Analisis Konsentrasi Nitrat Dan Fosfat Sebagai Indikator Kesuburan Perairan Di Waduk Ir. H. Djuanda Purwakarta

Widiyatul Musyarrifah, Agus Arifin Sentosa, Santoso Dwiatmojo, Dyah Ika Kusumaningtyas, Heny Kurniawati, Elzabeth Novi Kusumaningrum

Abstract


Waduk Ir. H. Djuanda (Waduk Jatiluhur) adalah bendungan serbaguna yang dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan oleh masyarakat. Semakin banyak kegiatan manusia di sekitar perairan, semakin besar potensi perubahan kesuburan perairan yang berpengaruh pada keberadaan Nitrogen dan fosfor sebagai unsur hara esensial bagi perairan. Salah satu bentuk dari unsur hara Nirtogen dan Fosfor adalah Nitrat dan Fosfat. Pengambilan sampel air dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode purposive random sampling pada delapan stasiun dengan dua kedalaman berbeda, sedangkan analisis kandungan nitrat dan fosfat dilakukan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis sesuai dengan standar SNI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesuburan perairan Waduk Ir. H. Djuanda, Purwakarta, berdasarkan konsentrasi nitrat dan fosfat sebagai indikator kesuburan perairan. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsentrasi nitrat di perairan Waduk Ir. H. Djuanda berkisar antara 0,50 mg/L hingga 2,09 mg/L, dengan nilai rata-rata sebesar 1,15 mg/L. Sementara itu, konsentrasi fosfat tercatat antara 0,025–0,371 mg/L, dengan nilai rata-rata 0,089 mg/L. Berdasarkan klasifikasi konsentrasi nitrat dan fosfat menurut Volenweider (1969) dalam Effendi (2003), secara umum perairan Waduk Ir. H. Djuanda dikategorikan sebagai mesotrofik berdasarkan kadar nitrat, sedangkan berdasarkan kadar fosfat termasuk dalam kategori eutrofik.

Keywords


Nitrate Phosphate, Jatiluhur Reservoir, Aquatic Fertility

References


Desy Aryani, L. P. (2021). STATUS TROFIK BERDASARKAN NITRAT, FOSFAT DAN KLOROFIL-a. Marine and Fisheries Science Technology Journa.

Effendi, H. (2003). Telaah Kualitas AIr Bagi Pengelolaan Sumberdaya Perairan. Yogyakarta: Kanisius.

Eko Juwitanti, C. A. (2013). Kandungan Nitrat Dan Fosfat Air Pada Proses Pembusukan Eceng Gondok (Eichhornia SP.) (Skala Laboratorium). Jurnal Management of Aquatic Resources.

Hamzah, M. S. (2016). The Water Quality Status Of Jatiluhur Reservoir and Threats To Vital Bussines Prosess. Sumber Daya Air, vol. 12, no. 1, 47-60.

Mariska V. L. Singal, R. R. (2024). Analisis Kadar Nutrient (Phosphor dan Nitrogen) Pada Air Sungai Tondano Akibat Operasional Bendungan Kuwil. Jurnal Ilmiah Media Engineering.

Moh Gilang Nur Fajar, S. R. (2016). PENGARUH UNSUR HARA TERHADAP KELIMPAHAN FITOPLANKTON SEBAGAI BIOINDIKATOR PENCEMARAN. DIPONEGORO JOURNAL OF MAQUARES .

Nendah Kurniasari, T. A. (2020). RISIKO SOSIAL PENERTIBAN KERAMBA JARING APUNG. J. Sosek KP, 107-119.

Seni Robiatul Adawiah, V. A. (2021). nalisis Kesuburan Perairan di Daerah Keramba Jaring Apung Berdasarkan Kandungan Unsur Hara(Nitrat dan Fosfat) di Waduk Ir. H. DjuandaJatiluhur Purwakarta. jurnal kartika kimia.

Tungka, A. W., & Haeruddin, d. A. (2016). Konsentrasi Nitrat dan Ortofosfat di Muara Sungai Banjir Kanal Barat dan Kaitannya dengan Kelimpahan Fitoplanton Harmful Alga Blooms (HABs). Journal of Fisheries Science and Technology, vol 12 no 1, 40-46.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v8i2.11710

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

 

https://scholar.google.co.id/citations?user=kvKzX3QAAAAJ&hl=id&authuser=4

Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)

Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP - Universitas Islam Sumatera Utara
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan

Creative Commons License