Hubungan Antara Persepsi Risiko Dengan Kepatuhan Protokol Kesehatan Pada Pengunjung Rawat Inap Di RSU Mitra Sejati Medan Tahun 2025

Rian Fedriko Ginting, Yunita Syahputri Damanik, Aynil Paydah Harahap


Abstract


Rumah sakit merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang memiliki risiko tinggi terjadinya penularan penyakit, terutama pada area rawat inap. Pengunjung yang datang tanpa pemahaman risiko yang cukup dapat menjadi sumber maupun sasaran penularan, terutama jika tidak mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Persepsi risiko berperan penting dalam mendorong perilaku kepatuhan individu terhadap protokol kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi risiko dengan kepatuhan protokol kesehatan pada pengunjung rawat inap di RSU Mitra Sejati Medan tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 76 orang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 5% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki persepsi risiko tinggi (60,5%) dan menunjukkan kepatuhan yang baik terhadap protokol kesehatan (63,2%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi risiko dengan kepatuhan protokol kesehatan (p = 0,001). Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan edukasi dan komunikasi risiko kepada pengunjung rumah sakit sebagai upaya pencegahan penularan infeksi. Strategi komunikasi yang tepat akan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan

Keywords


Persepsi risiko, kepatuhan, protokol kesehatan, pengunjung rumah sakit

Full Text:

PDF

References


Aprianti, D., Syafiq, A., & Rahayu, T. (2021). Hubungan Pengetahuan dan Persepsi Risiko dengan Kepatuhan Protokol Kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 16(3), 115–122.

Fitriyah, N., & Puspitasari, A. S. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Persepsi Risiko dengan Kepatuhan Protokol Kesehatan. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 18(3), 222–229.

Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (Eds.). (2008). Health Behavior and Health Education: Theory, Research, and Practice (4th ed.). San Francisco: Jossey-Bass.

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach (4th ed.). New York: McGraw-Hill.

Handayani, E., Sari, I. P., & Mulyani, N. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Masyarakat terhadap Protokol Kesehatan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 13(1), 23–30.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian COVID-19. Jakarta: Kemenkes RI.

Kusnanto, H., & Widyaningrum, N. (2021). Persepsi Risiko dan Kepatuhan Protokol Kesehatan di Masyarakat Urban. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 13(2), 77–83.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Prasetyo, H., Sari, D. P., & Kartikasari, M. R. (2021). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Protokol Kesehatan pada Pengunjung Rumah Sakit. Jurnal Kesehatan Masyarakat Surabaya, 12(3), 203–210.

Rahmah, R., & Rahmi, F. (2022). Hubungan Pengetahuan, Persepsi Risiko dan Sikap terhadap Kepatuhan Protokol Kesehatan. Jurnal Keperawatan Soedirman, 17(1), 11–18

Rogers, R. W. (1975). A Protection Motivation Theory of Fear Appeals and Attitude Change. The Journal of Psychology, 91(1), 93–114.

Rosenstock, I. M. (1974). Historical Origins of the Health Belief Model. Health Education Monographs, 2(4), 328–335.

Utami, D. S., Yuliana, N., & Rachman, A. (2020). Pengaruh Pengalaman dan Informasi terhadap Perilaku Pencegahan Infeksi. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 19(2), 75–83

van der Weerd, W., Timmermans, D. R., Beaujean, D. J., Oudhoff, J., & van Steenbergen, J. E. (2006). Monitoring the Level of Government Trust, Risk Perception and Preventive Behavior During the Avian Influenza Outbreak. BMC Public Health, 6, 1–7.

WHO. (2020). Infection Prevention and Control During Health Care When COVID-19 is Suspected. World Health Organization.

Wulandari, F., & Hidayat, R. (2021). Pengaruh Media Edukasi Visual terhadap Kepatuhan Protokol Kesehatan. Jurnal Promkes, 9(1), 45–52.

Yanti, B., et al. (2020). Community Knowledge, Attitudes, and Behavior Towards Social Distancing Policy as Prevention Transmission of COVID-19 in Indonesia. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 8(2), 4–14.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v8i2.13050

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.