Kajian Ekologi Laba-Laba Bola Emas (Nephila pilipes) Pada Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica) Di Desa Pagarbatu Kabupaten Tapanuli Utara

Addina Novita Lorensyah, Puji Prastowo


Abstract


Tanaman kopi Arabika merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi penting, tetapi produktivitasnya dapat terganggu oleh serangan berbagai jenis hama. Nephila pilipes merupakan predator alami yang hidup pada tanaman kopi dan berpotensi membantu mengendalikan populasi serangga pada tanaman kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan, pola sebaran, dan pengaruh umur tanaman kopi Arabika terhadap kelimpahan Nephila pilipes. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasi lapangan. Penelitian dilaksanakan di perkebunan kopi Arabika Desa Pagarbatu, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara pada Februari–Maret 2026. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan dengan metode jelajah (cruise method) pada tanaman kopi Arabika berumur 3, 5, 8, dan 10 tahun. Data kelimpahan dianalisis secara deskriptif, pola sebaran menggunakan Indeks Morisita, dan pengaruh umur tanaman terhadap kelimpahan dianalisis menggunakan uji Kruskal–Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan Nephila pilipes pada tanaman kopi Arabika umur 3 tahun sebesar 0,26 ± 0,06 individu/pohon, umur 5 tahun sebesar 0,30 ± 0,02 individu/pohon, umur 8 tahun sebesar 0,26 ± 0,12 individu/pohon, dan umur 10 tahun sebesar 0,28 ± 0,01 individu/pohon. Pola sebaran Nephila pilipes pada tanaman kopi Arabika umur 3 dan 8 tahun bersifat mengelompok dengan nilai Indeks Morisita masing-masing 1,01 dan 1,13, sedangkan pada tanaman umur 5 dan 10 tahun bersifat seragam dengan nilai Indeks Morisita masing-masing 0,97 dan 0,98. Hasil uji Kruskal–Wallis menunjukkan bahwa umur tanaman kopi Arabika tidak berpengaruh signifikan terhadap kelimpahan Nephila pilipes (p = 0,783)

Keywords


Kelimpahan; Kopi Arabika; Nephila pilipes; Pola Sebaran.

Full Text:

PDF

References


Akhyar, M. M., & Rizali, A. (2022). Keanekaragaman dan Kelimpahan Laba-Laba (Arachnida: Araneae) pada Perkebunan Kopi di Jawa Timur. Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan), 10(1), 21-28.

Arini, I., Rahmi, E., Lapu, P., Kaliky, N. A. P. S. B., Laheng, S., Leimena, H. E. P., & Salmanu, S. I. A. (2025). Ekologi Hewan. Banjarnegara; PT Penerbit Qriset Indonesia.

BPS. (2019). Luas Tanaman Dan Produksi Kopi Arabika (Coffea arabica) Tanaman Perkebunan Rakyat Menurut Kabupaten/Kota Di Sumatera Utara,. Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara.

Dirham, D., Noprianto, C., & Trianto, M. (2022). Jenis Laba-Laba Pada Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum mill.) di Desa Ogomolos Kecamatan Mepanga. Journal of Biology Science and Education, 10(2), 1-5.

Farel E. Taek, Septa, I, Alfred, M, & Dima. (2020). Perbandingan Morfometrik Jenis Laba-Laba Di Taman Hutan Rayaprof. Ir. Herman Yohanes Kupang. Jurnal Biotropikal Sains, 17 (1), 26 – 34.

Ilhamdi, M. L., Al Idrus, A., Santoso, D., Raksun, A., & Syazali, M. (2024). Distribution Patterns of Beautiful Beetle Species in Suranadi Nature Park, Lombok, Indonesia. Jurnal Biologi Tropis, 24, 93-98.

Leksono, A. S. (2022). Ekologi Arthropoda. Malang; Universitas Brawijaya Press.

Muttalib, S. A., Nugraha, J., & Bintoro, N. (2019). Analisis Kadar Air dan Aroma Blending Kopi Arabika (Coffea arabica L) dan Robusta (Coffea canephora L) Selama Penyimpanan Dengan Principal Component Analisys (PCA). Jurnal Agrotek Ummat, 6(1), 23-27.

Purnama, R. W., Fitra, M., & Putri, S. M. (2025). Strategi Adaptasi Perubahan Iklim Pada Petani Kopi Di Kecamatan Atu Lintang Kabupaten Aceh Tengah. Biram Samtani Sains, 9(1), 111-118.

Rasiska, S., Parikesit, P., Sudarjat, S., Gunawan, B., & Setiawan, I. (2024). Pengendalian Hama Penggerek Buah Kopi (Hypothenemus hampei) dengan Menggunakan Perangkap Berantraktan secara Partisipatoris di Desa Margamulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Agrikultura Masyarakat Tani, 1(3), 98-103.

Revindo, M. D., Siregar, C. H., & Yuliana, T. (2024). Harga Biji Kopi Fluktuatif Usaha Roastery dan Coffee Shop Antisipatif. LPEM FEB UI.

Senthil Kumar, C. M., & Regupathy, A. (2020). Gut content analysis of spiders in coffee ecosystem. Current Science, 96(7), 892–893.

Sihombing, V. N. R., & Prastowo, P. (2025). Keanekaragaman serangga polinator pada tanaman kopi arabika (Coffea arabica L.) di Desa Nagasaribu 1, Kecamatan Lintongnihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan. BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi, 7(2), 620–630.

Sitompul, A. F., Dahelmi, & Roesma, D. I. (2025). Genetic population of Hypothenemus hampei Ferrari (Coleoptera: Scolytinae) from coffee (Coffea spp.) in Sumatra, Indonesia using the cytochrome oxidase subunit I gene. Journal of Biosciences, 32(2), 472–483.

Sugumaran, M. P., Natarajan, K., Porkodi, G., Gayathry, G., Jayakumar, J., Kalaichelvi, K., Suganya, K., Akila, S., & Sindhuja, M. (2024). Spiders as natural pest controllers: Insights into their distribution, diversity, and ecological impact in agriculture. Journal of Applied Life Sciences International, 27(5), 1–10.

Sunderland, K. D., & Samu, F. (2021). Effects of agricultural diversification on the abundance, distribution, and pest control potential of spiders: A review. Entomologia Experimentalis et Applicata, 95(1), 1–13.

Suliati, S., Artyasa, I. P., & Ilhamdi, M. L. (2025). Distribution Patterns of Soil Insects Across Microhabitat Types in Lemor Botanical Garden, East Lombok, Indonesia. Jurnal Biologi Tropis, 25(3), 2410-2417.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v9i2.14396

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.