Perbandingan Kontrak Relax Exercise Dan Open Kinetic Chain Exercise Terhadap Aktivitas Fungsional Pada Pasien Frozen Shoulder Di Klinik Iract Physio Tahun 2024

Ira Manda Sari Berampu, Santo Damerius Silitonga, Surya Syahputra Berampu


Abstract


Latar Belakang: Frozen shoulder adalah gangguan yang terjadi di area bahu berupa kekakuan dan nyeri. Kondisi ini menyebabkan keterbatasan gerakan bahu sehingga terkadang tidak dapat digerakkan sama sekali, nyeri pada bahu yang muncul perlahan dan terasa pada otot deltoid, serta ketidakmampuan untuk tidur miring ke sisi lain sehingga terjadi pembatasan gerakan aktif dan pasif. Nyeri yang akan mengganggu tubuh pasien yang menderitanya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara latihan kontraksi relaksasi dan latihan rantai kinetik terbuka untuk meningkatkan aktivitas fungsional pada penderita Frozen Shoulder. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Dengan desain penelitian pre-test post-test dua kelompok digunakan untuk membandingkan dua kelompok intervensi. Dan menggunakan SPADI sebagai alat untuk mengukur tingkat kemampuan fungsional. Frekuensi latihan 2 kali seminggu selama 4 minggu. Hasil: Analisis pengaruh menggunakan uji t sampel berpasangan pada kelompok perlakuan 1 dan 2. Uji t berpasangan pada latihan kontraksi relaksasi dan latihan rantai kinetik terbuka memperoleh nilai yang sama, yaitu P=0,000 (P<0,05) yang berarti terdapat pengaruh kemampuan fungsional sebelum dan sesudah perlakuan. Sementara itu, dari hasil uji menggunakan uji t independen, diperoleh nilai p=0,609 (P>0,05), yang berarti tidak ada perbedaan pengaruh latihan kontraksi relaksasi dan latihan rantai kinetik terbuka terhadap peningkatan kemampuan fungsional pada penderita frozen shoulder. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan pengaruh latihan kontraksi relaksasi dan latihan rantai kinetik terbuka terhadap peningkatan aktivitas fungsional pada penderita frozen shoulder. Saran: Tingkatkan jumlah sampel dan waktu penelitian


Keywords


latihan kontraksi relaksasi, latihan rantai kinetik terbuka, frozen shoulder, SPADI, aktivitas fungsional

Full Text:

PDF

References


Agarwal, S., Raza, S., Moiz, J., Anwer, S., & Alghadir, A. H. (2017). Effects of Two Different Mobilization Techniques on Pain, Range of Motion and Functional Disability in Patients with Adhesive Capsulitis: A Comparative Study. Journal of Physical Therapy Science, 28(12), 3342–3349.

Almureef, S., Ali, W. M., Shamsi, S., & Al Zahrani, M. B. (2020). Effectiveness of Mobilization with Conventional Physiotherapy in Frozen Shoulder. International Journal of Recent Innovation in Medicine and Clinical Research, 22-29. Blow, D. (2012). Neuromuscular Taping. Milan, Italy: edi.

Ermes medical publisher..

Fitriyana, I.,Ismunandar, H., Wintoko, R., Hadibrata, E., Djausal, N,A. (2022). Tatalaksana Frozen Shoulder

Habermeyer, Peter. 2019. Classification And Scores Of The Shoulder. Germany: Spronger Berlin

Jussi et al(2017).Reliability and Validity of the Finnish Version of the Lower Extremity Functional Scale (LEFS).England, 39(12), 1228–1234.

Khairurizal, (2019). Perbandingan Pengaruh Kombinasi Latihan Hold Relax Dan Open Kinetic Chain Dengan Latihan Hold Relax Dan Close Kinetic Chain Terhadap Peningkatan Kemampuan Fungsional Pasien Osteoartritis Knee. Nusantara Medical Science Journal, 55-63.

Kingston, K. dkk.. 2018. “Shoulder adhesive capsulitis: epidemiology and predictors of surgery,” Journal of Shoulder and Elbow Surgery. Elsevier Inc

Kuntono, H.P. 2004. Aspek Fisioterapi Syndrome Nyeri Bahu. Surakarta

Miharjanto 2018. Perbedaan PengaruhAntara Latihan Konvensional Ditambah Latihan Plyometrics dan Latihan Konvensional Terhadap Pengaruh Nyeri, dan Disabilitas Penderita Frozen Shoulder. 3. 2 : November 2010: 2

Morgan, W. d. (2019). Managing the Frozen Shoulder: Self-Care Manual for Those Suffering From Frozen Shoulder, e-book

Purnomo didik, Abidin Zainal, P. N. (2019) ‘pengaruh SWD dan terapi latihan terhadap frozen Shoulder dextra’, 1(1), pp. 65–71

Pothof, M. d.(2019). Tentang Shoulder.

Sajoto. 2019. Pembinaan Kondisi Fisik Dalam Olahraga. Jakarta : Dirjen Dikti Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Suprawesta, L. Alex, Pangkahila dan muh, Irfan. (2017). Pelatihan hold relax dan terapi manipulasi lebih meningkatkan aktivitas fungsional dari pada pelatihan contract relax dan terapi manipulasi pada penderita frozen shoulde.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v8i2.13069

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.