Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Risiko Produksi Pada Usahatani Bawang Merah Di Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur

Niken Merdekawati Putri Alex Galla, Junaedin Wadu, Febyningsi Rambu Ladu Mbana


Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berpengaruh pada produksi serta risiko produksi pada usahatani bawang merah di Kecamatan Kambera. Kecamatan Kambera dipilih sebagai lokasi penelitian dengan pertimbangan karena Kecamatan Kambera adalah salah satu pusat produksi bawang merah di Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini dilakukan dalam waktu 2 bulan yaitu bulan September-Oktober 2024. Teknik analisis data dalam penelitian ini, untuk melihat faktor-faktor yang memiliki pengaruh pada produksi digunakan analisis linear berganda menggunakan model Cobb-douglas. Sedangkan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh pada risiko produksi bawang merah di Kecamatan Kambera digunakan analisis fungsi risiko model just and Pope. Hasil penelitian menjelaskan faktor-faktor yang berpengaruh pada produksi usahatani ialah luas lahan, benih, Pupuk Urea, Pupuk NPK, Pestisida dan Herbisida memiliki pengaruh pada jumlah produksi bawang merah sedangkan Pupuk Organik dan Tenaga kerja tidak terdapat pengaruh pada produksi bawang merah. Hasil analisis fungsi risiko produksi bawang merah di Kecamatan Kambera menunjukan, jika Luas lahan, Pupuk Urea, Pupuk NPK, Herbisida dan Tenaga kerja memiliki pengaruh pada risiko produksi bawang merah di Kecamatan Kambera sedangkan Benih, Pupuk Organik dan pestisida tidak memilki pengaruh pada risiko produksi di Kecamatan Kambera

Keywords


Bawang Merah, Risiko Produksi, Usahatani

Full Text:

PDF

References


Dahlianawati, D., Sofyan, S., & Jakfar, F. (2020). Analisis Pendapatan Usahatani Bawang Merah (Allium ascalonicum L) Di Kecamatan Banda Baro Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 5(4), 31–44. https://doi.org/10.17969/jimfp.v5i4.15867

Ghozali, M. R., & Wibowo, R. (2019). Analisis Risiko Produksi Usahatani Bawang Merah di Desa Petak Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 3(2), 294–310. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2019.003.02.7

Kabeakan, N. T. M., Habib, A., & Manik, J. R. (2021). Efisiensi Teknis Penggunaan Faktor-Faktor Produksi pada Usahatani Jagung di Desa Pintu Angin, Laubaleng, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Indonesia. Agro Bali : Agricultural Journal, 5(1), 42–49. https://doi.org/10.37637/ab.v5i1.841

Kurniati, S. A., & Darus, D. (2019). Optimalisasi Input dan Pengaruhnya terhadap Produksi Usahatani Bawang Merah di Desa Sungai Geringging Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar. Unri Conference Series: Agriculture and Food Security, 1, 34–39. https://doi.org/10.31258/unricsagr.1a5

Lawalata, M. (2017). Risiko Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul. Jurnal Agrica, 10(2), 56. https://doi.org/10.31289/agrica.v10i2.924

Maharani, I. M., Hanani, N., & Syafrial. (2024). Mengkaji Risiko dan Perilaku Petani Terhadap Risiko Produksi Petani Tebu di Kabupaten Kediri. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 8(1), 181–191.

Muhammad Darma Wijaksana *, L. A. dan M. R. *Program. (2021). 2) Analisis Risiko Produksi Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Di Desa Suato Lama Kecamatan Salam Babaris Kabupaten Tapin. Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa (JTAM), 5(2), 118–124. http://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/fag/article/view/6027

Revi Asvira, A. A. dan M. (2021). Analisis Pendapatan Petani Padi Sawah Tadah Hujan Di Desa Kampung Baru Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi. Jurnal Green Swarnadwipa, 10(4), 662–667.

Rofinus Rama, Nurliza, E. D. (2016). Analisis Risiko Produksi Usahatani Padi Lahan Basah Dan Lahan Kering Di Kabupaten Melawi. Jurnal Social Economic of Agriculture, 1(2), 73–88.

Ryan, E., Prihtanti, T. M., & Nadapdap, H. J. (2018). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Adopsi Petani terhadap Penerapan Sistem Pertanian Jajar Legowo di Desa Barukan Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang. Seminar Nasional Dalam Rangka Dies Natalis, 2(1), 53–64.

Saputri, Y. (2025). Pengaruh Faktor Modal,Tenaga Kerja,Luas Lahan Dan Teknologi Terhadap Produksi Bawang Merah Di Kecamatan Bungin Kabupaten Enrekang.

Soedibyo. (2003). No.13 Tentang Ketenagakerjaan, 2003. No.13 Tentang Ketenagakerjaan, 2003, 1–7.

Soegiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D.

Solehah, P. F., & Fariyanti, A. (2024). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Risiko Produksi Bawang Putih Di Indonesia. Forum Agribisnis, 14(1), 18–34. https://doi.org/10.29244/fagb.14.1.18-34

Thamrin, M., Novita, D., & Hasanah, U. (2018). Kontribusi Pendapatan Pengupas Bawang Merah Terhadap Pendapatan Keluarga. JASc (Journal of Agribusiness Sciences), 2(1), 26–31. https://doi.org/10.30596/jasc.v2i1.2591

Timur, B. K. S. (2023). in Figures Sumba Timur (2023rd ed.). Badan Pusat Statistik.

Wadu, J., & Linda, A. M. (2020). Strategi Pengembangan Usahatani Bawang Merah Di Kelurahan Malumbi, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur. Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan, 8(3), 294–306. https://doi.org/10.30598/agrilan.v8i3.1099

Wadu, J., Yuliawati, Y., & Nuswantara, B. (2019). Strategi menghadapi risiko produksi padi sawah di Kabupaten Sumba Timur. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 22(2), 231–256. https://doi.org/10.24914/jeb.v22i2.2342

Warjito , Asihing Kustanti, S. (2024). Bojonegoro Factors Influencing Shallot Farming Production In Bareng Village , Sekar District , Bojonegoro Regency. Jurnal Pertanian Agros, 26(2), 1233–1241.

Wulan, S., Indriani, R., & Bempah, I. (2022). Pengaruh Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Terhadap Produksi Usahatani Padi Sawah Di Desa Bulotalangi Kecamatan Bulango Timur. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 6(2), 118–125. https://doi.org/10.37046/agr.v6i2.15913

Zakaria, R. S., & Rachmina, D. (2023). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Risiko Produksi Padi. 13(2), 121–136.

Zakirin, M. E. Y. N. K. (2013). Analisis Risiko Usahatani Padi Pada Lahan Pasang Surut Di Kabupaten Pontianak. 2(April), 75–84.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v8i1.11072

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.