Pengembangan Instrumen Five –Tier Diagnostic Test Pada Materi Termokimia untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Siswa Kelas XI

Murni Talenta Simatupang, Ajat Sudrajat


Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) menganalisis hasil instrument five-tier diagnostic test Termokimia yang dikembangkan, (2) persentase siswa yang memahami konsep, tidak memahami konsep, dan mengalami miskonsepsi pada bahan Termokimia, Dalam penelitian pengembangan ini, metode ADDIE digunakan, yang terdiri dari lima tahap perlakuan: analisis (melakukan analisis kebutuhan), desain (membuat produk), pengembangan (membuat uji kelayakan produk), implementasi (membuat uji coba produk), dan evaluasi. Penemuan menunjukkan bahwa (1) karakteristik instrumen 73,33% dari soal yang valid dengan probabilitas 0,83 (2) persentase siswa yang memahami konsep adalah 34%. Kemudian pahami beberapa konsep tentang materi termokimia yang dibuat sebesar 18%, kurangnya pengetahuan sebesar 19%. Untuk persentase tidak meyakinkan sebesar 5%, dan tidak memahami konsep sebesar 4% dan untuk kategori Miskonsepsi Termokimia sebesar 20%.


Keywords


Miskonsepsi , Tes Diagnostic, Termokimia.

Full Text:

PDF

References


Alwan, A. A. (2011). Misconception of heat and temperature among physics students. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 12, 600–614. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2011.02.074

Habiddin, & Page, E. M. (2019). Development and validation of a four-tier diagnostic instrument for chemical kinetics (FTDICK). Indonesian Journal of Chemistry, 19(3), 720–736. https://doi.org/10.22146/ijc.39218

Hidayat, M. (2011). Mengatasi Miskonsepsi Pada Mata Pelajaran Fisika. Journal PFMIPA FKIP Universitas Jambi, 53(9), 1689–1699.

Istighfarin, L., 2015). (2015). Profil miskonsepsi siswa pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi, 4(3), 991–995.

Lailiyah, S., & Ermawati, F. U. (2020). Materi Gelombang Bunyi: Pengembangan Tes Diagnostik Konsepsi Berformat Five-Tier, Uji Validitas dan Reliabilitas serta Uji Terbatas. Jurnal Pendidikan FisikaTadulakoOnline (JPFT), 8(3), 104–119.

Mulyani, S., Santosa, C. A. H. F., & Pamungkas, A. S. (2020). Identifikasi Miskonsepsi Menggunakan Instrumen Tes Four-Tier Pada Materi Aritmetika Sosial. Wilangan: Jurna Inovasi Dan Riset Pendidika Matematika, 1(1), 79–86. http://www.jurnal.untirta.ac.id/index.php/wilangan

Nurulwati, N., & Rahmadani, A. (2020). Perbandingan Hasil Diagnostik Miskonsepsi Menggunakan Threetier Dan Fourtier Diagnostic Test Pada Materi Gerak Lurus. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 7(2), 101–110. https://doi.org/10.24815/jpsi.v7i2.14436

Putri, W. K., & Ermawati, F. U. (2021). Pengembangan, Uji Validitas dan Reliabilitas Tes Diagnostik Five-Tier untuk Materi Getaran Harmonis Sederhana beserta Hasil Uji Coba. PENDIPA Journal of Science Education, 5(1), 92–101. https://doi.org/10.33369/pendipa.5.1.92-101

Rahmasari, T. P., Kurnia, L. D., Juwani, G. M., Murti, A. D., Perdana Putra, K. A., & Linda, R. (2019). Sosialisasi dan pelatihan pembuatan e-magazine dalam pembelajaran kimia di SMA Negeri Pintar Provinsi Riau. Unri Conference Series: Community Engagement, 1, 545–554. https://doi.org/10.31258/unricsce.1.545-554

Sheftyawan, W. B., Prihandono, T., & Lesmono, A. D. (2018). Identifikasi miskonsepsi siswa menggunakan four-tier diagnostic test. Jurnal Pembelajaran Fisika, 7(2), 147–153.

Silitonga, P. M. (2014). Statistik. Teori dan Aplikasi dalam Penelitian. Universitas Negeri Medan.

Syamsuar, & Reflianto. (2018). Pendidikan dan Tantangan Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, 6(2), 1–13.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v6i2.7454

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.