Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Di Rumah Sakit Vita Insani Pematang Siantar

Ramadani Rajagukguk, Kritiana Lumban Gaol, Romauli Pakpahan


Abstract


Diabetes Melitus adalah penyakit degeneratif.Proporsi kejadian diabetes melitus paling banyak pada diabetes melitus tipe II yaitu 85%-95% dari populasi dunia yang menderita diabetesmelitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasiotot progresif terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar Tahun 2026. Penelitianini menggunakan metode kuantitatif Quasi Eksperimen dengandesign penelitian“Rancangan One Group Pretest Postest”. Sampel dalam penelitian ini adalah responden diabetes melitus tipe II dengan jumlah 43 responden. Analisis datadilakukan secara analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan Ada pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar Tahun 2026. Dengan ρ value (0,000). Dengan tingkat kemaknaan ρ<0,005. Teknik relaksasi otot progresif menurunkan kadar gula darah, saran, dapat menjadikan penelitian ini menjadi acuan dalam menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II, dan dapat memberikan informasi pengetahuan yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah keputusan untuk melakukan teknik relaksasi otot progresif terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II

Keywords


Diabetes melitus, teknik relaksasi otot progresif, kadar gula darah

Full Text:

PDF

References


Anggraini, D., Widiani, E., & Budiono, B. (2023).Gambaran Tanda Gejala Diabetes Mellitus Tipe II pada Pasien Sebelum dan Sesudah Pemberian Terapi Air Putih (Hydrotherapy): Studi Kasus. Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences, 4(2), 131-140.

Adri, K., Arsin, A., & Thaha, R. M. (2020).Faktor risiko kasus diabetes mellitus tipe 2 dengan ulkus diabetik di rsud kabupaten sidrap. Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim, 3(1).

Amandari, I. G. A., Sarasmita, M. A., Dewi, N. P. U., & Krisnayanti, M. W. (2018). SGLT-2 inhibitor: pilihan terapi baru untuk penderita DM tipe

Hang Tuah Medical Journal, 16(1), 28-36.

Bingga, I. A. (2021).Kaitan kualitas tidur dengan diabetes melitus tipe 2. Jurnal Medika Hutama, 2(04 Juli), 1047-1052.

Dewi, A. M. (2022). Penerapan Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tingkat Stres Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di WILAYAH CANDI Pawon Semarang. (Doctoral dissertation, Universitas Widya Husada Semarang).

Dewi, E. N. S. (2019). Pengaruh Latihan Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Kecamatan Pontianak Selatan. ProNers, 4(1).

Dewi,Rosliana. 2022. Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Diabetes Mellitus.Grup penerbitan: CV BUDI UTAMA.

Fatimah, R. N. (2015). Diabetes melitus tipe 2. Jurnal Majority, 4(5), 93-101. Ferry, W. (2023).Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap

Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe Ii. J Ilm Komputasi, 21(4), 319-30.

Indah Juniarti, I. J. (2021). Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe IIDi RSUD DR. H. IBNU SUTOWO BATURAJA TAHUN 2021 (Doctoral dissertation, STIK Bina Husada Palembang

Juniarti, I., Nurbaiti, M., & Surahmat, R. (2021). Pengaruh relaksasi otot progresif terhadap kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe II di RSUD Ibnu Sutowo. JKM: Jurnal Keperawatan Merdeka, 1(2), 115-121.

Karokaro, T. M., & Riduan, M. (2019).pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di RUMAH SAKIT GRANDMED LUBUK PAKAM. Jurnal Keperawatan Dan Fisioterapi (Jkf), 1(2), 48-53.

Meilani, R., Alfikrie, F., & Purnomo, A. (2020). Efektivitas Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kadar Gula Darah: Penelitian Kuasi Eksperimen Pada Penderita Diabetes Militus Tipe 2 Usia Produktif. Borneo Nursing Journal (Bnj), 2(2), 22-29.

Nainggolan, P (2021), Tahun 2020, Penderita Diabetes di Pematangsiantar 2.932 Orang, HarianSIB, Pematangsiantar sabtu, 27 Februari 2021 13:09 WIB.

Notoatmodjo, 2012, Metodologi Penelitian Kesehatan, PT. RINEKA CIPTA, Jakarta




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v9i2.14531

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.