Pengembangan Karakter Akademik Santri Melalui Musyawarah Keagamaan Di Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin

Haikal Abdullah, Ulil Hidayah


Abstract


Karakter akademik santri menjadi topik penting dalam konteks pendidikan pesantren yang mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum. Dalam era globalisasi, pesantren perlu beradaptasi untuk membekali santri dengan keterampilan akademik yang memadai tanpa mengabaikan nilai kebangsaan. Salah satu pembekalan akademik santri ialah dengan mengembangkan karakter akademik melalui cara bermusyawarah tentang keagamaan. Musyawarah merupakan hal yang sangat penting dilakukan, terutama dalam Musyawarah keagamaan yang melibatkan diskusi dan perdebatan mengenai ajaran agama dan isu-isu terkait. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana musyawarah keagamaan dapat meningkatkan keterampilan akademik santri di PP. Roudlotut Tholibin dengan mengggunakan metode deskriftif yaitu metode yang berorientasi untuk menggambarkan karakteristik dan fenomena yang terjadi. Ponpes Roudlotut Tholibin telah memiliki program yang teratur dalam mengembangkan sikap akademik. Musyawarah sebagai jalan terjangnya, telah membuahkan hasil yang bermanfaat serta mampu membuat santri memiliki jiwa yang intelektual dalam menghadapi permasalahan ummat

Keywords


Karakter Akademik, Santri, Musyawarah Keagamaan

Full Text:

PDF

References


Ahmad Zahro. 2004. Tradisi Intelektual NU: Lajnah Bahtsul Masa’il, 1926-1999,. Cet. 1. Yogyakarta: LKiS.

Erwin Supriyanto. 2016. “IMPLEMENTASI PEMECAHAN MASALAH KEAGAMAAN MELALUI MUSYAWARAH SANTRI LINTAS PESANTREN DI PESANTREN MISBAHUL ULUM SUKOJEMBER JELBUK JEMBER.” 19(5): 1–23.

Hafizha, Ruzika. 2022. “Pentingnya Integritas Akademik.” Journal of Education and Counseling (JECO) 1(2): 115–24.

Hidayatulloh, M. Syarif. 2018. “Pembelajaran Kontekstual Dalam Kegiatan Bahtsul Masail Santri Di Pondok Pesantren Al-Muhibbin Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.” Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam 1(2): 177–200.

Intan Hamzah. 2022. “Pendampingan Pembelajaran Public Speaking Bagi Siswa-Siswi Man 1 Lampung Tengah.” Jurnal Widya Laksmi (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) 2(2): 76–81.

Ivanovich Agusta. 1992. “Teknik Pengumpulan Dan Analisis Data Kualitatif.” Jurnal Studi Komunikasi dan Media 02(1998): 1–11.

Jeklin, Andrew. 2016. “Arti Musyawarah (Syura) Dalam Al Qur’an Menurut M. Quraish Shihab Dan Wahbah Zuhaili (Kajian Tafsir Komperasi).” (July): 1–23.

Jurusan, Dosen et al. 2010. “PENDIDIKAN KARAKTER.” : 69–89.

Karimatun Nafia. 2020. “POLA MANAJEMEN PENDIDIKAN DALAM MEMBINA KEMAMPUAN AKADEMIK DAN NON AKADEMIK SANTRI PADA PONDOK PESANTREN WALISONGO DI DESA.” : 1–122.

M. Quraish Shihab. 2000. “Wawasan Al-Qur’an; Tafsir Maudhu’i Atas Pelbagai Persoalan Umat.”

Majid, Zamakhsyari Abdul. 2020. “Urgensi Musyawarah Dalam Alqur’an (Kajian Tafsir Tematik).” Hikmah: Journal of Islamic Studies 15(2): 321.

Nafiah, Azizatun, and Munawir Munawir. 2022. “Implementasi Metode Bahtsul Masail Terhadap Motivasi Belajar PAI.” TA’DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam 5(1): 44.

Rivki, Muhammad, and Adam Mukharil Bachtiar. 2015. “Tradisi Akademik Pesantren (Perubahan Sistem Manajemen Dari Tradisional Ke Modern).” (112).

Setiawan, Adib Rifqi, and Whasfi Velasufah. 2020. “Nilai Pesantren Sebagai Dasar Pendidikan Karakter.” Pelantan (September): 1–8.

Sukatin, Sukatin, Siti Munawwaroh, Emilia Emilia, and Sulistyowati Sulistyowati. 2023. “Pendidikan Karakter Dalam Dunia Pendidikan.” Anwarul 3(5): 1044–54.

Supriyanto, Eko Eddya. 2020. “Kontribusi Pendidikan Pesantren Bagi Pendidikan Karakter Di Indonesia.” Jurnal Pendidikan Nusantara 1(1): 13–26.

Wahyudi Darmalaksana. 2009. “METODE PENELITIAN KUALITATIF STUDI PUSTAKA DAN STUDI LAPANGAN.” : 1–6.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v7i2.10569

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.