Uji Efektivitas Antibakteri Sediaan Face Mist Ekstrak Biji Pepaya California (Carica papaya L.) Terhadap Bakteri Gram Positif

Puji Lestari, Loisa Kristina Saragih, Firdaus Fahdi, Faisal Yusuf, Herviani Sari

Abstract


Latar Belakang : Biji papaya (carica papaya L.) memiliki senyawa metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, triterpenoid, berpotensi sebagai antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes, Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri sediaan Face mist spray Ekstrak etanol Biji papaya (carica papaya L.) Pada konsentrasi 15%,18%dan 20%. Metode yang di gunakan pada penelitian ini adalah eksperimental dengan melakukan pengujian parameter parameter uji evaluasi fisik sediaan face mist spray yang meli puti uji organoleptic, uji homogenitas, uji ph, uji viskositas, uji waktu kering. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode difusi cakram dengan 3 kali pengulangan. Hasil aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode one-way ANOVA di lanjut dengan uji Post hoc Tukey HSD Hasil penelitian yang di dapatkan pada bakteri Propionibacterium acnes, Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidi.dengan metode difusi cakram. Hasil uji ekstrak etanol biji pepaya dengan zona hambat tertinggi terhadap bakteri Propionibacterium acnes pada konsentrasi 20% dengan zona hambat 21,79 mm sangat kuat. ekstrak etanol biji pepaya dengan zona hambat tertinggi terhadap bakteri Staphylococcus epidermidi pada konsentrasi 20% dengan zona hambat 20,81 mm yaitu saangat kuat, sedangakan pada bakteri Staphylococcus aureus ekstrak etanol biji pepaya dengan zona hambat tertinggi dengan diameter zona hambat yaitu 17,40 mm dengan kategori kuat.Verietas yang memberikan zona hambat tertinggi adalah ekstrak etanol biji pepaya (carica papaya L). Terhadap bakteri Propionibacterium acnes

Keywords


carica papaya L, Uji aktivitas antibakteri, S.epidermidis, P. Acnes,S aureus.

Full Text:

PDF

References


Ahmad, F. F., Jangga, & Hasnaeni. (2023). PEMANFAATAN EKSTRAK BIJI PEPAYA ( Carica papaya L ) SEBAGAI ANTIACNE DALAM BENTUK SEDIAAN MASKER PEEL-OFF. Journal of Pharmaceutical Science and HerbalTechnology, 1(1), 40–48.

Alydrus, L. N., Gama, S. I., & Rijai, L. (2023). Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Bidara (Ziziphus mauritiana) terhadap Bakteri Propionibacterium acnes. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 17, 38–43. https://doi.org/10.25026/mpc.v17i1.688

Anrina, K., Sari, Kenanga, G., & Saraswati, M. (2023). Uji Antioksidan Dari Formulasi Sediaan Face Mist Ekstrak Daun Jambu Air (Syzygium samarangense) Katharina Anrina 1) ; Gigih Kenanga Sari 2) ; Maulita Saraswati 3). Joseph (Journal of Pharmachy), 1–11.

Ariani, N., Monalisa, & Febrianti, D. R. (2019). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Biji Pepaya (Carica papaya L.) Terhadap Pertumbuhan Escherichia coli (Test Activity of Antibacterial Pepaya Seeds (Carica papaya L.) on Growth of Escherichia coli). Journal of Current Pharmaceutical Sciences, 2(2), 2598–2095. journal.umbjm.ac.id/index.php/jcps

Aviany, H. B., & Pujiyanto, S. (2020). Analisis Efektivitas Probiotik di dalam Produk Kecantikan sebagai Antibakteri terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis. Jurnal Berkala Bioteknologi, 3(2), 24–31.

Ayuni, I. T. (2023). PENGGUNAAN ACNE PATCH BERBAHAN DASAR EKSTRAK TUMBUHAN UNTUK MENGATASI INFLAMASI JERAWAT AKIBAT BAKTERI Propionibacterium acnes.

Azizah, D. N., K. W., D., Emelda, E., R., F., N., J., & N., S. (2024). Perbandingan Aktivitas Antibakteri Sediaan Gel dan Spray Ekstrak Etanol Biji Pepaya (Carica papaya L.). Pharmaceutical Journal of Indonesia, 9(2), 113–124. https://doi.org/10.21776/ub.pji.2024.009.02.6

Azzami, F. M., Trianto, A., & Sabdono, A. (2022). Penapisan Aktivitas Antibakteri Dari Bakteri Asosiasi Spons Terhadap MRSA (Methicilin-resistant Staphylococcus aureus). Journal of Marine Research, 11(2), 208–216. https://doi.org/10.14710/jmr.v11i2.31813

Baki, & A. (2022). Formulasi & Teknologi Kosmetik (Introduction to Cosmetic Formulation and Technology).

Butarbutar, M. E. T., & Chaerunisaa, A. Y. (2020). Peran Pelembab dalam Mengatasi Kondisi Kulit Kering. Majalah Farmasetika, 6(1), 56–69. https://doi.org/10.24198/mfarmasetika.v6i1.28740

Depkes, R. (2000). Departemen kesehatan republik indonesia parameter standar umum ekstrak tumbuhan obat.

Fardani, R., & Apriliani, R. (2023). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Suruhan (Peperomia Pellucida (L.) Kunth) Terhadap Bakteri Staphyloccocus Epidermidis. JSN : Jurnal Sains Natural, 1(2), 41–45. https://doi.org/10.35746/jsn.v1i2.339

Febjislami, S., Suketi, K., & Rahmi Yunianti, dan. (2018). Morphological Characterization of flowers, fruit and fruit quality three genotypes of hybrid papaya. Bul. Agrohorti, 6(1), 112–119.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v9i1.13373

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.