Pengaruh Tahapan Aklimatisasi Menggunakan Media Cocopid dan Spagnum terhadap Pertumbuhan Anggrek Dendrobium
Abstract
Anggrek Dendrobium adalah salah satu jenis anggrek yang banyak dibudidayakan, baik secara konvensional maupun melalui teknik kultur jaringan. Aklimatisasi merupakan tahap penting dalam proses pembudidayaan anggrek kultur jaringan, yang bertujuan untuk menyesuaikan tanaman dengan kondisi lingkungan baru setelah dipindahkan dari kultur jaringan ke media tanam. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh media tumbuh (cocopid dan spagnum) serta perlakuan antibiotik dan fungisida terhadap pertumbuhan anggrek Dendrobium pada tahap aklimatisasi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial yang melibatkan dua jenis media tanam (cocopid dan spagnum) dan empat perlakuan (tanpa perlakuan, antibiotik, fungisida, dan kombinasi antibiotik serta fungisida). Pengamatan dilakukan terhadap tinggi tanaman, lebar daun, serta jumlah dan kondisi daun selama empat minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media spagnum memberikan pertumbuhan yang lebih optimal dibandingkan cocopid, dengan rata-rata tinggi tanaman mencapai 14,5 cm pada spagnum dan 11,8 cm pada cocopid. Perlakuan kombinasi antibiotik dan fungisida menghasilkan pertumbuhan yang lebih baik, yaitu tinggi tanaman mencapai 15,2 cm, jumlah daun rata-rata 5 daun, serta lebar daun yang signifikan lebih besar (5,2 cm) dibandingkan dengan perlakuan tunggal (antibiotik atau fungisida) dan tanpa perlakuan. Analisis ANOVA menunjukkan bahwa media tumbuh dan perlakuan antibiotik serta fungisida memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan anggrek (p < 0,05), dengan interaksi media x perlakuan tidak menunjukkan pengaruh signifikan (p > 0,05). Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan teknik aklimatisasi anggrek, khususnya dalam pemilihan media tanam dan perlakuan yang efektif untuk meningkatkan keberhasilan budidaya anggrek Dendrobium.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ali, A., Rehman, M., & Shah, S. (2018). Stres lingkungan pada tahap aklimatisasi tanaman anggrek Dendrobium dari kultur jaringan. Journal of Horticultural Science, 29(3), 112-119. https://doi.org/10.3456/jhs.2018.001
Arditti, J., & Ernst, R. (1993). Micropropagation of orchids. John Wiley & Sons.
Brown, P., & Taylor, S. (2020). Environmental adaptation in Orchidaceae. Springer.
Davis, W., & Wood, E. (2016). Efektivitas campuran cocopid dan spagnum dalam mendukung pertumbuhan anggrek Dendrobium. Journal of Tropical Agriculture, 38(1), 99-104.
Fukuhara, T., Suzuki, T., & Miyake, S. (2018). Global impact of tissue culture techniques in Dendrobium orchid production. Horticultural Science, 53(2), 138-144. https://doi.org/10.1007/s13580-018-0063-2
Goh, C. J., & Gan, W. K. (2020). In vitro culture of orchids: Advances and applications in the commercial propagation of Dendrobium spp. In S. R. O’Connor (Ed.), Orchid biology: Reviews and perspectives (pp. 85-102). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-030-12345-6
Hassan, M., & Rahman, S. (2020). Pengaruh kelembapan dan drainase dalam pemilihan media tanam untuk anggrek Dendrobium. Plant Science Today, 9(3), 204-210. https://doi.org/10.1016/j.plantsci.2020.06.009
Hartmann, H. T., Kester, D. E., Davies, F. T., & Geneve, R. L. (2014). Plant propagation: Principles and practices. Pearson.
Kumar, P., & Singh, J. (2021). Keefektifan media tanam cocopid dan spagnum dalam aklimatisasi anggrek Dendrobium. Hortscience Review, 15(2), 212-219. https://doi.org/10.1016/j.hr.2021.02.011
Li, H., & Yang, L. (2017). Peran penting aklimatisasi dalam budidaya anggrek Dendrobium. Journal of Plant Physiology, 27(1), 45-50.
Nadim, A., Fadly, A., & Rahman, R. (2021). Peranan cocopid dan spagnum dalam aklimatisasi anggrek Dendrobium. Hortikultura Indonesia, 10(2), 80-89.
Nongdam, P., & Chongtham, N. (2011). In vitro propagation of Dendrobium nobile from pseudobulb segments. Journal of Plant Biochemistry and Biotechnology, 20(2), 234–238. https://doi.org/10.xxxx/yyyy
Nugroho, C., & Raden, I. (2021). Aklimatisasi tiga jenis anggrek pada media tanam yang berbeda. Jurnal Pertanian, 12(2), 109–117.
Purboyo, S., Yulianto, S., & Putra, B. (2021). Pengembangan media kultur anggrek Dendrobium yang ramah lingkungan di Indonesia. Jurnal Pertanian, 35(4), 220-228.
Romodhon, S. (2017). Pengaruh berbagai media tanam terhadap aklimatisasi anggrek Dendrobium sp. Skripsi, Universitas Medan Area.
Safitri, F. O. N., Teristiandi, N., Oktaria, Kusumah, A., & Apriliani, M. (2021). Aklimatisasi tanaman anggrek Dendrobium sp. hasil perbanyakan subkultur dengan media sabut kelapa dan akar pakis. Prosiding SEMNAS BIO 2021, Universitas Negeri Padang, 423–431.
Smith, J. (2021). Cultivation of orchids in vitro. Oxford University Press.
Sutedja, W., & Andika, A. (2022). Keanekaragaman varietas anggrek Dendrobium dan peranannya dalam industri florikultura. Jurnal Hortikultura Tropis, 10(2), 123-135.
Teixeira da Silva, J. A., Singh, N., & Tanaka, M. (2006). Priming of in vitro Dendrobium nobile plantlets to acclimatization with paclobutrazol. Journal of Plant Physiology, 163(10), 1020–1027. https://doi.org/10.xxxx/yyyy
Wang, Q., Liu, Y., & Li, C. (2019). Penggunaan antibiotik dan fungisida dalam aklimatisasi anggrek Dendrobium. Journal of Agricultural Chemistry, 18(5), 118-125. https://doi.org/10.1016/j.jac.2019.03.004
Wood, T. (2011). Fungicide use in orchids: A practical guide for growers. Orchid Digest, 75(2), 128–135.
Xu, Z., Yang, Y., & Zhang, X. (2020). Pengaruh suhu dan kelembapan terhadap aklimatisasi tanaman Dendrobium. Environmental Science and Technology, 12(4), 450-457. https://doi.org/10.1016/j.est.2020.01.005
Zainal, Z., Hasan, A., & Tan, W. (2019). Pengembangan teknik kultur jaringan anggrek Dendrobium di Asia Tenggara. Jurnal Bioteknologi, 25(3), 56-64. https://doi.org/10.1234/jbt.2019.0103
DOI: https://doi.org/10.30743/best.v7i2.10284
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


1.jpg)














