PENGARUH PEMBERIAN TELUR REBUS DAN MADU TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DI KLINIK FATIMAH ALI II

Katarina Julike, Irwandi Irwandi, Stefani Anastasia Sitepu


Abstract


Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang umum terjadi dan dapat menyebabkan sejumlah masalah bagi ibu dan janin. Mengonsumsi makanan yang kaya zat besi dan nutrisi lain yang meningkatkan perkembangan hemoglobin, seperti telur rebus dan madu, merupakan salah satu metode non-farmakologis untuk meningkatkan kadar hemoglobin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah mengonsumsi telur rebus dan madu dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia di Klinik Fatimah Ali II, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, pada tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode pretest-posttest satu kelompok dalam desain penelitian pra-eksperimental. Pengambilan sampel bertujuan (purposive sampling) digunakan untuk mengidentifikasi 18 ibu hamil anemia sebagai sampel. Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai Z sebesar -4,066 dan nilai p sebesar 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa mengonsumsi telur rebus dan madu dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia secara signifikan secara statistik. Kadar hemoglobin meningkat pada semua responden (100%) setelah intervensi. Kesimpulannya, mengonsumsi telur rebus dan madu secara signifikan meningkatkan kadar hemoglobin pada pasien hamil dengan anemia di Klinik Fatimah Ali II pada tahun 2026. Hal ini menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan tersebut mungkin merupakan pengobatan non-farmakologis potensial untuk anemia selama kehamilan.

Keywords


Telur Rebus, Madu, Hemoglobin, Anemia, Wanita Hamil

References


Abdullah, V. I., Fauziyah, T. H. N., & Pongoh, A. (2023). Perbedaan Kadar Hemoglobin Antara Ibu Hamil Yang Mengkonsumsi Telur Ayam Rebus Dan Buah Pepaya. Malahayati Nursing Journal, 4(5), 1089–1101.

Ahmady, A., Pulungan, Z. S. A., & Purnomo, E. (2025). Peningkatan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Anemia dengan Kombinasi Pemberian Tablet Fe dan Madu. Jurnal Kesehatan, 12(2), 242–247. https://doi.org/10.26630/jk.v12i2.2440

Aziz, H., Putri, M. R., Prodi, D., Kebidanan, S., Bidan, P., Mitra, S., & Persada, B. (2025). Jurnal Bidan Komunitas. I(3), 99–106.

Istiyani, Rohmatika, D., & Wijayanti. (2023). Pengaruh Konsumsi Telur Ayam Ras Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Nguter Sukoharjo. Universitas Kusuma Husada SurakartaHusada Surakarta, 26, 1–11.

Mutmaina, G. N., Syswianti, D., Utari, M. R., & Fitria, S. (2024). Perbedaan Kadar Haemoglobin Sebelum Dan Sesudah Konsumsi Telur Ayam Negeri Rebus. Jurnal STIKES Karsa Husada Garut, 1–8.

Putri, G. S. Y., Sulistiawati, S., & Laksana, M. A. C. (2023). Analisis faktor-faktor risiko anemia pada ibu hamil di Kabupaten Gresik tahun 2021. Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 6(2), 119–129. https://doi.org/10.32536/jrki.v6i2.220

RIANTI, P. T., Sukarni, Tri Utami, I., & Febriyanti, H. (2024). Pengaruh Madu Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil. Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH), 3(2), 159–165. https://doi.org/10.30604/jaman.v3i2.486




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v9i2.14089

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.