Perbandingan Kinerja Koagulan Tawas Alumunium (Al) Dan Komersil Terhadap Kualitas Air Sumur : Studi Efek Variasi Konsentrasi Pada Nilai pH, Konduktivitas , TDS dan DO

Debi Anggun Sari, Rara Eka Dyla Putri, Melati Ireng Sari, Erlina Zanita


Abstract


Penelitian ini membandingkan kinerja koagulan tawas laboratorium (AL) dan tawas komersial (TK) terhadap kualitas air sumur (pH awal 6,4; TDS 156,4 ppm). Pengujian dilakukan dengan variasi konsentrasi tinggi (2,5–25 g/l) untuk mengukur parameter pH, konduktivitas, Total Dissolved Solids (TDS), dan Dissolved Oxygen (DO). Hasil menunjukkan kedua koagulan memiliki kinerja serupa dalam penjernihan dengan dosis optimal 10 g/l, namun gagal menghilangkan bau parit. Secara kimiawi, peningkatan konsentrasi tawas menyebabkan penurunan pH drastis hingga 4,0 akibat reaksi hidrolisis, sehingga tidak memenuhi baku mutu sanitasi. Penurunan TDS optimal terjadi pada dosis 5 g/l (mencapai 30 ppm), namun dosis di atas itu justru meningkatkan nilai TDS dan konduktivitas secara linear akibat akumulasi ion sisa elektrolit Al3+ dan SO42-. Secara keseluruhan, rentang dosis yang diuji dikategorikan sebagai overdose (restabilisasi), yang berdampak buruk pada keseimbangan kimia air. Direkomendasikan penggunaan dosis dalam orde mg/l untuk menjaga kualitas air sesuai standar kesehatan

Keywords


Tawas, Koagulasi, pH, TDS, Konduktivitas, Air Sumur.

Full Text:

PDF

References


Fitriyah, F. (2025). Penggunaan PAC, tawas, dan arang aktif sebagai koagulan pada UPAM Ciruas Serang Banten. Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS).

Lestari, S., & Wahyuni, E. (2022). Pengaruh variasi dosis koagulan aluminium terhadap pH dan TDS air tanah. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 18(1), 11–19.

Handayani, D., & Prasetyo, A. (2023). Perbandingan efektivitas koagulan tawas dan Poly Aluminium Chloride (PAC) terhadap kualitas air baku. Jurnal Teknik Lingkungan, 29(2), 85–94.

Heriyadi, dkk. (2025). Optimalisasi Koagulan untuk Air Sumur Bor. Seminar Nasional Rekayasa Tropis, 5(1).

Komala, R., Subroto, & Sisnayati, dkk. (2024). Comparison of Alum and Poly Aluminum Chloride Coagulant Performance on Turbidity and pH of Lematang Enim PDAM Raw Water. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. https://jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/sainmatika/article/view/13749

Kurnia Aprilia, R., & Asyfiradayati, R. (2025). Perbandingan Efektivitas Penggunaan Koagulan Tawas dan PAC pada Limbah Air Laundry. COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 5(2).

Mayasari, R. (2024). Pengaruh Kualitas Air Baku terhadap Jenis dan Dosis Koagulan. Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri.

Putra, R. P., & Yuliana, N. (2023). Pengaruh proses koagulasi terhadap konduktivitas dan dissolved oxygen air. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(2), 97–106.

Rahman, A., Hidayat, R., & Putri, D. A. (2024). Evaluasi kualitas air sumur dan alternatif pengolahan kimia di kawasan permukiman. Jurnal Sumberdaya Air, 20(3), 141–150.

Ridayanti, R. (2023). Perbandingan efektivitas koagulan Poly Aluminium Chloride (PAC) dan aluminium sulfat (tawas) untuk menjernihkan air (Skripsi). Universitas Fajar.

Sari, B. P., Budijono, B., & Prianto, E. (2024). Pengaruh Koagulan Kapur, Tawas, PAC untuk Penjernihan Air Sungai. South East Asian Water Resources Management, 2(1), 22–28.

Sisnayati, Winoto, Eddyanto, & Aprilyanti, S. (2025). Perbandingan penggunaan tawas dan PAC terhadap kekeruhan dan pH air baku PDAM Tirta Musi Palembang. Jurnal Redoks.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v9i1.13020

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.