Pengaruh Pemberian Madu Terhadap Percepatan Reproduksi Ikan Cupang (Betta splendes)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh madu terhadap percepatan reproduksi ikan cupang (Betta splendes). Penelitian ini dilaksanakan selama dua minggu mulai dari rabu, 1 november 2023 sampai dengan rabu 15 noveber 2023 di Jl. Suka Maju dusun 7 Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan Kab. Deli Serdang Prov. Sumatera Utara Kode pos 20371. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan metode eksperimen. Metode eksperimen dilakukan untuk melihat mengmati perubahan yang terjadi baik itu fisiologis ikan maupun tingkah laku ikan yang menunjukkan ikan siap kawin ataupun matang gonad serta ikan sedang bertelur. Metodenya dilakukan dengan memberi tetesan madu setiap 2 hari sekali pada tetesan ikan cupang. Hasil penelitian yang didapat ialah pada hari ke 6 setelah pemberian madu yang rutin terlihat ikan lebih aktif dari biasanya, pada hari ke 9 ikan membuat buih, pada hari ke 12 terlihat bintik di perut yang membesar dan pada hari ke 14 perutnya membesar penuh dengan telur. Penelitian ini memberikan pemahaman mengenai pengaruh madu terhadap reproduksi ikan cupang dan pemahaman mengenai ciri-ciri ikan matang gonad.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agus, M.M.T.Y., dan Nafi, B., 2010. Pengaruh perbedaan jenis pakan alami daphnia, jentik nyamuk dan cacing sutera terhadap pertumbuhan ikan cupang hias (Betta splendens). Pena Akuatika: Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan, 2(1), 21– 29
Arman. 2001. Mempersiapkan Cupang Hias untuk Kontes. Agro Media Pustaka. Jakarta
Arman. 2002. Mempersiapkan cupang hias untuk kontes. Agromedia Pustaka, 55 pp.
Doutrelant, C., P.K. McGregor & R.F. Oliveira. 2001. The effect of an audience on intrasexual communication in male Siamese fighting fish, Betta splendens. Behaviour Ecology.12(3): 283-286
Dwinanti, S.H., dan M. Yusuf. 2019. Maskulinisasi Ikan Cupang (Betta splendens) Menggunakan Air Kelapa (Cocos nucifera) melalui Metode Perendaman Embrio. Prosiding Seminar Nasional, 1(3) : 978-979.
Farastuti. E. R., Sudrajat. A. O., Gustiano. R. 2014. Induksi Ovulasi dan Pemijahan Ikan Soro (Tor soro) Menggunakan Kombinasi Hormon. Limnotek 21(1): 87-94
Fariz, MZA. 2014. Pengaruh konsentrasi tepung testis sapi terhadap maskulinisasi ikan cupang (Betta splendens), Skripsi (tidak dipublikasikan). Fakultas Ilmu Kelautan Dan Perikanan.Universitas Hasanuddin, Makassar.
Hadi, I. H. K. (2017). Effect of Honey on Sperm Characteristics and Pregnancy Rate in Mice. Bulletin of the Iraq Natural History Museum. 14(3): 223-233.
Himawan, A., Hastuti, S. dan Yuniarti, T., 2017. Keberhasilan jantanisasi ikan rainbow (Melanotaenia sp.) dengan stadia yang berbeda melalui perendaman tepung testis sapi. Journal of Aquaculture Management and Technology, 4(4), 95-100.
Hutagalung, R.A., 2020. Pengaruh perbedaan metode sex reversal menggunakan tepung testis sapi terhadap maskulinisasi ikan nila merah (Oreochromis niloticus). Manfish Journal, 1(1), 9-14.
Lesmana DS dan Dermawan I. 2001. Budi daya ikan hias air tawar populer. Penebar Swadaya. 160 pp.
Lesmana, D. S. 2002. Agar Ikan Hias Cemerlang. Penebar Swadaya. Jakarta. 66 hal
Linke, H . 1994. Eksplorasi Ikan Cupang di Kalirnantan. Trubus. Jakarta. 297 (1) : 86- 89.
Listyorini, L., & Hernawati, T. (2021). Potensi Madu pada Peningkatan Jumlah Sel Spermatogenik Tikus (Rattus norvegicus) yang Kekurangan Nutrisi Ovozoa. Journal of Animal Reproduction. 10(1):12-17
Lubis, M.A., Muslim dan Fitrani, M.,2017. Maskulinisasi ikan cupang (betta sp.) menggunakan madu alami melalui metode perendaman dengan konsentrasi berbeda. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 5(1), 97- 108
Mardiana, M. 2017. Rematurasi Ikan Tambakan (Helostoma temmincki) Melalui Penyuntikan Hormon Oocyte developher (Oodev) dengan Dosis Berbeda. Skripsi. Pogram Studi Budidaya Perairan. Jurusan Perikanan dan Kelautan. Fakultas Pertanian. Universitas Lampung, Lampung.
Marianti, A. (2012). Efek Madu Randu dan Kelengkeng dalam Menurunkan Kolesterol pada Tikus Putih
Masprawidinatra, D., Helmizuryani, dan Elfachmi. 2015. Pengaruh Penggunaan Air Kelapa dengan Lama Perendaman yang Berbeda Terhadap Maskulinisasi Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Journal of Fisheries, 4(2): 13-16
Noorhafiza, R., Majid, A. M., & Hashida, N. H. (2013). Testosterone Level and Histological Features of Tualang Honey and Nicotine Treated Male Rats. Biomedical Research. 24(3): 383-388.
Perkasa BE dan Gunawan H. 2002. Solusi permasalahan cupang. Penebar Swadaya. Jakarta. 121 pp.
Perkasa, BE dan Paimin FB. 2002. Atlas cupang hias dan cupang adu. Penebar Swadaya. 90 pp.
Purwakusuma. 2007. Pengendalian Hama dan Penyakit Ikan. Yogyakarta : Kanisius.
Rachmawati, D., Basuki, F. dan Yuniarti, T., 2016. Pengaruh pemberian tepung testis sapi dengan dosis yang berbeda terhadap keberhasilan jantanisasi pada ikan cupang (Betta sp.). Journal of Aquaculture Management and Technology, 5(1), 130-136
Yustina dan Darmawati. 2003. Daya Tetas dan Laju Pertumbuhan Larva Ikan Hias Betta splendens di Habitat Buatan. Jurnal Natur Indonesia 5 (2): 129-132.
Zairin, M. 2002. Sex Reversal Memproduksi Benih Ikan Jantan atau Betina. Penebar Swadaya. Bogor. 95 hal.
DOI: https://doi.org/10.30743/best.v7i1.8587
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


1.jpg)














