IDENTIFIKASI PENGKAJIAN KEBUTUHAN SANITASI AIR BERSIH TERDAMPAK BENCANA BANJIR ROB DI PESISIR BAGAN DELI BELAWAN

Susilawati susilawati, Suhada Ramadhanu, David Brando Pratama Tarigan, Deviani Arianti Putri, Fathi Farahat As Shofa, Hafizah Siti Fathimah, Nabila Azkiyah Sirait


Abstract


Sanitasi dan Air Bersih merupakan kebutuhan utama yang sangat dibutuhkan saat terjadinya banjir rob. Namun terjadinya banjir rob menyebabkan sulitnya ketersediaan sanitasi air bersih. Sehingga sulitnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci dan masak. Fenomena ini tidak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga mempengaruhi kebutuhan masyarakat secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak banjir rob terhadap kebutuhan akses terhadap sanitasi air bersih. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi dengan 6 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 50% rumah penduduk yang belum menggunakan air PAM sebagai pemenuhan kebutuhan sehari- harinya, mereka menggunakan sumur sendiri dan sumur bor yang telah dibuat pemerintah yang ketika terjadinya banjir rob sumur tersebut terkontaminasi dan tidak dapat digunakan. Sehingga ketika banjir rob akses kebutuhan sanitasi dan air bersih tidak terpenuhi. Cara masyarakat untuk mendapatkan air bersih ketika banjir rob terpaksa untuk membeli air bersih melalui air galon dan kepada tukang sumur bor untuk memenuhi kebutuhan seperti memasak, mandi, mencuci dan kebutuhan lainnya. Penting bagi pemerintah dan pemangku kepentingan untuk mengimplementasikan strategi mitigasi yang efektif, termasuk pembangunan keseluruhan masyarakat yang belum terealisasi menggunakan air PAM dan pembangunan infrastruktur sanitasi yang tahan banjir untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat agar mereka mendapatkan sumber air bersih untuk pemenuhan sehari-harinya. Temuan ini menekankan pentingnya perencanaan dan mitigasi yang lebih baik, serta perlunya dukungan dari pemerintah dan organisasi terkait untuk mengatasi dampak banjir rob dan memenuhi kebutuhan masyarakat salah satunya kebutuhan sanitasi dan air bersih.

Keywords


Tidal flood, impact of tidal flooding, community needs

References


Ayu Herzanita, Tinumbia, N., & Andreas, A. (2023). Perencanaan Penanganan Krisis Air Bersih Di Desa Sukagalih, Kecamatan Jonggol. Jurnal JANATA, 3(1), 6–12. https://doi.org/10.35814/janata.v3i1.5175

Azzaren. (2022). Banjir Rob Rendam Ratusan Rumah dan Lumpuhkan Aktivitas di Belawan.

Firmansyah, F., & WD Tuti, R. (2021). Implementasi Pembagian Alokasi Air Bersih kepada Masyarakat di Daerah Rawan Bencana Kota Tangerang Selatan. Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, 4(1), 125–131. https://doi.org/10.31334/transparansi.v4i1.1616

Hasna, A. L., & Darumurti, A. (2023). Collaborative Governance Dalam Mitigasi Bencana Banjir Rob di Kota Pekalongan. 7, 25–37.

Kusumaningsih, F. Rr., Umar, M. J., Hanum, F., & Arum, A. (2023). Dampak banjir pasang surut (rob) terhadap masyarakat pesisir di kota semarang. 695–702.

Lestari, F., Susanto, T., & Kastamto, K. (2021). Pemanenan Air Hujan Sebagai Penyediaan Air Bersih Pada Era New Normal Di Kelurahan Susunan Baru. SELAPARANG Jurnal

Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 4(2), 427. https://doi.org/10.31764/jpmb.v4i2.4447

Maghfiroh, & Mutadin. (2020). Analisis Kualitas Air Tanah Daerah Terdampak Rob Sebagai Upaya Untuk Mendapatkan Sumber Air Bersih Dan Menanggulangi Pwnurunan Tanah. Journal GEEJ, 7(2), 11–19.

Mappaware, N. A., Tanra, A. H., Wahid, S., Rijal, S., Muchsin, A. H., Makmun, A., Masdipa, A., Yaqien, K., Haq, P., Ramadani, F. A., Fadhilah, Y., Fajrin, N., Rahmat, A., Suci, H., Fitrah,

A. A., & Haq, M. S. (2020). Tim Relawan Association of Medical Doctor of Asian (AMDA) Indonesia dan Asian Medical Students Association (AMSA) UMI pada Banjir Bandang Masamba Sulawesi Selatan. Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia, 1(1), 30– 38. https://doi.org/10.33096/jpki.v1i1.103

Musarofa, M., Yuvita Dian, S., & A Rosyid, L. M. (2024). Analisis Pengaruh Banjir Rob Terhadap Kualitas Air Tanah Di Kawasan Pesisir Selatan Puger Kabupaten Jember. Journal of Mechanical Engineering, 1(1), 52–59. https://doi.org/10.47134/jme.v1i1.2190

Nurdiantoro, D., & Arsandrie, Y. (2020). Dampak Banjir Rob Terhadap Permukiman Di Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan. Prosiding SIAR: Seminar Ilmiah Arsitektur, 8686, 286–295. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/12074/37.pdf?sequence=1

Nurfadillah, U. (2022). Amphibi House Sebagai Mitigasi Banjir Rob di Daerah Pesisir Belawan Bagan Deli. 6(1), 78–87. https://doi.org/10.31289/jaur.v6i1.8238

Ritonga, S., Putra, M. S., Bustanul, S., & Langsa, U. (2023). Hubungan Kualitas Air dan Sanitasi

Lingkungan dengan Keluhan Penyakit Kulit pada Santri di Dayah Amal Kabupaten Aceh Timur Relationship between Water Quality and Environmental Sanitation with Complaints of Skin Disease in Santri at Dayah Amal, East Aceh D. Jurnal Promotif Preventif., 6(1), 110–116. http://journal.unpacti.ac.id/index.php/JPP

Roviq, A., Purnaweni, H., & Suharyanto. (2022). Pemanenan Air Hujan Sebagai Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Pengungsi Bencana Banjir. 6.

Sanjaya, K., Pitriani, Budiarto, S., Arwan, Krisnasari, S., & Mantao, E. (2024). Hubungan Kejadian Diare Dengan Sanitasi Dasar Bidang Kesehatan Lingkungan Pada Penyitas Bencana Banjir Desa Beka Kec. Marawola Kabupaten Sigi. 5, 11691–11701.

Sh, S., & Safitri, M. (2021). Status Kesehatan Korban Banjir Rob di Desa Jeruksari Kabupaten Pekalongan. JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat, 2(1), 87–92. https://doi.org/10.47575/jpkm.v2i1.211

Tarigan, C. P., Fitri, R., & Sigit, F. F. (2023). JAUR Konstruksi Rumah Apung Sebagai Mitigasi Banjir Rob Di Bagan Deli Belawan Medan Floating House Construction as Flood Mitigation Rob in The Chart of a Deli Belawan Medan Fenomena Pemanasan global yang. 6(April), 198–206. https://doi.org/10.31289/jaur.v6i2.8274

Utari, E. et. . al. (2023). Penataan Permukiman Terdampak Banjir Rob Dengan Penerapan Konsep Rumah Terapung. JAUR (Journal of Architecture and Urbanism Research), 6(2), 181–187. https://doi.org/10.31289/jaur.v6i2.8254




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v7i2.10445

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.