Keanekaragaman Capung (Odonata) di Kawasan Royal Sumatra Golf Course

Radina Nur Agna, Puji Prastowo

Abstract


Kawasan Royal Golf Sumatra, Kecamatan Tuntungan, Kota Medan, merupakan kawasan perumahan modern yang dilengkapi dengan lapangan golf, danau, dan taman, serta berada di pinggir sungai. Kondisi ini menjadikan kawasan, khususnya sekitar danau dan sungai, berpotensi menjadi habitat bagi capung (Odonata). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan kelimpahan capung di kawasan tersebut. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2024 menggunakan metode observasi lapangan dengan teknik pengamatan langsung di empat habitat yang berbeda, yaitu danau, sungai, lapangan golf, dan taman. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener, kelimpahan relatif, dan indeks kesamaan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 7 spesies capung dari dua famili, yaitu Chlorocyphidae dan Libellulidae, dengan indeks keanekaragaman yang berada dalam kategori rendah (H' = 1,85). Tidak ada pengaruh yang signifikan jenis habitat terhadap keanekaragaman capung (Odonata) di kawasan Royal Sumatra Golf Course Medan Tuntungan. Spesies dengan kelimpahan tertinggi adalah Neurothermis terminata, sementara Neurothermis fluctuans memiliki kelimpahan terendah. Berdasarkan habitat, kelimpahan tertinggi ditemukan di habitat sungai (31,6%), sedangkan terendah di lapangan golf (19,8%). Tingkat dominansi capung (Odonata) yang terdapat di kawasan Royal Sumatra Golf Course Medan Tuntungan berada dalam kategori sedang (0,18).

Keywords


keanekaragaman capung, Royal Sumatra Golf, habitat, kelimpahan, konservasi

Full Text:

PDF

References


Gunawan, A. (2018). Keanekaragaman Morfologi Serangga dan Peranannya dalam Ekosistem. Jurnal Entomologi Indonesia, 15(2), 87–94.

Hakim, L., & Setiawan, D. (2023). Keanekaragaman Capung (Odonata) di Kawasan Perairan dan Hubungannya dengan Kualitas Lingkungan. Jurnal Biologi Tropis, 23(1), 45–52.

Hidayat, R. (2021). Adaptasi Morfologi Odonata terhadap Perubahan Lingkungan di Daerah Urban. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 8(2), 115–121.

Ilhamdi, M. L. (2018). Keanekaragaman Capung (Odonata) di Taman Wisata Alam Suranadi Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Biologi Tropis, 18(1), 44–52.

Iskandar, D. (2017). Peran Warna Tubuh Capung (Neurothemis sp.) dalam Aktivitas Reproduksi dan Daya Tarik terhadap Pasangan. Jurnal Entomologi Nusantara, 12(3), 201–208.

Kurniawan, Y. (2017). Adaptasi Morfologi Capung terhadap Kondisi Habitat Berbeda di Daerah Perairan dan Terestrial. Jurnal Sains dan Pendidikan Biologi, 9(2), 121–129.

Rahmawati, S., & Putra, R. (2021). Keanekaragaman Morfologi Capung sebagai Indikator Ekologis Ekosistem Perairan. Jurnal Ekologi dan Lingkungan, 19(3), 67–74.

Subekti, E. (2020). Distribusi Capung pada Habitat yang Terpengaruh Aktivitas Manusia di Jawa Barat. Jurnal Konservasi Hayati, 7(2), 98–106.

Suhartini, D. (2020). Dampak Urbanisasi terhadap Keanekaragaman Morfologi Serangga di Kawasan Perkotaan. Jurnal Lingkungan dan Kehidupan, 11(1), 33–41.

Wahid, A. (2018). Variasi Warna dan Bentuk Tubuh Capung di Lingkungan Alami dan Buatan. Jurnal Biologi Indonesia, 14(2), 55–63.

Wijaya, N. (2022). Pengaruh Aktivitas Manusia terhadap Distribusi dan Warna Tubuh Capung di Lingkungan Semi-Urban. Jurnal Sumber Daya Hayati, 10(2), 123–130.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v8i2.12228

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

 

https://scholar.google.co.id/citations?user=kvKzX3QAAAAJ&hl=id&authuser=4

Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)

Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP - Universitas Islam Sumatera Utara
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan

Creative Commons License