Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Status Kesehatan Anak Dengan Down Syndrome Dalam Perspektif Kesehatan Masyarakat Di Yayasan Rumah Ramah Anak Berkebutuhan Khusus

Melati WS Sitorus, Sondang Sidabutar, Nesya B Barus, Pernando Tamba, Ibnu Fajar


Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat pola asuh orang tua terhadap anak dengan Down Syndrome di Yayasan Rumah Ramah Anak Berkebutuhan Khusus; (2) menganalisis status kesehatan anak dengan Down Syndrome ditinjau dari perspektif kesehatan masyarakat; dan (3) menguji pengaruh yang signifikan antara pola asuh orang tua terhadap status kesehatan anak dengan Down Syndrome. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Pendekatan ini dipilih karena penelitian bertujuan untuk menguji hubungan sebab-akibat antara satu variabel bebas, yaitu pola asuh orang tua, terhadap satu variabel terikat, yakni status kesehatan anak dengan Down Syndrome. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pola asuh orang tua terhadap anak dengan Down Syndrome tergolong dalam kategori tinggi, dengan nilai rata-rata sebesar 71,20, median 76,00, dan nilai maksimum 84 serta minimum 43. Pola asuh yang dominan adalah pola asuh demokratis, ditandai de ngan komunikasi terbuka, dukungan emosional, dan keterlibatan aktif orang tua dalam perawatan anak; (2) status kesehatan anak berada dalam kategori baik, dengan nilai rata-rata 77,03, median 84,00, modus 84, dan rentang nilai antara 39 hingga 95. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar anak berada dalam kondisi kesehatan yang cukup stabil meskipun memiliki kebutuhan khusus secara medis dan perkembangan; dan (3) terdapat pengaruh yang sangat signifikan antara pola asuh orang tua terhadap status kesehatan anak dengan Down Syndrome. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan nilai r = 0,972 dengan signifikansi p = 0,000, yang berarti hubungan tersebut sangat kuat dan positif. Analisis regresi linear sederhana menunjukkan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,945, yang menunjukkan bahwa 94,5% variasi dalam status kesehatan anak dapat dijelaskan oleh pola asuh orang tua, sedangkan sisanya 5,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = –12,289 + 1,255X. Hasil uji t menunjukkan nilai t-hitung sebesar 21,830 dengan p = 0,000, sedangkan uji F menghasilkan nilai F-hitung sebesar 476,550 dengan p = 0,000, yang mengonfirmasi bahwa model regresi signifikan secara statistik baik secara parsial maupun simultan

Keywords


Pola Asuh Orang Tua, Status Kesehatan, Down Syndrome, Kesehatan Masyarakat

Full Text:

PDF

References


Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif. Makassar: Syakir Media Press.

Alifachrudin, Z. M., & Wulandari, M. D. (2022). Strategi orang tua untuk mengembangkan anak Down Syndrome. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2353 6(5), 5035–5044.

Ariani, A. (2020). Cytogenetic and clinical features of Down Syndrome in Malang, East Java, Indonesia. Pediatrics Sciences Journal, 1(2), 42–46. http://pedscij.org Centers for Disease Control and Prevention. (2020, March 12). Facts about Down Syndrome. https://www.cdc.gov/ncbddd/birthdefects/downsyndrome.html

Darusman, S. E., Mulyana, A., & Anjali, A. (2020). Hubungan pola asuh Otoritatif orang tua dengan tingkat kemandirian anak Down Syndrome di SLB Yayasan Bahagia Kota Tasikmalaya. Jurnal Mitra Kencana Keperawatan dan Kebidanan, 4(2). https://www.jurnal.ubktasikmalaya.ac.id/index.php/jmk_kb/article/view/10 7

Daulay, N. (2020). Psikologi pengasuhan bagi orang tua dari anak-anak dengan gangguan perkembangan saraf (Neurodevelopmental Disorders). Kencan.

Eva, N. (2015). Psikologi anak berkebutuhan khusus. Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang.

Fadli, M. (2023). Dasar-dasar penelitian dalam bidang kesehatan dan sosial. Yogyakarta: Deepublish.

Faradz, S. M. H. (2016). Mengenal sindrom Down: Panduan untuk orang tua & profesional. Undip Press.

Fitriyani, N. (2015). Pola asuh orang tua dan gaya belajar siswa di MI. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Harahap, N. (2020). Penelitian kualitatif. Medan: Wal Ashri Publishing. 103

Hasnidar, Tasnim, Sitorus, S., Hidayati, W., Mustar, Fhirawati, Yuliani, M., Marzuki, I., Yunianto, A. E., Susilawaty, A., Puspita, R., Pattola, Sianturi, E., & Sulfianti. (2020). Ilmu kesehatan masyarakat. Yayasan Kita Menulis.

Irwanto, R., Suharyanto, S., & Nugroho, R. S. (2019). A-Z Sindrom Down. Airlangga University Press. Kusnandar, D. (2023). Strategi sampling dalam penelitian sosial dan pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Maimun, M. (2017). Psikologi pengasuhan: Mengasuh tumbuh kembang anak dengan ilmu (Dr. M. Sobry, Ed.; Cet. ke-2). Mataram: Sanabil.

Marpaung, D. D. R., Putri, N. R., Manurung, J., Laga, E. A., Fitriani, F., Hairuddin, H., Taufiq, L. M., Romas, A. N., Sinaga, J., Tanjung, R., Sinaga, T. R., Argaheni, N. B., Faridi, A., & Andriani, R. (2022). Dasar-dasar ilmu kesehatan masyarakat (A. Karim, Ed.). Yayasan Kita Menulis.

Martuti, I. (2021). Pola asuh orang tua dalam membentuk karakter religius anak. Institut Agama Islam Negeri Bengkulu.

Maulana, R., & Fitriani, D. (2020). Teknik sampling dan aplikasinya dalam penelitian. Jurnal Metodologi Sosial, 5(1), 45–52.

Metavia, H. M., & Widyana, R. (2022). Pengaruh Down Syndrome terhadap perkembangan akademik anak di Indonesia. Jurnal Wacana Kesehatan, 7(2), 54–60.

Ministry of Health, Republic of Indonesia. (2018). Profil Kesehatan Indonesia 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Mochamad Nashrullah, Maharani, O., Rohman, A., Fahyuni, E. F., Nurdyansyah, & Untari, R. S. (2023). Metodologi penelitian pendidikan (Prosedur penelitian, subyek penelitian, dan pengembangan teknik pengumpulan data). Sidoarjo: UMSIDA Press.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muslimin, D., Widiyawati, R., Toduho, N. B., Rosmalia, D., Sakati, S. N., Sudarsa, C., Susyanti, S., Kanan, M., Sriani, Y., Nurrochmawati, I., Retnoningrum, 104 A. D., & Syahrir, M. (2023). Dasar ilmu kesehatan masyarakat




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v8i2.12410

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.