EPISTEMOLOGI PENINGKATAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TB: TINJAUAN FILSAFAT, ETIKA DAN HUMANISME DALAM PRAKTIK KLINIS

Andre Wilia Putra, Rayandra Asyhar, Asrial Asrial, Syaiful Syaiful


Abstract


Kepatuhan minum obat merupakan salah satu aspek penting dalam keberhasilan pengobatan tuberkulosis (TB). Namun, kepatuhan tidak dapat dipahami hanya sebagai perilaku mengikuti instruksi tenaga kesehatan, karena turut dipengaruhi oleh pengetahuan, pengalaman subjektif, kondisi sosial ekonomi, relasi terapeutik, stigma, serta nilai-nilai yang diyakini pasien. Artikel ini bertujuan menganalisis peningkatan kepatuhan minum obat pasien TB melalui perspektif epistemologi, filsafat moral, etika klinis, dan humanisme. Artikel disusun menggunakan pendekatan kajian literatur konseptual dengan menelaah pedoman pengobatan TB, prinsip etika kesehatan, serta pemikiran filosofis mengenai pengetahuan, otonomi, tanggung jawab, dan martabat manusia. Analisis diarahkan pada hubungan antara pengetahuan ilmiah tenaga kesehatan, pemahaman pasien terhadap penyakit, pengambilan keputusan bersama, dan dukungan sosial dalam proses pengobatan. Kajian ini menempatkan kepatuhan sebagai hasil interaksi antara pengetahuan yang dapat dipahami, kepercayaan terhadap pelayanan kesehatan, kemampuan mengakses pengobatan, dan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan individual. Perspektif humanistik menegaskan bahwa pasien bukan sekadar objek pengawasan, melainkan subjek yang memiliki pengalaman, pilihan, dan hak untuk memperoleh pelayanan yang bermartabat. Artikel ini menawarkan kerangka konseptual kepatuhan berbasis pengetahuan, etika, dan humanisme sebagai landasan pengembangan praktik klinis yang lebih partisipatif, adil, dan berpusat pada pasien

Keywords


epistemologi; tuberkulosis; kepatuhan pengobatan; etika klinis; humanisme; pelayanan berpusat pada pasien.

Full Text:

PDF

References


Munro, S. A., Lewin, S. A., Smith, H. J., Engel, M. E., Fretheim, A., & Volmink, J. (2007). Patient adherence to tuberculosis treatment: A systematic review of qualitative research. PLoS Medicine, 4(7), e238. https://doi.org/10.1371/journal.pmed.0040238

World Health Organization. (2010). Guidance on ethics of tuberculosis prevention, care and control. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789241500531

World Health Organization. (2020). Ethics guidance for the implementation of the End TB Strategy. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789241512114

World Health Organization. (2022). WHO consolidated guidelines on tuberculosis: Module 4: Treatment—Tuberculosis care and support. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240047716

World Health Organization. (2022). WHO operational handbook on tuberculosis: Module 4: Treatment—Tuberculosis care and support. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240053519

World Health Organization. (2024). WHO operational handbook on tuberculosis: Module 4: Treatment—Tuberculosis care and support. World Health Organization




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v9i1.14505

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.