Beban Kerja Dan Dampak Gangguan Muskuloskeletal Pada Perawat RS Djasamen Saragi Pematangsiantar
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anderson, B. (2010). Streetching in office (peregangan bagi pekerja kantoran). Jakarta: Balkon Saains Universal.
Andini, F. (2015). Faktor bahaaya sakit punggung pada pekerja. Majalah Universitas Raapun.
Batam, C., dan Yasovant, S. (2016). Sebuah studi teentang penilaian risiko gaangguan muskuloskeletal akibat kerja di kalangan dokter gigi di Bhopal, India. Institut J Dent India. 27(3):236-41.
Elitto, R., dan Vitoria, M. (2021). Hubungan Jam Kerja, Beeban Kerja Dengan Gangguan Muskuloskeletal Pada Petani Padi Pria Di Kanagarian Kotohara Kecamatan Koto Kecamatan X. Sebuah ulasan. Bukittinggi: Universitas Fort de Kock.
Huttabharat, J. (2017). Dasar-dasar Ergonomi. Malang: Media Nusa Kreatif.
Pusat Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kanada (2014). Gangguan muskuloskeletal (MSD) terkait pekerjaan. [Internet]. [Diaakses 5 Maret 2023]. Tersedia di: https://wwww.ccohs.ca/oshanswers/diseases/rmirsi.html
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Noomor 13 Republik Indonesia. bekerja.
Tarwaka. Ergonomi Industri (2011). Kunci ergonomi dan produktivitas di tempat kerja. Harapan Pers, Surakarta.
World Heealth Organization (WHO). (2022). Musculoskeletal health.
DOI: https://doi.org/10.30743/best.v6i2.10530
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


1.jpg)














