Perbandingan Defined Daily Dose Antibiotik : Studi Retrospektif Resep Rawat Inap Pasien Dewasa Di Rumah Sakit

Octavian Nababan, Meyana Marbun, Lailan Thowilla, Vika Ayu Lestari, Agnes Saputri, Awanda Fusvita Sari


Abstract


Antimicrobial Resistance (AMR) adalah penyebab utama terjadinya ancaman kesehatan global. Penggunaan antibiotik yang baik dan rasional dapat mengurangi beban penyakit khususnya penyakit infeksi. Karena itu, penelitian ini ditujukan untuk mengetahui penggunaan antibiotik di RS Efarina Etaham Pematangsiantar berdasarkan jenis dan kuantitas penggunaan yang dihitung dalam satuan DDD/100 patient days. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik kuantitatif non eksperimental dengan metode cross sectional dan desain retrospektif menggunakan data peresepan antibiotik pasien rawat inap dewasa periode Januari – Juni 2023. Ceftriaxone merupakan antibiotik yang paling sering digunakan untuk terapi pasien rawat inap dewasa di RS Efarina Etaham Pematangsiantar, dan pesialisasi Penyakit Dalam merupakan spesialisasi yang terbanyak meresepkan Ceftriaxone. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu pertimbangan untuk meningkatkan rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien rawat inap di rumah sakit demi mengurangi laju resistensi antimikroba.

Keywords


Antibiotik, DDD, Ceftriaxone, Rawat inap, Penyakit Dalam

Full Text:

PDF

References


Ambarwati, W., Setiawaty, V., & Wibowo, A. 2018. Antibiotics used for upper respiratory tract infection: a case study at a primary health center bogor Indonesia. Glob Med Health Commun, 6, 226-232.

Etaham, R. S. (2022). efarinaetaham.co.id. Retrieved from rsefarinaetaham web site: https://efarinaetaham.co.id/.

Handayani, R. S., Siahaan, S., & Herman, M. J. (2017). Resistensi antimikroba dan penerapan kebijakan pengendalian di Rumah Sakit di Indonesia. Jurnal penelitian dan pengembangan pelayanan kesehatan, 1(2), 131-140.

Maria, N., Kusumawardani, L. A., Rinaldi, D. S. U., & Risni, H. W. (2024). Penyesuaian Dosis dan Potensi Interaksi Antibiotik pada Pasien Infeksi Saluran Kemih dengan Penyakit Ginjal Kronis. JFIOnline| Print ISSN 1412-1107| e-ISSN 2355-696X, 16(1), 28-39.

Mariana, N., & Indriyati. (2021). Gambaran Kuantitatif Antibiotik Berdasarkan Metode Defined Daily Dose di RSPI Sulianti Saroso Pada Januari-Juni 2019. PHARMACEUTICAL JOURNAL OF INDONESIA, 37-42.

Parathon H, Kuntaman K, Widiastoety TH, Muliawan BT, Karuniawati A. 2017 Qibtiyah M, et al. Progress towards antimicrobial resistance containment and control in Indonesia. BMJ. 358:j3808.

Permenkes. (2013). Buku Pedoman Penggunaan Antibiotik . Jakarta: Kemenkes RI. Pokrajac, T., Čižman, M., & Beovič, B. (2019). Antibiotic use in Slovenian hospitals. IJRG, 7(11), 2019.

Rizal, S., Wahyudi, A., & Ramadhana, I. F. (2023). Pengembangan Sistem Informasi Farmasi Maria, N., Kusumawardani, L. A., Rinaldi, D. S. U., & Risni, H. W. (2024). Penyesuaian Dosis dan Potensi Interaksi Antibiotik pada Pasien Infeksi Saluran Kemih dengan Penyakit Ginjal Kronis. JFIOnline| Print ISSN 1412-1107| e-ISSN 2355-696X, 16(1), 28- 39.untuk Memonitoring Penggunaan Antibiotik dengan Metode DDD/ATC. Journal of Medical Science, Vol.4 NO.1.

Sukmawati. (2020). Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Tifoid Rawat Inap Di Salah Satu Rumah Sakit Pemerintah Provinsi Bali Dengan Metode Gyssens Dan ATC/DDD. Jurnal Farmasi Udayana, 2662-4607. https://doi.org/10.24843/JFU.2020.v09.i01.p06.

Tjay, T. H., and K. Rahardja. Golongan antibiotik. 2015.

Tripath, K.D., 2013. Essentials of Medical Pharmacology. Jay PeeBrothers Medical Publishers, New Delhi, Seventh Edition.

WHO, Collaborating Centre for Drug Statistics Methodology,Guidelines for ATC classification and DDD assignment 2024. Oslo, Norway, 2023.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v7i2.10684

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.