanfaatkan lahan untuk pertanian, namun beralih ke perkebunan karet dan kelapa sawit. Peralihan ini disebabkan oleh ketergantungan pada curah hujan sebagai satu-satunya sumber irigasi, yang menyebabkan ketidakpuasan karena biaya yang dikeluarkan tidak sebanding dengan hasil yang diperoleh. Potensi perkebunan Temusai memunculkan inovasi penjernihan air, sebagian besar penduduk menggunakan air bor yang berwarna kuning keruh dengan bau besi dan tingkat kesadahan yang cukup tinggi sehingga pada saat menggunakan sabun alhasil busa yang dihasilkan kurang banyak. Tujuan dilakukannya penjernihan air dengan konsep kimia lingkungan dan ekologi lingkungan yaitu untuk dapat meningkatkan kualitas air yang jernih dan tidak berbau. Metode penjernihan air di Kampung Temusai dapat dilakukan dengan menggunakan sumber daya yang ramah lingkungan, seperti; air (sampel), kapas/kain, pasir, batu bata, abu gosok, arang, sabut kelapa/ijuk dan kerikil. Hasil dari pemanfaatan sumber daya Kampung Temusai sebagai inovasi lokal penjernihan air dapat mengedukasi masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya yang ramah lingkungan yang dapat diaplikasikan dalam pentingnya melakukan penjernihan air.
Kata Kunci: Temusai, Penjernihan, Irigasi, Air, Lingkungan.
Full Text:
PDFReferences
Ikhlasnisa M, Aseh T, Diva F, Sabila A, Silva R, Muhammad L, Charisa E, dan Syamsuarni J. Buku Profil Kampung Temusai 2024. Temusai: UNRI Press.
Novia A dan Aulia N. (2019). Alat Pengolahan Air Baku Sederhana dengan Sistem Filtrasi. Jurnal Widyakala 2(6): 12-20.
Putri, Afdal dan Puryanti D. (2014). Profil Pencemaran Air Sungai Siak Kota Pekanbaru dari Tinjauan Fisika dan Kimia. Jurnal Fisika Universitas Andalas 3(3): 191-197.
Sandra RY, Ranti S, Novita R, dan Harni S. (2016). Analisis Kandungan Besi pada Air Sungai Siak di Pekanbaru. Jurnal Sains dan Teknologi Laboratorium Medik ISSN: 2527-526 1(2): 2-5.
Slamet JS. (2002). Kesehatan Lingkungan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Wikipedia. Sejarah Kampung Temusai: (https://id.wikipedia.org/wiki/Temusai,_Bunga_Raya,_Siak), diakses pada tanggal 28 September 2021.
DOI: https://doi.org/10.30743/best.v7i2.10221
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


1.jpg)














