Pengembangan Modul Pembelajaran Digital Berbasis Etnopedagogi Terintegrasi Nilai Budaya Maluku untuk Meningkatkan Literasi Sains dan Sikap Ilmiah Mahasiswa

Halifah Halifah, Hadida Mony, Hayatun Nufhuzh Tihurua


Abstract


Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran digital berbasis etnopedagogi yang mengintegrasikan nilai budaya Maluku pada materi sistem peredaran darah manu*sia untuk meningkatkan literasi sains dan sikap ilmiah mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model 4D, yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek uji coba terbatas terdiri atas 29 mahasiswa pada mata kuliah Biologi Umum. Data dikumpulkan melalui validasi ahli, angket respons mahasiswa, tes literasi sains, dan angket sikap ilmiah. Modul digital dikembangkan dengan memuat materi komponen darah, golongan darah dan transfusi darah, organ serta mekanisme peredaran darah, dan gangguan sistem peredaran darah. Materi tersebut diintegrasikan dengan nilai budaya Maluku seperti Pela Gandong, Masohi, Sasi, dan Hidop Orang Basudara. Hasil uji coba terbatas menunjukkan peningkatan rata-rata literasi sains mahasiswa dari 57,24 menjadi 82,07 dengan N-gain sebesar 0,58 dalam kategori sedang. Sikap ilmiah mahasiswa meningkat dari 68,48 menjadi 84,55 dengan N-gain sebesar 0,51 dalam kategori sedang. Respons mahasiswa terhadap modul digital memperoleh persentase 86,21% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, modul pembelajaran digital berbasis etnopedagogi layak digunakan sebagai bahan ajar kontekstual untuk meningkatkan literasi sains dan sikap ilmiah mahasiswa

Keywords


budaya Maluku, e-modul, etnopedagogi, literasi sains, sikap ilmiah, sistem peredaran darah.

Full Text:

PDF

References


Adnan et al. (2021) “Biology Science Literacy of Junior High School Students in South Sulawesi, Indonesia,” Journal of Physics: Conference Series, 1752(1), hal. 012084. Tersedia pada: https://doi.org/10.1088/1742-6596/1752/1/012084.

Aprillia, N., Kusdiono dan Widiyatmoko, A. (2023) “Peningkatan Sikap Ilmiah Siswa melalui Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada Materi Sistem Ekskresi,” Prosiding Seminar Nasional IPA XIII:"Kecemerlangan Pendidikan IPA untuk Konvervasi Sumber Daya Alam, hal. 381–390.

Azis, A.A., Lutfi dan Ismail (2018) “Pengaruh project based learning terintegrasi Stem terhadap literasi sains, kreativitas dan hasil belajar peserta didik[The influence of Stem-integrated project-based learning on science literacy, creativity and student learning outcomes],” Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pembelajarannya, hal. 189–194.

Aziszah, S., Asyiah, I.N. dan Pujiastuti (2019) “PENGEMBANGAN MODUL BIOLOGI SMA KELAS X BERBASIS PENGETAHUAN ETNOBOTANI MASYARAKAT TRENGGALEK ,.”

Baiq Nabila Saufika Zainuri, Gunawan, K. (2024) “Indonesian Journal of STEM Education,” 6(1), hal. 1–8.

Febriandani, R., Yetti, E. dan Utami, A.D. (2025) “Exploring Science Literacy for Early Childhood: Eksplorasi Literasi Sains untuk Anak Usia Dini,” PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, hal. 24–37. Tersedia pada: https://doi.org/10.26877/PAUDIA.V14I1.1118.

Fitriya, S., Maiyanti, A.A. dan Syamsudin, H.A. (2025) “Efektivitas Modul Pembelajaran IPA Berbasis Etnosains Dalam Meningkatkan Aspek Sikap Sains,” 5(2). Tersedia pada: https://doi.org/10.59818/jpi.v5i2.1451.

Haryanti, L. dan Slam, Z. (2024) “Peran Pendidikan Islam dan Pendidikan Pancasila dalam pembentukan karakter dan moral bangsa Indonesia,” Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi, 23(2), hal. 361–373. Tersedia pada: https://doi.org/10.21009/JIMD.V23I2.44768.

Ismail, R. (Roni), Wakano, A. (Abidin) dan Leasiwal, G. (Genoveva) (2022) “Resolusi Konflik Keagamaan Berbasis Kearifan Lokal: Studi Atas Pela Gandong di Ambon,” Living Islam, 5(1), hal. 93–108. Tersedia pada: https://doi.org/10.14421/LIJID.V5I1.3012.

Ismail, R., Wakano, A. dan Leasiwal, G. (2022) “RESOLUSI KONFLIK KEAGAMAAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL: STUDI ATAS PELA GANDONG DI AMBON,” Living Islam: Journal of Islamic Discourses, 5(1), hal. 93–108. Tersedia pada: https://doi.org/10.14421/LIJID.V5I1.3012.

Listiana, L. dan Bahri, A. (2019) “Empowering student’s creative thinking skill in biology classroom: Potential of group investigation combined with think talk write (gittw) strategy,” Humanities and Social Sciences Reviews, 7(3), hal. 477–483. Tersedia pada: https://doi.org/10.18510/hssr.2019.7370.

Made Subrata, I. dan Rai, G.A. (2023) “Pembelajaran Biologi Berbasis Etnopedagogi Dalam Peningkatan Literasi Sains Dan Karakter Peserta Didik,” Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), hal. 1–11.

Morfologi Bunga Bagi Mahasiswa Pendidikan Biologi Fkip Universitas Pasir Pengaraian Denok Salma Nurul Fitria, M. et al. (2025) “Pengembangan E-Modul Berbasis Html5 Materi Morfologi Bunga Bagi Mahasiswa Pendidikan Biologi Fkip Universitas Pasir Pengaraian,” Jurnal Edu Research, 14(1), hal. 1–11. Tersedia pada: https://doi.org/10.30606/JER.V14I1.3534.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v9i2.14255

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.