Analisa Kualitas Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS) Dengan Perlakuan Bioadsorben Pelepah Kelapa Sawit Teraktivasi Asam Sulfat (H2SO4)

Rafael Remit Winardi, Healthy Aldriany Prasetyo


Abstract


Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui variasi konsentrasi aktivator H2SO4 terbaik untuk mengaktivasi bioadsorben pelepah kelapa sawit dengan konsentrasi aktivator 20%, 25% dan 30%. Bioadsorben diaplikasikan terhadap limbah cair pabrik kelapa sawit di draft akhir kolam limbah. Metode penelitian yang digunakan adalah RAL (rancangan acak lengkap) non faktorial dengan 4 taraf perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk dan morfologi yang diuji dengan SEM untuk aktivator H2SO4 30% terbentuk pori-pori lebih banyak dan lebih besar serta merata dibandingkan dengan bioadsorben yang tidak diaktivasi. Variasi kosentrasi terbaik untuk aktivasi bioadsorben adalah konsentrasi 30% dengan rata-rata nilai COD limbah 11.735 mg/L dan pH rata-rata 5,9.

Keywords


bioadsorben, Pelepah Kelapa Sawit, COD, pH, SEM

Full Text:

PDF

References


Achmad, R., Fauziah, S., & Zakir, M. (2021). Pembuatan Dan Modifikasi Karbon Aktif Pelepah Kelapa Sawit (cocus nucifera l.) Sebagai Adsorben Metilen Biru Indonesian journal of pure and applied chemistry, 3(2), 1.

Astuti, A., & Maiza, R. K. (2019). Pengaruh Aktivator H2SO4 Terhadap Pori Karbon Aktif Dan Aplikasinya Sebagai Absorber Logam Berat. Jurnal Ilmu Fisika Universitas Andalas, 11(1), 25–30. https://doi.org/10.25077/jif.11.1.30- 36.2019.

Daryati, S. E., Wibowo, M. A., & Sitorus, B. (2016). Karakterisasi Arang Aktif Kulit Biji Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg) Sebagai Bioadsorben Gas H2S. Orbital, 1(1), 10–17.

Khairuddin, Ruslan, R., Tahili, M. R. A. M., Puspitasari, D. J., Indriani, Sosidi, H., Prismawiryanti, & Mirzan, M. (2022). Penurunan Kadar Chemical Oxygen Demand (COD) pada Limbah Cair Industri Tahu Menggunakan Arang Aktif dari Pelepah Kelapa Sawit (Elaeis guenensis Jacq.). KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 8(2), 171–177.

Pandia, S., Siahaan, A.D.Y, & Hutagalung, A.T. (2017). Pemanfaatan Adsorben Dari Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao l.) Untuk Menurunkan Chemical Oxygen Demand Pada Palm Oil Mill Effluent. Jurnal Teknik Kimia USU, 6(3), 34–40.

Paryanto, P., Arsyad, M. F., & Aji, M. F. I. (2018). Penentuan Nilai Kesetimbangan Adsorbsi Zat Warna Alami Kulit Mahoni Ke Dalam Kain Dengan Proses Batch. Jurnal Inovasi Teknik Kimia, 3(2), 1–7. https://doi.org/10.31942/inteka.v3i2.2 482

Rahayu, D., Ermawati, H., & Wahyono. (2017). Karakteristik Adsorben Karbon Aktif Dari Limbah Padat Kelapa Sawit (Review) Characteristics of Activated Carbon Adsorbent From Oil Palm Solid Waste (Review). Purifikasi, 17, 1.

Roni, K. A., Kurniati, E., Legiso, & Susanto, T. (2020). Pemanfaatan Karbon Aktif Dari Limbah Sekam Padi Dan Bonggol Jagung Untuk Mengurangi Kadar Pencemar Pada Sungai Sekana. Jurnal Riset Teknologi Industri, 14(2), 200–208.

Rustiah, W. O. (2016). Variasi Konsentrasi Aktivator Asam Sulfat (H2SO4) Pada Karbon Aktif Ampas Teh Terhadap Kapasitas Adsorpsi Logam Timbal (Pb). Jurnal Medika, 1(2), 45–51.

Siregar, R. D., Zaharah, T. A., & Wahyuni, N. (2015). Penurunan Kadar COD (Chemical Oxygen Demand) Limbah Cair Industri Kelapa Sawit Menggunakan Arang Aktif Biji Kapuk (Ceiba Petandra). Jurnal Kimia Khatulistiwa, 4(2), 62–66.

Yuna, R., & Mardina, V. (2019). Pengujian Karakteristik Kimia pada Limbah Cair Kelapa Sawit di Pabrik X. Jurnal Biologica Samudra, 1(1), 1–8.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v9i1.13094

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.