Analisis Perbandingan Organ Reproduksi Pada Burung Puyuh (Conturnix conturnix) Betina Umur 4 Bulan Dengan Umur 9 Bulan

Dadang Hardiansyah, Nurhafizah Nasution, Salwa Yurinanda Lubis, Mira Wahyuni


Abstract


Burung puyuh adalah burung yang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Burung puyuh merupakan burung yang tidak dapat terbang, memiliki ukuran tubuh yang sangat kecil dan berkaki pendek. Burung puyuh sering dibudidayakan karena mampu menghasilkan telur yang banyak serta dagingnya dapat dikonsumsi. Telur pada burung memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi, protein yang terkandung didalamnya dapat melebihi protein yang terkandung pada telur ayam, telur itik, telur angsa maupun telur mentog. Burung puyuh jenis Coturnix coturnix japonica betina masak kelamin dimulai pada usia 42 hari atau sekitar usia enam minggu. Produksi telur yang berbeda pada usia 4 bulan dan 9 bulan sangat berkaitan erat dengan keadaan organ reproduksi pada burung puyuh. Sebagaimana organ reproduksi berfungsi dalam pembentukan putih telur, membran kerabang serta kerabang telur. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan organ reproduksi burung puyuh betina umur 4 bulan dengan umur 9 bulan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 7 desember 2023 pukul 8.30 – 10.00 wib di laboratorium pendidikan biologi UIN Sumatera Utara dengan menggunakan Metode quasi-eksperimen, yaitu perbandingan antara kelompok-kelompok dilakukan tanpa penerapan randomisasi penuh. Dan dengan adanya penelitian ini semoga dapat menjadi bahan kajian atau penmbah wawasan mengenai Perkembangan organ reproduksi Burung puyuh


Keywords


Burung puyuh, Reproduksi, 4 bulan, 9 bulan

Full Text:

PDF

References


Evitadewi. (2010). Beternak Burung Puyuh. CV. aneka ilmu.

Fanani. (2019). Beternak Mudah Burung Puyuh. Desa Pustaka Indonesia.

Rahayu, C., Isroli, & Rini Saraswati, T. (2014). Efek Pemberian Tepung Kunyit Pada Kondisi Hematologis Burung Puyuh (Coturnix coturnix japonica L) Saat Masa Produktif Dan Non produktif.

Rizki, A. N. (2021). ANALISIS USAHA TERNAK DAN PEMASARAN BURUNG PUYUH (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN PUYUH ASHTER) DI DESA JATI MULYA KECAMATAN KERINCI KANAN KABUPATEN SIAK PROVINSI RIAU.

Rotikan, F., Lambey, L. J., Bagau, B., & Laihad, J. (2018). PERFORMANS PRODUKSI BURUNG PUYUH BETINA (Coturnix coturnix japonica) PADA LAMA PENCAHAYAAN YANG BERBEDA. In Zootek" Journal ) (Vol. 38, Issue 1). https://doi.org/10.35792/zot.38.1.2018.19390

Saraswati, T. R. (2016). Diskripsi Perbandingan Histologi Organ Saluran Reproduksi Puyuh yang Diberi Perlakuan Serbuk Kunyit Sebelum Masak Kelamin dan yang Tidak Diberi Perlakuan Serbuk Kunyit. https://doi.org/10.14710/baf.1.1.2016.6-12

Wawan. (2021). Budi Daya Burung Puyuh. PT. perca.

Yunita, R., Suteky Jurusan Peternakan, T., Pertanian, F., & Bengkulu Jalan Supratman Kandang Limun Bengkulu, U. W. (2014). Pengaruh Pemberian Tepung Daun Pepaya (Carica papaya) dalam Ransum terhadap Performans Produksi Telur Puyuh (Coturnix coturnix japonica). Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 9(1), 41–50




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v7i1.8501

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.