Hubungan Riwayat Penyakit Tropis dengan Status Kesehatan Reproduksi Perempuan Usia Reproduksi di Puskesmas Amplas Kota Medan Tahun 2026

Syahlis Irwandi, Abdul Harris Pane, Mayang Sari Ayu, Siti Kemala Sari


Abstract


Penelitian ini memiliki tujuan yaitu : Menganalisis hubungan antara riwayat penyakit tropis dengan status kesehatan reproduksi perempuan usia reproduksi di wilayah kerja Puskesmas Amplas Kota Medan Tahun 2026.Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional dilakukan pada 422 perempuan usia reproduksi yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur dan verifikasi riwayat penyakit melalui rekam medis apabila tersedia. Analisis dilakukan menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik berganda untuk memperoleh Adjusted Odds Ratio (AOR) beserta 95% Confidence Interval (95% CI).Hasil: Sebanyak 55,9% responden memiliki riwayat sedikitnya satu penyakit tropis dan 35,8% memiliki status kesehatan reproduksi kurang baik. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan bermakna antara riwayat penyakit tropis dan status kesehatan reproduksi (p<0,001). Setelah dikontrol terhadap faktor perancu, perempuan dengan riwayat penyakit tropis mempunyai kemungkinan 3,12 kali lebih besar mengalami status kesehatan reproduksi kurang baik dibandingkan perempuan tanpa riwayat penyakit tropis (AOR=3,12; IK95%=1,98–4,91; p<0,001). Sanitasi lingkungan yang kurang baik, pendapatan rendah, dan indeks massa tubuh yang tidak normal juga berhubungan secara signifikan dengan status kesehatan reproduksi.Kesimpulan: Riwayat penyakit tropis merupakan faktor yang berhubungan secara independen dengan status kesehatan reproduksi perempuan usia reproduksi. Integrasi asesmen riwayat penyakit tropis ke dalam pelayanan kesehatan reproduksi di fasilitas pelayanan kesehatan primer berpotensi meningkatkan deteksi dini serta mendukung penguatan pelayanan promotif dan preventif.

Keywords


penyakit tropis; kesehatan reproduksi; perempuan usia reproduksi; pelayanan kesehatan primer; regresi logistik.

Full Text:

PDF

References


Dinas Kesehatan Kota Medan. (2024). Profil Kesehatan Kota Medan Tahun 2024. Medan.

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. (2024). Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2023. Medan.

H. N. Jabbour, Sales, K. J., Catalano, R. D., & Norman, J. E. (2009). Inflammatory pathways in female reproductive health and disease. Reproduction, 138(6), 903–919.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Transformasi kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Mwelecele N. Malecela>, & C. Ducker. (2021). A road map for neglected tropical diseases 2021–2030. Transactions of the Royal Society of Tropical Medicine and Hygiene, 115(2), 121–123.

R. Korri>, et al. (2022). Tuberculosis and sexual and reproductive health of women. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(22), 15103.

S. Fauziyah>, Putri, S. M. D., Salma, Z., et al. (2021). How should Indonesia consider its neglected tropical diseases in the COVID-19 era? Hopes and challenges. Biomedical Reports, 15(4), 1–8.

Teguh Wibawa. (2016). Magnitude of neglected tropical diseases in Indonesia at postmillennium development goals era. Journal of Tropical Medicine, 2016, 1–9.

United Nations Population Fund. (2022). Tracking women's decision-making for sexual and reproductive health and reproductive rights. New York: UNFPA.

World Health Organization. (2021). Ending the neglect to attain the Sustainable Development Goals: A road map for neglected tropical diseases 2021–2030. Geneva: World Health Organization.

World Health Organization. (2022). Operational framework for primary health care: Transforming vision into action. Geneva: World Health Organization.

World Health Organization. (2023). Primary health care. Geneva: World Health Organization.

World Health Organization. (2023). Soil-transmitted helminth infections. Geneva: World Health Organization.

World Health Organization. (2024). Global malaria programme. Geneva: World Health Organization.

World Health Organization. (2024). Sexual and reproductive health and rights. Geneva: World Health Organization




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v9i2.14006

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.