Kajian Etnobotani Tumbuhan Obat oleh Masyarakat di Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan

Muhamad Syahrur Ramadhan, Rofiatun Solekha, Muhammad Badrut Tamam


Abstract


Indonesia merupakan negara megabiodiversitas dengan kekayaan hayati dan budaya yang luar biasa, terdiri dari sekitar 300 etnis yang masing-masing memiliki warisan budaya, termasuk pengetahuan tradisional tentang tumbuhan obat etnobotani mempelajari hubungan manusia dan tumbuhan, menjadi solusi pelestarian pengetahuan tradisional dengan mendokumentasikan pemanfaatan tumbuhan obat dengan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan jenis tumbuhan obat yang digunakan adalah asam jawa, beluntas, jahe jambu biji, kencur, kunyit, lengkuas, mengkudu, salam, sambiroto, sirih, tapak liman, yodium. Pemanfaatkan sebagai pelangsing, pegal linu, menghangatkan badan, nafsu makan, meredakan batuk, mual, diare, sembelit, meredakan asam lambung, menurunkan tekanan darah, kolesterol, darah tinggi, pegal pegal, membersihkan keputihan, meningkatkan kekebalan tubuh, menyembuhkan luka. Cara pengolahan tumbuhan obat adalah dengan cara rebus, dioles dan dikeringkan penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Kecamatan Modo memiliki pengetahuan tradisional yang cukup kaya mengenai tumbuhan obat dan cara pemanfaatannya, yang berpotensi untuk dikembangkan dalam pelestarian kearifan lokal dan pengobatan alternatif. Berdasarkan hasil analisis Presentase Nilai Penggunaan PPV bagian tumbuhan yang paling banyak dimanfaatkan adalah batang (rimpang) kunyit (Curcuma longa L.) dengan nilai 46,30%. Dari data yang dihasilkan Tingkat Kepercayaan (Fidelity Level) masyarakat Kecamatan Modo adalah 31,6%.

Keywords


Etnobotani, Fidelity Level., Modo, Tumbuhan Obat

Full Text:

PDF

References


Abnaz, Z. D., & Levita, J. 2018. Review : Buah Mengkudu (Morinda Citrifolia L.), Dan Biji Jinten Hitam (Nigella Sativa L.) Dan Teori Uji Toksisitas. Farmaka Suplemen Volume 16 Nomor 1, 295-303.

Anggraini, L., Mustika, A. A., Priosoeryanto, B. P., Sutardi, L. N., & Safitri, N. (2025). [Efektivitas Infusa Daun Sambiloto (Andrographis paniculata Nees.) sebagai Antidiare pada Mencit (Mus musculus)]. Jurnal Jamu Indonesia 10(2), 62–67.

Alamsyah, Y., Arma, U., & Hidayati, R. 2021. Obat Herbal Rebusan Daun Sirih (Piper Betle Linn) Sebagai Obat Kumur Terhadap Kesehatan Rongga Mulut Di Masa Pandemi Covid-19 (Scoping Review). Menara Ilmu Vol. Xv No.02, 109-116.

Andriani, M., Putri, E. R., Fatta, A. K., Meriza, A. S., Sari, D. P., Anandita, N., . . . Astari, W. 2021. Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga Jahe (Zingiber Officinale)Sebagai Pengganti Obat Kimia Di Dusun Tanjung Ale Desa Kemengking Dalam Kecamatan Taman Rajo Provinsi Jambi. Martabe : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4 Nomor 1, 14-19.

Angela, D., Wardenaar, E., & Yusro, F. 2022. Kajian Pemanfaatan Tumbuhan Obat Oleh Pengobattradisional (Battra) Untuk Mengatasi Trauma Fisik Di Desapak Laheng Kecamatan Toho Kabupaten Mempawah. Jurnal Hutan Lestari Vol. 10 (3), 616 – 627.

Antara, M., & Yogantari, M. V. 2018. Keragaman Budaya Indonesia Sumber Inspirasi Inovasi Industri Kreatif. Senada 2018 Std Bali, 1(1), 292-301.

Argus, Zahiroh, S., & Ali, M. 2024. Eksplorasi Etnobotani Sebagai Obat Tradisional Masyarakat Desa Duko Kecamatan Rubaru - Sumenep. E-Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience-Tropic) 9(2), 136 - 14.

Arsyad, M. 2015. Etnobotani Tumbuhan Lontar (Borassus Flabellifer) Di Desa Bonto Kassi Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar. Fakultas Sains Dan Teknologi Uin Alauddin Makassar 1(1), 1-80.

Azis, A. 2019. Kunyit (Curcuma Domestica Val) Sebagai Obat Antipiretik. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, Volume 6, Nomor 2, 116-120.

Azmin, N., Rahmawati, A., & Hidayatullah, M. E. 2019. Uji Kandungan Fitokimia Dan Etnobotani Tumbuhan Obat Tradisional Berbasis Pengetahuanlokal Di Kecematan Lambitu Kabupaten Bima. Florea : Jurnal Biologi Dan Pembelajarannya, 6(2), 101-113.

Babakan Tangerang. 2025, Juli 22. Tapak Liman (Elephantopus Scaber). Diambil Kembali Dari Babakan.Tangerangkab.Go.Id: Https://Babakan.Tangerangkab.Go.Id/Detail-Berita/Tapak-Liman- Elephantopus-Scaber

Darlian, L., Damhuri, Munir, A., & Dewi, D. C. 2023. Etnobotanidankarakteristikmorfologitumbuhan Obat Tradisional Di Kecamatan Napabalano Kabupaten Muna. Ampibi: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi, 8(1), Edisi Mei, 8-19.

Deka, D. R., Das, P., Phanjom, P., & Sarma, M. P. 2022. Evaluation Of Antimicrobial Efficacy Of Piper Betle Linn Leaf Extract Against Growth Of Microorganisms. Research Journal Of Agricultural Sciences An International Journal 13(2), 354–359.

Fadhilah, A., Susanti, S., & Gultom, T. 2018. Karakterisasi Tanaman Jambu Biji (Psidium Guajava L) Di Desa Namoriam Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Prosiding Seminar Nasional Biologi Dan Pembelajarannya Universitas Negeri Medan, 1-11.

Fadilah, A. F., & Khotimah, K. 2024. Karakteristik Sensoris Dan Kimia Hard Candy Dengan Substitusi Daun Sirih (Piper Betle L) Dan Daun Suji (Dracaena Angustifolia) Tinggi Antioksidan. Jaht: Journal Of Applied Agriculture, Health, And Technology 3(1), 31–38.

Fah, L., Klotoé, J. R., Agbodjento, E., Dougnon, V. T., Kitchey, A., Sintondji, K., . . . Atègbo, J. M. 2024. Evaluation of the Anti-inflammatory and ImmunomodulatoryProperties of Jatropha multifida Stem Sap. Journal of Medicinal Plants and By-Products (2024) 3, 680 – 690.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v8i2.13389

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.