Efek Kombinasi Linear Alkylbenzene Sulfonates (LAS) dan Tembaga (Cu) pada Kapasitas Fitoremediasi Tanaman Daun Tombak (Sagittaria lancifolia)

Eva Agustina, Salsa Nabila, Risa Purnamasari, Rony Irawanto


Abstract


Salah satu masalah lingkungan yang serius saat ini adalah pencemaran air yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan organisme lainnya. Salah satu penyebab pencemaran air adalah adanya detergen dan logam berat yang terdapat di lingkungan. Karena dampaknya yang merugikan, perlu dicari solusi untuk menangani masalah ini. Salah satu solusinya adalah menggunakan teknik fitoremediasi dengan memanfaatkan tanaman daun tombak (Sagittaria lancifolia) yang terbukti mampu menyerap berbagai polutan dari lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas fitoremediasi tanaman daun tombak (Sagittaria lancifolia) dalam menangani kontaminasi detergen LAS (Linear Alkylbenzene Sulfonates) dan logam berat tembaga (Cu) pada air. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan berbeda konsentrasi LAS + Cu, yaitu 0 mg/L, 10 mg/L + 3 mg/L, 30 mg/L + 3 mg/L, dan 50 mg/L + 3 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan daya penyisihan LAS tertinggi sebesar 96% pada variasi konsentrasi LAS 10 mg/L + Cu 3 mg/L, dan daya penyisihan Cu tertinggi sebesar 72% pada variasi konsentrasi  LAS 50 mg/L + Cu 3 mg/L. lebih lanjut, nilai efektifitas penyerapan logam Cu tertinggi sebesar 59% pada variasi konsentrasi  LAS 50 mg/L + Cu 3 mg/L. Hasil penelitian juga menunjukkan semakin tinggi LAS yang diberikan maka semakin tinggi pula penyerapan logam berat Cu oleh tanaman. Berdasarkan hasil tersebut, terbukti bahwa tanaman daun daun tombak (Sagittaria lancifolia) efektif untuk menyerap LAS dan logam berat Cu di lingkungan.

Keywords


Fitoremediasi; Linear Alkylbenzene Sulfonates; Tembaga (Cu); Sagittaria lancifolia

Full Text:

PDF

References


Afifudin, A. F. M., & Irawanto, R. 2021. Estimating the ability of lanceleaf arrowhead (Sagittaria lancifolia) in phytoremediation of heavy metal copper (Cu). Berkala Sainstek, 9(3), 125-130.

Afifudin, A. F. M., & Irawanto, R. 2022. Translocation Mechanism of Lanceleaf Arrowhead (Sagittaria lancifolia) on Copper (Cu) and Phytoremediation Ability. EnvironmentAsia, 15(3), 84-94.

Rachmawati, A. 2018. Uji Efektifitas Duckweed (Lemna Sp.) Sebagai Agen Fitoremediasi Larutan Mengandung Surfaktan. Skripsi. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Fitrihidajati, H., Rachmadiarti, F., Khaleyla, F., & Kustiyaningsih, E. 2020. Effectiveness of Sagittaria lancifolia as Detergent Phytoremediator. Nature Environment and Pollution Technology, 19(4), 1723-1727.

Serang, L. K. O. 2017. Fitoremediasi Air Tercemar Logam Kromium (Cr) Dengan Menggunakan Tanaman Air Sagittaria lancifolia Dan Pistia stratiotes Serta Pengaruhnya Terhadap Tanaman Kangkung Darat (Ipomea reptans Poir). Skripsi. Universitas Brawijaya).

Nur, R. N. F., & Purnomo, T. 2022. Efektivitas Hydrilla verticillata dan Lemna minor sebagai Fitoremediator LAS pada Deterjen Limbah Domestik. LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi, 11(2), 263-272.

Suastuti, N. G., Suarsa, I. W., & Putra, R. D. K. 2015. Pengolahan Larutan Deterjen Dengan Biofilter Tanaman Kangkungan (Ipomoea Crassicaulis) dalam Sistem Batch (Curah) Teraerasi. Jurnal Kimia, 9(1), 98-104.

Chaudhari, S. P., & Dugar, R. P. 2017. Application of surfactants in solid dispersion technology for improving solubility of poorly water soluble drugs. Journal of drug delivery science and technology, 41, 68-77.

Purakayastha, T. J., & Chhonkar, P. K. 2010. Phytoremediation of heavy metal contaminated soils. Soil heavy metals, 389-429.

Wikiandy N., Rosidah,. Herawati, T. 2013. Dampak Pencemaran Limbah Industri Tekstil Terhadap Kerusakan Struktur Organ Ikan yang Hidup di Daerah Aliran Sungai (Das) Citarum Bagian Hulu. Jurnal Perikanan dan Kelautan. 2013, 4(3) : 215 – 225

Novita, E., Wahyuningsih, S., Jannah, D. A. N. I., & Pradana, H. A. 2020. Fitoremediasi Air Limbah Laboratorium Analitik Universitas Jember Dengan Pemanfaatan Tanaman Eceng Gondok Dan Lembang. Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI), 7(1), 121-135.

Oxtoby, David W. 2022. Principles of Modern Chemistry 6th Ed. Thomson Brooks

Rosihan, H. H. 2017. Logam Berat Sekitar Manusia. Lambung Mangkurat Press.

Sekarwati, N. 2014. Dampak Logam Berat Cu (Tembaga) dan Ag (Perak) pada

Limbah Cair Industri Perak Terhadap Kualitas Air Sumur dan Kesehatan

Masyarakat serta Upaya Pengendaliannya di Kota Gede Yogyakarta. Skripsi. UNS

Sebelas Maret.

Baroroh, F., Handayanto, E., & Irawanto, R. 2018. Fitoremediasi Air Tercemar

Tembaga (Cu) Mengguanakan Salvinia Molesta dan Pistia Stratiotes Serta

Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Tanaman Brassica Rapa. Jurnal Tanah

Dan Sumberdaya Lahan, 5(1), 2549.

Hidayati, N. 2020. Tanaman Akumulator Merkuri (Hg), Timbal (Pb), dan

Kadmium (Cd) untuk Fitoremediasi. Jakarta: LIPI Press.

Putranto, T. T. 2011. Pencemaran Logam Berat Merkuri (Hg) pada Airtanah.

Jurnal Teknik, 32(1), 62–71.

Cao, L., Liu, S., Li, Y., Li, X., Li, X., Li, Y., & Li, F. (2016. Ecotoxicity and biodegradability of linear alkylbenzene sulfonates (LAS) and their metabolites: A review. Chemosphere, 155, 33-42.

Taufikurrahman. (2016). Penentuan Kadar Timbal (Pb) dan Tembaga (Cu) dalam Tanaman Rimpang Menggunakan Metode Destruksi Basah Secara Spektroskopi Serapan Atom (SSA). Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Standar Nasional Indonesia. 2005. Cara Uji Kadar Surfaktan Anionik Dengan Spektrofotometer Secara Biru Metilen (SNI 06-6989.51-2005).

Standar Nasional Indonesia. 2009. Cara Uji Tembaga (Cu) Secara Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) – Nyala (SNI 6989.6:2009).

Sibarani, R. 2015. Penurunan Konsentrasi Linier Alkilbenzen Sulfonat (LAS) Dalam Air Limbah Laundry Menggunakan Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) dan Walingi (Scirpus grossus). Skripsi. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v6i1.6912

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.