Peran Nilai-Nilai Islam Dalam Membangun Resiliensi Generasi Z : Studi Kasus Desa Kadungrejo

Slamet Efendi, Maulid Agustin


Abstract


Perkembangan teknologi digital membawa dampak signifikan terhadap kehidupan Generasi Z, terutama dalam aspek identitas, kesehatan mental, dan tekanan sosial akibat penggunaan media sosial yang masif. Kondisi ini menuntut adanya resiliensi agar remaja mampu bertahan dan beradaptasi secara sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran nilai-nilai Islam dalam membangun resiliensi Generasi Z di Desa Kedungrejo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi dipahami remaja sebagai kemampuan bangkit dari tekanan hidup dengan dukungan nilai-nilai Islam seperti sabar, istiqamah, syukur, dan tawakal. Faktor pendukung utama resiliensi meliputi peran keluarga sebagai sistem dukungan primer, hubungan sehat dengan teman sebaya, serta keterlibatan aktif dalam komunitas keagamaan. Sebaliknya, hambatan resiliensi muncul dari distraksi media sosial, beban akademik, ketidakpastian pasca kelulusan, dan rendahnya pemahaman agama. Optimalisasi peran keluarga, komunitas keagamaan, serta literasi digital berbasis nilai Islam dipandang strategis untuk memperkuat ketahanan mental, sosial, dan spiritual Generasi Z. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan, lingkungan sosial, dan praktik digital sebagai fondasi pembentukan resiliensi remaja di era globalisasi

Keywords


Generasi Z, nilai-nilai Islam, resiliensi, media sosial, Desa Kedungrejo

Full Text:

PDF

References


Adzaki, M. F. (2025). Membangun Karakter Bangsa Melalui Penguatan Identitas Nasional: Tantangan di Era Global. Maliki Interdisciplinary Journal, 3(5).

Damanik, Y. R. (2021). Implementasi pendidikan Islam dalam keluarga terhadap remaja di Desa Sumber Sari II, Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhanbatu Selatan. IAIN Padangsidimpuan.

Dwidiyanti, M., Wijayanti, D. Y., Munif, B., & Pamungkas, A. Y. F. (2022). Increasing Adolescents’ Religiosity and Resilience through Islamic Spiritual Mindfulness. Gaceta Medica de Caracas, 130(Supl 1), S206–S215. https://doi.org/10.47307/GMC.2022.130.S1.35

Faridah, F., Sulfikar, K., Mansur, A. Y., & Al Anshori, M. Z. (2025). Resiliensi: Menjaga Ketahanan Mental Dalam Menghadapi Tantangan Hidup. Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim Dan Bimbingan Rohani, 11(01), 13–33.

Hidayat, M. Z. (2025). Penafsiran Al-Qur’an Tentang Resiliensi Spiritual Generasi Z Dalam Krisis Identitas Keagamaan Digital. Jurnal Studi Qur’an Dan Tafsir, 4(1), 1–27.

Hikmah, N. (2023). Analisis Integrasi Nilai-Nilai Karakter Dalam Proses Pembelajaran Tematik Berbasis Lingkungan Pada Peserta Didik Kelas V Di Sdn 02 Perian. Universitas Hamzanwadi.

Hu, S. (2024). The Psychological Impact of Social Media on Gen Z. Interdisciplinary Humanities and Communication Studies, 1(5). https://doi.org/10.61173/4aqek196

Humairo, S., & Widayat, I. W. (2025). Analisis Peran Lingkungan Keluarga dalam Perkembangan Psikologis Anak. Repository Universitas Airlangga.

Lin, S., Yuan, Z., Niu, G., Fan, C., & Hao, X. (2023). Family Matters More Than Friends on Problematic Social Media Use Among Adolescents: Mediating Roles of Resilience and Loneliness. International Journal of Mental Health and Addiction, 0123456789. https://doi.org/10.1007/s11469-023-01026-w

Nasution, K. U. U. (2023). Dakwah Adaptif: Menyiasati Tantangan Komunikasi Islam Di Lingkungan Pendidikan Multikultural. Edu Global: Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 65–85.

Nursiah, N. (2024). Revitaliasi Identitas dan Moralitas Pelajar Era 5.0 Melalui Pendidikan Berbasis Nilai-Nilai Islam. Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 69–90.

Putri, A. H., & Amaliyah, N. (2022). Peran Apresiasi Orang Tua Terhadap Pembentukkan Karakter Siswa Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Basicedu, 6(4), 7368–7376.

Rahman, D. M. (2025). Pendidikan Islam sebagai Modal Resiliensi Mental di Era Digital. AN-NUR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(1), 58–82.

Sari, H. S., Hendrawati, T., & Purnamasari, R. (2021). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Melalui Metode Pembiasaan Siswa Madrasah Ibtidaiyah Di Kabupaten Bandung. Jurnal Khazanah, 1(2).

Shifa, P. (2025). Peran Teman Sebaya Dalam Perkembangan Sosial Emosional Gifted Children Di Pendidikan Anak Usia Dini. UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

Sitanggang, A. S., Azkia, H. F., Sutrisno, E., FH, Z., & Eka, D. (2024). Pengaruh Sosial Media terhadap Mental Health Gen-Z. El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat , 4(5), 3024–3034. https://doi.org/10.47467/elmujtama.v4i5.4213

Suryanto, R. R. H., & Hasibuan, R. R. (2024). Resilience in Families of Children with Physical Disabilities After Accidents Resiliensi Pada Keluarga Anak Penyandang Disabilitas Fisik Pasca Kecelakaan.

Urbania, N., Astriyanti, R., Ariyanto, R., & Hariry, S. (2025). Pengaruh Pendidikan terhadap Pembentukan Jiwa Keagamaan Anak dan Remaja. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(02), 539–547.

Zhu, A. (2023). Shaping the Future: Navigating Youth Ideology and Mental Health in a Digital Age. International Journal of Education and Humanities, 11(3), 24–27. https://doi.org/10.54097/ijeh.v11i3.14445




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v8i2.12883

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.