Analisa Hasil Pemeriksaan Dahak Suspek TB dengan Genexpert (TCM) dan Pewarnaan Ziehl Neelsen di Rumah Sakit Umum Daerah Pandan

Suventy Safrina Ginting, Penny Ariani, Viktor Edyward Marbun, Nadya Juliesti


Abstract


Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Diagnosis masih banyak menggunakan metode Ziehl Neelsen yang kurang sensitif, sedangkan GeneXpert (TCM) lebih akurat dan cepat. Penelitian ini bertujuan membandingkan hasil pemeriksaan dahak suspek TB dengan GeneXpert dan Ziehl Neelsen di RSUD Pandan. Penelitian deskriptif potong lintang ini menggunakan 30 sampel dahak pasien suspek TB pada Januari–Juni 2024. Hasil GeneXpert menunjukkan MTB Not Detected 76,7%, Low 6,7%, Medium 10%, High 6,7%. Sementara Ziehl Neelsen menunjukkan negatif 83,3%, positif 2 sebanyak 10%, dan positif 3 sebanyak 6,7%. Kesimpulan: GeneXpert lebih sensitif dalam mendeteksi Mycobacterium tuberculosis dibandingkan Ziehl Neelsen

Keywords


Mycobacterium tuberculosis, GeneXpert, Ziehl Neelsen, Dahak

Full Text:

PDF

References


Catu Umirestu Nurdiani, Yuli Kristianingsih, A.Q.Z. (2022). “Gambaran Hasil Pe meriksaan BTA dan GeneXpert Pada Pasien Suspek Tuberkulosis Di RSUD Budhi Asih Jakarta Timur” Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan, 8(1), hal. 11–19.

Diantara, L.B. et al. (2022). “Tuberkulosis Masalah Kesehatan Dunia: Tinjauan Lit eratur”. Jurnal ’Aisyiyah Medika, 7(2), hal. 78–88. Tersedia pada:

Erizka Rivani, Tia Sabrina, V.P. (2019). “Perbandingan uji diagnostik GeneXpert MTB/RIF untuk mendeteksi resistensi rifampicin Mycobacterium tuberculosis pada pasien Tb paru di RSUP dr. Moh. Hoesin Palembang”. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, 6(1), hal. 23–28.

Girsang, M. (2012). “Mycobacterium Penyebab Penyakit Tuberculosis Serta Meng enal Sifat-sifat Pertumbuhannya di Laboratorium”. Litbangkes Jakarta, hal. 1–6.

Hartina, A. (2018). “Analisis Perbedaan Hasil Pemeriksaan Suspek TB Paru Denga n GeneXpert dan Mikroskopis”.

Husna, N. dan Dewi, N.U. (2020). “Perbandingan Hasil Pemeriksaan Mikroskopis Basil Tahan Asam Metode Dekontaminasi Dengan Metode Tes Cepat Molekuler”. Jurnal Riset Kesehatan, 12(2), hal. 316–323.

Kemas Ya’kub Rahadiyanto, Muhammad Syahrul Ramadhan, E.A. (2021). “Agree ment test between Ziehl Neelsen staining and GenXpert in adult pulmonary tuberculosis diagnosis”. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia [Preprint].

Kemenkes RI. (2017). “Petunjuk Teknis Pemeriksaan TB Menggunakan Tes Cepat Molekuler, Kemenkes RI”. Tersedia pada: www.tbindonesia.or.id.

Penderita Suspek TB Paru”. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 8(1), hal. 82–90.

Puspasari, S.F.A. (2019). “Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Gangguan Sistem Pernapasan. Yogyakarta: Pustaka Baru”.

RI, K.K., Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan dan Lingkungan, D.J.P.P.D.P. (2012). “Standar Prosedur Operasional Pemeriksaan Mikroskopis TB”. External Quality Assessment for AFB Smear Microscopy, 2, hal. 1–38.

Sayumi, E. (2018). “GeneXpert Pada Sputum Suspek Program Studi D IV Analis K esehatan”.

Suryawati, B. et al. (2019). “Sensitivitas Metode Pemeriksaan Mikroskopis Fluorok rom dan Ziehl-Neelsen untuk Deteksi Mycobacterium tuberculosis pada Sputum”. Smart Medical Journal, 1(2), hal. 56.

Tim Promkes RSST - RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. (2022). “TBC”. Rabu, 24 Agustus 2022. Tersedia pada: https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/ 1375/tbc (Diakses: 20 November 2022).

Utami, P.R. et al. (2021). “Pemeriksaan GeneXpert Terhadap Tingkat Positivitas Pemeriksaan Basil Tahan Asam (BTA) Metode Ziehl Neelsen Pada

Utara, B.P.S.P.S. (2020). “Jumlah Kasus Penyakit Menurut Kabupaten/Kota dan J enis Penyakit di Provinsi Sumatera Utara, 2020”




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v8i1.11965

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.