Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Katak Porang (Amorphophallus muelleri Blume) Terhadap Bakteri Propionibacterium acne Dan Staphylococcus epidermis

Alfi Sapitri, Eva Diansari Marbun, Siti Maimunah, Mandike Ginting, Dian Arisetya, Rezza Fikrih Utama


Abstract


Beberapa tahun belakangan ini, penggunaan obat-obatan herbal yang berasal dari tumbuhan dan rempah meningkat. Tidak hanya di negara berkembang, namun juga dinegara maju salah satunya yaitu tanaman porang. Mengatasi infeksi bakteri diperlukan pencarian senyawa alternatif yang berasal dari bahan alam yang mempunyai aktivitas antibakteri terhadap bakteri tersebut, tanaman porang memiliki berbagai kandungan senyawa kimia yang berperan sebagai antijamur, antibakteri, zat sitotoksik, imunomodulator, antelmintik (anti cacing), dan hepatoprotektif. Penelitian bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol dari katak porang terhadap bakteri Propionibacterium acne dan Staphylococcus epidermidis. Serbuk simplisia katak porang dikarakterisasi dan di skrining fitokimia untuk mengetahui kandungan fitokimianya. Serbuk simplisia katak porang diekstraksi secara maserasi dengan menggunakan pelarut etanol, selanjutnya ekstrak etanol dibuat dalam berbagai konsentrasi dan uji aktivitas antibakterinya terhadap bakteri Propionibacterium acne dan dan staphylococcus epidermidis. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi agar menggunakan pencandang kertas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa simplisia katak porang memiliki kadar air 6,0867%, kadar sari larut dalam air 29,1161%,  kadar sari larut dalam etanol 9,7002%, kadar abu total 93,5125%, dan kadar abu larut dalam asam 91,9645%. Simplisia katak porang mengandung senyawa alkaloid, flavonoid dan tanin. Ekstrak etanol katak porang memiliki aktivitas antibakteri pada konsentrasi 1%, 2%, 3%, 4% dan 5%, pada bakteri Propionibacterium acne dengan daerah hambat 6,90 mm; 7,76 mm; 8,66 mm; 9,46 mm; dan 10,16 mm. Pada bakteri Staphylococcus epidermidis 6,76 mm; 7,60 mm; 8,36 mm; 9,03 mm; dan 9,60 mm. Ekstrak etanol dari katak porang memiliki aktivitas antibakteri yang lemah terhadap bakteri Propionibakterium acne dan Staphylococcus epidermidis

Keywords


Antibakteri, Katak porang, Propionibacterium acne, Staphylococcus epidermidis

Full Text:

PDF

References


Compean, K.L. dan Ynalvez R.A. 2014. Antimicrobial Activity of Plant Secondary Metabolites.Farmakope Herbal Indonesia Edisi II 2017. Pembuatan Ekstrak. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI. Hal 531

Indriani, Y., Mulqie, L., Hazar, S. (2015) Uji Aktivitas Antibakteri Air Perasan Buah Jeruk Lemon (Citruslimon (L.) Osbeck) Dan Madu Hutan Terhadap Propionibacterium acne. Prosiding penelitian SPeSIA Unisba.

Kusumawati, E., Supriningrum., R, dan Rozadi, R. 2015. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kecombrang kecombrang (Etlingera elatior (Jack) RM Sm) Sm terhadap Salmonella typhi. Jurnal Ilmiah Manuntung, 2(1). Halaman 27

Mahayasih. P. G. M., Handoyono. T., Hidayat. A. M. (2014) Uji Aktivitas Protein Larut Air Umbi Porang (Amorphophallus muelleri Blume.) Terhadap Escherchia coli dan Staphylococcus epidermidis [Jurnal] Universitas Jember.

Mallik, J, J Das, and RK Banik. 2018. Pharmacognostic Profile and Pharmacological Activity of different parts of Amorphophallus campanulatus (Roxb.) Blume-A Complete Overview. Asian Journal of Pharmaceutical Research and Development, 6(1), 4-8.

Marbun, E. D., Sapitri, A., & Asfianti, V. Activity Ethanol Extract, Ethyle, Acetate Fraction, N-Hexane Fraction Of Sofo-sofo Leaves (Acmella Cf) Against Antibacteria. Jurnal Biosains, 7(1). Halaman 33

Perkasa, R. (2019). Penggunaan Tepung Porang (Amorpophallus oncophillus) Sebagai Gelling Agent Pada Pembuatan Permen Coklat Praline Dengan Penambahan Jahe Merah Dan Kacang Mete [Skripsi]. Universitas Mataram.

Saadah, H., Supomo, S., dan Musaenah, M. 2020. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Air Kulit Bawang Merah (Allium cepa L) Terhadap Bakteri Propionibacterium acne. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 2(2). Halaman 85

Sari, R, and Suhartati. 2015. Tumbuhan porang: prospek budidaya sebagai salah satu sistem agroforestry. Info Teknis EBONI, 12(2), 97– 110.

Suryani, N., Devi, N., & Dimas, D. I.2019. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Batang kecombrang (Etlingera elatior (Jack) RM Sm) Terhadap Bakteri Plak Gigi Streptococcus mutans. Jurnal Kartika kimia, 2(1). Halaman 27

Sya’baniar. L., Erina., Sayuti. A., (2017) Isolasi Dan Identifikasi Bakteri Asam Laktat (BAL) Genus Lactobacillus Dari Feses Orangutan Sumatera (Pongo abelli) Dikebun Binatang Kasang Kulim Bakinang Riau. Fakultas Kedokteran Hewan. Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Tiran F. A., Nastiti C. M. R. R. 2014. “Aktivitas Antibakteri Lotion Minyak Kayu Manis Terhadap Staphyloccus epidermidis Penyebab Bau Kaki”. Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas. 11(2) : 72-80




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v7i1.9704

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.