Analisis Perbandingan Kadar Besi (Fe) Pada Air PAM Dan Air Sumur Galian Di Perumahan Banyumas Deli Tua Menggunakan Metode Spetrofotometri UV-VIS

Bunga Mari Sembiring, Nova Elisa Mayola Tamba, Firdaus Fahdi, Dwike Nirmalasari Theresia Barus, Herviani Sari


Abstract


Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk membedakan kandungan besi dalam air pompa dan air tanah di kompleks perumahan Banyumas Deli Tua menggunakan metode visibilitas ultraviolet. Sampel air dikumpulkan dari kedua sumber, kemudian dilakukan analisis kualitatif dan kuantitatif terhadap sampel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan konsentrasi besi antara air pompa dari sumur dan air gali. Penelitian ini penting karena menjamin keamanan kualitas air minum bagi masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental di Laboratorium Kimia Analisis Kuantitatif, Jurusan Farmasi, Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua. Pengambilan sampel air dilakukan sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan sebelumnya. Kandungan besi dalam sampel dianalisis menggunakan metode spektrofotometri UV-VIS. Informasi yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif untuk menilai kandungan besi air pompa dan air sumur gali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan besi dalam air sumur gali (0,0906 mg/L) dan air PAM (0,03904 mg/L) di perumahan Banyumas Deli Tua Medan masih memenuhi standar kualitas kesehatan (0,3 mg/L). Analisis kualitatif sampel air dengan larutan kalium menunjukkan bahwa besi terdapat di semua sampel air. Metode spektrofotometri ultraviolet-visible berhasil menganalisis kandungan besi dalam air sumur dan air PAM. Studi ini menunjukkan bahwa metode spektrofotometri UV-VIS cocok untuk menganalisis kandungan besi dalam air sumur dari proyek penggalian dan proyek PAM di kompleks Banyumas Deli Tua. Kandungan besi dalam kedua jenis air tersebut masih cukup untuk kesehatan. Saran untuk penelitian tambahan adalah menyelidiki daerah lain di Kota Medan dan meningkatkan jumlah parameter kualitas air yang diuji

Keywords


Besi, air sumur gali, air PAM, spektrofotometri UV-VIS, kualitas air, standar kualitas.

Full Text:

PDF

References


Ayoub, P. and Stoeckl, K. (2024) The global resistance to LGBTIQ rights, Journal of Democracy.

Hanum, N.Z., Rahmaddian, T. and Fitria, F. (2022a) ‘Analisis Sikap masyarakat terhadap lesbian, gay, Biseks, transgender (LGBT) di kota X Sumatera barat’, Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan, 7(2), p. 169.

Kholifah, A. N., . S., & Susanti, E. (2023). Kehidupan Sosial Waria di Tengah Masyarakat Muslim Yogyakarta. Journal of Urban Sociology, 1(1), 21–30.

Lee, E., Karimi, F., Wagner, C., Jo, H. H., Strohmaier, M., & Galesic, M. (2019). Homophily and minority-group size explain perception biases in social networks. Nature Human Behaviour, 3(10), 1078–1087

Liu, B., Xu, Y., Yang, Y., & Lu, S. (2021). How public cognition influences public acceptance of CCUS in China: Based on the ABC (affect, behavior, and cognition) model of attitudes. Energy Policy, 156.

Morris, B.J. (2017) A brief history of lesbian, gay, bisexual, and Transgender Social Movements, American Psychological Association.

Nisya, C., & Sundrijo, D. A. (2022). Indigenisation of Global Norms: Norm Localization Analysis on LGBTQ+ Acceptance in Surabaya, Indonesia. Salasika INDONESIAN JOURNAL OF GENDER, WOMEN,CHILD, AND SOCIAL INCLUSION’S STUDIES, 5(1).

Paisley, V., & Tayar, M. (2016). Lesbian, gay, bisexual and transgender (LGBT) expatriates: an intersectionality perspective. International Journal of Human Resource Management, 27(7), 766–780.

Saleh, G., & Arif, M. (2018). Fenomenologi Sosial LGBT dalam paradigma agama. Jurnal Riset Komunikasi, 1(1), 88–98.

Setyadarma, B., & Poernomo, T. T. (2020). THE ANALYSIS OF ATTITUDE STRUCTURE DIFFERENCES (COGNITIVE, AFECTIVE, CONATIVE) INTAKO’ CONSUMERS, TANGGULANGIN SIDOARJO. Research In Management and Accounting, 3(2)

Setyawan, J., & Muhiddin, S. (2023). Antara Penolakan Dan Penerimaan: Eksplorasi Sikap Dan Persepsi Orang Muda TERHADAP LGBT+ di Indonesia. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 9(1), 123.

Setyawan, J., & Muhiddin, S. (2023). Antara Penolakan dan Penerimaan: Eksplorasi Sikap dan Persepsi Orang Muda terhadap LGBT+ di Indonesia. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 9(1), 123.

Tuhri, M. (2021). Religion, Media, and Moral Panic: Challenging Homonormativity in Minangkabau People 2016-2017. Journal of Social Sciences and Humanities, 11(3).

Van der Toorn, J., Pliskin, R. and Morgenroth, T. (2020) ‘Not quite over the rainbow: The unrelenting and insidious nature of heteronormative ideology’, Current Opinion in Behavioral Sciences, 34, pp. 160–165..

Wijaya, H. Y. (2022). Digital Homophobia. Indonesia and the Malay World, 50(146), 52–72.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v9i1.13012

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.