Kajian Literatur: Hubungan antara Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Swamedikasi dengan Dampak Negatif pada Masyarakat Pedesaan

Chantiara FM Muini, Shofiatulfuadah Retnaningrum Herlaesa, Maulia Izzati, Indah Laily Hilmi, Hadi Sudarjat


Abstract


Swamedikasi atau pengobatan mandiri menjadi praktik umum di masyarakat pedesaan sebagai solusi cepat dan murah untuk mengatasi keluhan ringan. Namun, keputusan ini sering dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti rendahnya tingkat pengetahuan, keterbatasan ekonomi, jarak ke fasilitas kesehatan, budaya turun-temurun, serta pengaruh keluarga dan iklan obat. Faktor-faktor tersebut mendorong masyarakat melakukan penggunaan obat tanpa bimbingan tenaga medis, baik pada obat modern maupun tradisional. Akibatnya, muncul berbagai dampak negatif seperti resistensi antibiotik, overdosis, interaksi obat, gangguan organ, hingga risiko keguguran pada ibu hamil. Hasil kajian menunjukkan bahwa semakin rendah literasi obat dan akses kesehatan, semakin besar kemungkinan terjadinya penggunaan obat yang tidak rasional. Karena itu, diperlukan edukasi kesehatan berkelanjutan dan pengawasan obat yang lebih ketat agar praktik swamedikasi di masyarakat pedesaan menjadi lebih aman dan rasional

Keywords


Swamedikasi, Masyarakat pedesaan, Pengetahuan, Akses kesehatan, Faktor, Dampak negatif

Full Text:

PDF

References


Angraini, V., Etikasari R., Khudzaifi, M. (2025). HUBUNGAN PEMBERIAN EDUKASI SWAMEDIKASI OBAT ANTINYERI DENGAN KEPUASAN PASIEN DI APOTEK BLUNYAH FARMA. NUSANTARA HASANA JOURNAL. 5(3), 10-19. https://doi.org/10.59003/nhj.v5i3.1617.

Andani, D. F., Annisa, E., Hardian. (2024). HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN RASIONALITAS SWAMEDIKASI BATUK DI KECAMATAN TIRTO KABUPATEN PEKALONGAN. Generics : Journal of Research in Pharmacy. 4(2). https://doi.org/10.14710/genres.v4i2.22428

Cahyanta, A. N., Rahmat, R. A. (2025). Dampak Negatif Mengkonsumsi Obat Tradisional Berbahan Alami Ramuan Dari Rempah-Rempah Yang Dihaluskan (Jamu) Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan. 3(3). https://doi.org/10.23917/pharmacon.v20i1.20110

Dewi, A. S., Suyanto., Sari, D. K (2024). PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP AKSESABILITAS PELAYANAN KESEHATAN. (J-KESMAS) Jurnal Kesehatan Masyarakat 10(1). 93-105. http://dx.doi.org/10.35329/jkesmas.v10i1

Ekasari, M. P., Kristina, S. A., Yuliani, R, P. (2024). Current Self-Medication Practices and Literacy among People in Yogyakarta Province, Indonesia: A Cross-Sectional Study. Majalah Farmaseutik, 20(3). 358-364. https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v20i3.98598

Fathnin, F. H., Santoso, A., Sulistyaningrum, I. H., Lestari, R. D (2023). Analisis Faktor yang mempengaruhi Prevalensi Swamedikasi Sebelum dan Selama Wabah Covid 19 Studi pada Tenaga Kefarmasian Di Provinsi Jawa Tengah. Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia. 20(1). https://doi.org/10.23917/pharmacon.v20i1.20110

Kristiyanti, A. A. & Widayati, A (2022). Persepsi Masyarakat Tentang Swamedikasi: Studi Kualitatif Dengan Theory of Planned Behavior. Jurnal Farmasi Indonesia. 19(1). 181-192. http://repository.usd.ac.id/id/eprint/42714

Karuniawati, H., Suryawati, S., Sulaiman, S. A. S., Taufik, T., Ismail, W. I., Hossain, M. S (2023). Practice and associated factors determination of self-medication with antibiotics among community residents in Boyolali, Indonesia: A cross-sectional study. Journal of Applied Pharmaceutical Science. 13(08). 227-235. http://www.japsonline.com/

Kuswinarti, K., Utami, N. V., Naufal, F. S. Tingkat Pengetahuan dan Rasionalitias Penggunaan Obat Secara Swamedikasi Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran. Ejournal Kedokeran Indoensia.10(2). https://doi.org/10.23886/ejki.10.147.138-43

Mujiati S., Hidayati., Atmadani, R. N (2022). Pengaruh Iklan Obat Batuk pada Media Elektronik Terhadap Pemilihan Obat Swamedikasi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada. 11(1). https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.695

Manihuruk, A. C., Handini,M. C., Sinaga,T. R., Wandra, T., Sinaga, L. R. V. (2024). SWAMEDIKASI OBAT: STUDI KUALITATIF PELAKSANAAN PELAYANAN SWAMEDIKASI DI APOTEK KECAMATAN DOLOKSANGGUL, KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN TAHUN 2023. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat. 8(1).301-329. https://doi.org/10.31004/prepotif.v8i1.25836

Maharianingsih, N. M. (2023). Hubungan Pengetahuan dan Sikap terhadap Pola Penggunaan Obat Tradisional untuk Swamedikasi di Masyarakat Kota Denpasar. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education (e-Journal). 5(1), 51-62. https://doi.org/10.37311/ijpe.v3i1.18886

Nuraini, A., Rokhani, R., Isnawati, N. (2024). PENGARUH PENGETAHUAN DAN STATUS SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT BANGKALAN TERHADAP PERILAKU SWAMEDIKASI ANTIBIOTIK. (JPP) Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang. 19 (1). 17-27. https://doi.org/10.36086/jpp.v19i1.2142

Pakpahan, H. N. B & Indradi, R. B (2024). Review Article: Factors of Substandard Traditional Medicine Products and Recommendations for Handling Them Based on the 2022 BBPOM Bandung Annual Report. IJBP: Indonesian Journal of Biological Pharmacy. 4(1), 45-52. https://doi.org/10.24198/ijbp.v4i1.54779.g23539

Purwati, Y (2025). Pengaruh Tingkat Pengetahuan Terhadap Tindakan Swamedikasi Batuk Di Dusun Sidamukti, Kecamatan Langkaplancar. PHARMACY GENIUS. 04(02). 67-71. https://doi.org/10.56359/pharmgen.v4i2.683.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v8i2.13164

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.