Polifarmasi Aman Untuk Kasus Hipertensi ? Studi Retrospektifi Di Unit Rawat Jalan

Arsiaty Sumule, Octavian Nababan, Meyana Marbun, Dini Fricilia, Nur Love Suci Fairu, Retno Esti Saputri, Morina Tiara Tambunan


Abstract


Polifarmasi atau penggunaan banyak obat dalam satu resep, sering terjadi pada pasien dengan penyakit kronis seperti hipertensi, dan berpotensi meningkatkan risiko interaksi obat yang signifikan. Penelitian ini berupa penelitian retrospektif dengan menggunakan data resep polifarmasi dan non-polifarmasi obat antihipertensi pada pasien rawat jalan di RSUD Perdagangan selama periode Januari hingga Juni 2024. Sampel yang digunakan sebanyak 200 resep antihipertensi pasien rawat jalan yang terbagi atas 100 resep polifarmasi dan 100 resep non-polifarmasi, yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dan dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Interaksi obat di cek melalui Micromedex, Drugs.com Interaction Checker, dan Medscape. Selanjutnya, analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan bantuan perangkat lunak SPSS untuk melihat hubungan antara variabel dengan p-value < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi interaksi obat antihipertensi pada resep polifarmasi lebih tinggi (89%) dibandingkan dengan resep non-polifarmasi (50%). Namun, dari hasil analisis statistik tidak ada hubungan yang signifikan antara polifarmasi dan non-polifarmasi dengan potensi interaksi obat antihipertensi serta tingkat keparahannya berdasarkan signifikansi klinis (p-value > 0,05). Kesimpulannya, polifarmasi tidak selalu memiliki dampak pada peningkatan potensi interaksi obat dan tingkat keparahan interaksinya.

Keywords


Polifarmasi, Non-Polifarmasi, Interaksi Obat, Signifikan Secara Klinis, Antihipertensi.

Full Text:

PDF

References


Alodokter. (2021). Obat Antihipertensi. 16 Juli 2021. https://www.alodokter.com/obat- antihipertensi.[Diakses pada 21 Juli 2024]

Andriane, Y., HS, S., & R, R. (2016). Determinan Peresepan Polifarmasi pada Resep Rawat Jalan di Rumah Sakit Rujukan Andriane. 4(1), 66. https://doi.org/10.29313/gmhc.v4i1.2000

Baxter, K. (2009). Stockley’s Drug Interactions Pocket Companion (First publ).

Blanco-Reina, E., Ariza-Zafra, G., Ocaña-Riola, R., & León-Ortiz, M. (2020). Drug-drug interactions and polypharmacy in the elderly: A cross-sectional study in primary care. BMC Geriatrics, 20, 1-10. https://doi.org/10.1186/s12877-020-01596-8

Educational and Psychological Measurement.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Krejcie, R.V., & Morgan, D.W., (1970). Determining Sample Size for Research Activities.

Maher, R. L., Hanlon, J., & Hajjar, E. R. (2014). Clinical consequences of polypharmacy in elderly. Expert Opinion on Drug Safety, 13(1), 57–65. https://doi.org/10.1517/14740338.2013.827660

Maindoka, F. S., Mpila, D., & Citraningtyas, G. (2017). Kajian Interaksi Obat Pada Pasien Geriatri Rawat Inap Di Rsup Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. PHARMACON Jurnal Ilmiah Farmasi-UNSRAT, 6(3).

Marengoni, A., Angleman, S., Melis, R., Mangialasche, F., Karp, A., Garmen, A., ... & Fratiglioni, L. (2011). Aging with multimorbidity: a systematic review of the literature. Ageing Research Reviews, 10(4), 430-439.

Mariam, S. (2016). Evaluasi Kejadian Interaksi Obat Pada Pasien Rawat Inap Geriatri Penderita Gagal Jantung. Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal), 1(1), 28–33. https://doi.org/10.47219/ath.v1i1.42

Masnoon, N., Shakib, S., Kalisch-Ellett, L., & Caughey, G. E. (2017). What is polypharmacy? A systematic review of definitions. BMC geriatrics, 17, 1-10.

Monégat, M., Sermet, C., Perronnin, M., & Rococo, E. (2014). Polypharmacy: definitions, measurement and stakes involved. Review of the literature and measurement tests. Institut De Recherche Et Documentation En Économie De La Santé, 204(December), 1–8.

Nobili, A., Licata, G., Salerno, F., Pasina, L., Tettamanti, M., Franchi, C., Fortino, I., & Merlino, L. (2011). Polypharmacy, length of hospital stay, and in-hospital mortality among elderly patients in internal medicine wards. The REPOSI Study. European Journal of Clinical Pharmacology, 67(8), 799-810. https://doi.org/10.1007/s00228-Pharmaceutical Press 2009. Halaman 237-238.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v7i2.10686

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.