Mental Health Awareness Through English Language Learning Activities

Maulidina Mutia, Herawati Br Bukit


Abstract


Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kesejahteraan individu yang perlu diperkenalkan sejak dini melalui berbagai pendekatan pendidikan. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah integrasi isu kesehatan mental dalam pembelajaran bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana aktivitas pembelajaran bahasa Inggris dapat meningkatkan kesadaran kesehatan mental pada peserta didik. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai literatur, artikel ilmiah, dan sumber relevan terkait pembelajaran bahasa Inggris dan kesehatan mental. Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai aktivitas pembelajaran, seperti diskusi kelompok, role play, membaca teks bertema kesehatan mental, menulis jurnal reflektif, dan presentasi, mampu meningkatkan kosakata, keterampilan komunikasi, serta pemahaman peserta didik mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental. Integrasi topik kesehatan mental dalam pembelajaran bahasa Inggris juga mendorong peserta didik untuk mengekspresikan emosi secara sehat, meningkatkan empati, dan mengurangi stigma terhadap masalah kesehatan mental. Dengan demikian, pembelajaran bahasa Inggris dapat berfungsi tidak hanya sebagai sarana pengembangan kompetensi bahasa, tetapi juga sebagai media untuk meningkatkan kesadaran kesehatan mental dan mendukung kesejahteraan psikologis peserta didi

Keywords


kesehatan mental, kesadaran kesehatan mental, pembelajaran bahasa Inggris, aktivitas pembelajaran, kesejahteraan psikologis.

Full Text:

PDF

References


Al-Qahtani, A. A. (2019). The use of technology in English language teaching and learning. Journal of Educational and Psychological Studies, 13(1), 168–180.

Braun and Clarke. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.

Creswell. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Daniel Goleman. (1995). Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ. New York: Bantam Books.

Dewaele, J. M., & MacIntyre, P. D. (2014). The two faces of Janus? Anxiety and enjoyment in the foreign language classroom. Studies in Second Language Learning and Teaching, 4(2), 237–274.

Hashemi, M. (2011). Language stress and anxiety among English language learners. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 30, 1811–1816.

Horwitz, E. K., Horwitz, M. B., & Cope, J. (1986). Foreign language classroom anxiety. The Modern Language Journal, 70(2), 125–132.

Krashen. (1982). Principles and Practice in Second Language Acquisition. Oxford: Pergamon Press.

Kvale. (1996). InterViews: An Introduction to Qualitative Research Interviewing. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Lev Vygotsky. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Lincoln and Guba. (1985). Naturalistic Inquiry. Beverly Hills, CA: Sage Publications.

Mutia, M. (2022). System and Structure of English Classroom Discourse at Junior High School in Medan. Indonesian Journal of EFL and Linguistics, 299-313.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v9i1.13930

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.