Evaluasi Penggunaan Obat Generik Berdasarkan Indikator Peresepan Di Puskesmas Permunas Batu VI
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agabna, N.M., 2014. Sudan Journal of Rational Use of Medicine: Irrational Prescribing 7.
Angamo, M. T., Wabe, N. T., & Raju, N. J.,2011. Assessment of patterns of drug use by using world health organization’s prescribing, patient care and health facility indicators in selected health facilities in southwest ethiopia. Journal of Applied Pharmaceutical Science.
Anonim. (2007). Tinjauan tentang Obat Generik dan Obat Generik Berlogo (OGB). Skripsi, Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Diakses dari https://eprints.ums.ac.id/8970/2/K100050238.pdf
Anonim. (2008). Obat Generik Berlogo (OGB). Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Anonim. (2010). Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN). Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Diakses dari https://eprints.ums.ac.id/8970/2/K100050238.pdf
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian (revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Bhartiy, S. S., Shinde, M., Nandheswar, S., & Tiwari, S. C. Pattern of prescribing practices in the Madhya Pradesh, India. Kathmandu University Medical Journal; 2008 6 (1), 55-59.
Bian J., Li Q., Li J., Yang N., Zhang W., Mei D., Zhong M., Miao L., Lu X., Jiang L., Du G., Gao S.,Jiang X., Lu J., Yan B., Kong F., 2021. Guideline for the evaluation of prescription appropriateness, Annals of Translational Medicine, 9 (16), pp. 1352–1352
Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, 2014. Keputusan Direktur Jenderal Bina Kefarmasian Dan Alat Kesehatan Nomor HK.02.03/III/1346/2014 Tentang Pedoman Penerapan Formularium Nasional.
Darmansyah, dkk. (2012). Evaluasi penggunaan obat generik di puskesmas. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 5(2), 123–130.
Departemen Kesehatan RI, 2006. Pedoman Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas.
Dianingati, R. S., & Prasetyo, S. D., 2015. Analisis Kesesuaian Resep Untuk Pasien Jaminan Kesehatan Nasional Dengan Indikator Peresepan WHO 1993 Pada Instalasi Farmasi Rawat Jalan Di RSUD Ungaran Periode Januari-Juni 2014. Majalah Farmaseutik, 11(3), 362–371.
Fitriani, S., Darmawansyah, & Abadi, M. Y., 2014. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Dokter Dalam Menuliskan Resep Sesuai Formularium Di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo. FKM Universitas Hasanuddin.
Handayani, R. S., Supardı, S., Raharni, & Susyanty, A. L. (2010, Januari). Ketersediaan dan peresepan obat generik dan obat esensial di fasilitas pelayanan kefarmasian di 10 kabupaten/kota di Indonesia. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan 13 (1), hal. 54-60.
Hogerzeil, H. V., B., et al. (1993, Desember 4) Field Test for Rational Drug Use in Twelve Developing Countries. The Lancet, hal. 1408-1410,
Ihsan, S., Sabarudin, Leorita, M., Syukriadi, A. S. Z. & Ibrahim, M. H. (2017). Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Ditinjau dari Indikator Peresepan Menurut World Health Organization (WHO) di Seluruh Puskesmas Kota Kendari Tahun 2016. Jurnal Medula; 5; 402–409.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat
DOI: https://doi.org/10.30743/best.v8i2.12492
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


1.jpg)














