Pengaruh Aromaterapi Kulit Jeruk Terhadap Intensitas Mual Muntah Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Sei Semayang

Adelina Fitri Tanjung, Martaulina Sinaga, Eka Ristin Tarigan, Rahmi Wahida Siregar, Nadiyah Salsabila, Lissa Sofia


Abstract


Kehamilan merupakan proses fisiologis yang disertai berbagai perubahan fisik, fisiologis, dan psikologis. Salah satu perubahan fisiologis pada trimester pertama adalah peningkatan hormon Human Chorionic Gonadotropin (hCG) yang dapat menyebabkan mual dan muntah. Penelitian inibertujuan untuk melihat Pengaruh Aromaterapi Kulit Jeruk Terhadap Intensitas Mual Muntah Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Sei Semayang. Aromaterapi bekerja melalui stimulasi sistem penciuman yang memengaruhi sistem limbik di otak sehingga dapat memberikan efek relaksasi, menurunkan kecemasan, dan membantu mengurangi sensasi mual. Berbagai jenis minyak atsiri, seperti jahe, lemon, dan jeruk, telah digunakan sebagai terapi komplementer untuk mengurangi keluhan mual pada ibu hamil.Kulit jeruk mengandung minyak atsiri, terutama limonene, yang memiliki aroma segar dan memberikan efek menenangkan pada sistem saraf. Setelah dilakukan penelitian dengan Judul Pengaruh Aromaterapi Kulit Jeruk Terhadap Intensitas Mual Muntah pada Ibu Hamil di Puskesmas Sei Semayang maka disimpulkan ada Hasil uji Paired t-test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa aromaterapi kulit jeruk berpengaruh signifikan dalam menurunkan intensitas mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama. Efektivitas aromaterapi kulit jeruk diduga berkaitan dengan kandungan minyak atsiri, terutama limonene, yang memberikan efek relaksasi, menenangkan sistem saraf, dan mengurangi sensasi mual melalui stimulasi sistem penciuman

Keywords


aromaterapi, kulit jeruk, intensitas, mual muntah, ibu Hamil

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta

Astuti, Sri. dkk. (2017). Asuhan Ibu dalam Masa Kehamilan. Jakarta: Erlangga

BNPB-inacovid19, 2012. Jumlah Kasus Terkonfirmasi Covid 19, https://bnpb-inacovid19.hub.arcgis.com/ diakses tanggal 1 April 2021

Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, Hauth JC, et al. Perawatan Pranatal. In: Obstetri Williams. Edisi 23. Jakarta: ECG; 2012

Doenges, M. E., Moorhouse, M. F., & Geissler, A. C, 2014. Rencana Asuhan Keperawatan Pedoman Untuk Perencanaan dan Pendokumentasian Perawatan Pasien. Jakarta: EGC.

Ibanez, G., dkk. (2015). Effects of Atenatal Maternal Depression and Anxiety on Children’s Early Cognitive Development: A Prospective Cohort Study. PLoS One, Vol. 10, No 8, August 2015, DOI:10.1371/journal.pone.0135849.

Kementerian Kesehatan RI Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat 2020, Pedoman Pelayanan Antenatal, Persalinan, Nifas, Dan Bayi Baru Lahir Di Era Adaptasi Kebiasaan Baru, Jakarta : Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan RI 2014, Buku Ajar Kesehatan Ibu dan Anak, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan, Jakarta : Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan RI, 2015, Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu Edisi Kedua, Jakarta

Maternity, D Putri A, Dewi Y. 2017. Inhalasi Lemon Mengurangi Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester Satu. Jurnal Ilmiah Bidan. Vol 2 (3)

Namazi, M., Akbari, A.S., Mojab, F.,Talebi, A., Majd, H.A. & Jannesari,S. (2014) Aromatherapy With Citrus aurantium Oil and Anxiety during the First Stage of Labor. Iranian Journal Of Pharmaceutical Research

Notoatmodjo, S. 2015. Metodologi Penelitian Kesehatan. PT Rineka Cipta. Jakarta.

Nursalam. 2015. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan, Pedoman Skripi, Tesis dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Sagung Seto. Jakarta.

Rofi’ah, S. (2019). Studi Fenomologi Kejadian Hiperemesis Gravidarum pada Ibu Hamil Tromester I. Jurnal Riset Kesehatan, Vol 8 (1): 42 – 52

Saifuddin, A.B. 2015, Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Saragih AW, 2016. Efektifitas Aroma Terapi Lemon dalam Mengurangi Mual Muntah pada IbuHamil Trisemester Pertama, Universitas sumatera Utara.

Santi, D. R. (2013). Pengaruh Aromaterapi Blended Peppermint dan Ginger Oil terhadap Rasa Mual pada Ibu Hamil Trimester Satu di Puskesmas Rengel Kabupaten Tuban (The Effect of Peppermint and Ginger Blended Aromatherapy Oils on Nausea at the First Trimester Gravida in Puskesmas. Sain Med, Vol 5(2): 52–55

Shodiqoh, E.R., & Syahrul, F. (2014). Perbedaan Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Persalinan antara Primigravida dan Multigravida. Jurnal Berkala Epidemiologi. 2(1), 141-150. Diterima dari http://www.jounal.unair.ac.id/download-full/JBE8534-d73df33709fullabstr act.pdf, diakses pada tanggal 30 Maret 2021

Sugiyono. 2014. Statistik. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

UK Obstretic Surveillance System, 2020. A National System to Study Rare Disorders of Pregnancy, https://www.npeu.ox.ac.uk/ukoss, diakses tanggal 30 Maret 2021

Vitrianingsih, Khadijah (2019). Efektivitas Aroma Terapi Lemon Untuk Menangani Emesis Gravidarum, Jurnal Keperawatan Volume 11 No 4. Yogyakarta.

WHO. (2013). Interventions for Common Perinatal Mental Disorder In Women In Low- and Middle-Income Countries: A Systematic Review and Metaanalysis

Xu H, Zhong L, Deng J, Peng J, Dan H, Zeng X, et al. 2020. High expression of ACE2 receptor of 2019-nCoV on the epithelial cells of oral mucosa. International Journal of Oral Science. 12 (1): 8. doi:10.1038/s41368-020- 0074-x).




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v9i2.14021

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.