Hubungan Konflik Peran Ganda Dengan Kinerja Perawat Pelaksana Wanita Wanita Di RSU Vina Estetica Medan

Roslenni Sitepu


Abstract


Peran ganda adalah peran sebagai pekerja dan ibu rumah tangga sekaligus. Karyawan wanita yang telah menikah dan punya anak memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih berat daripada wanita yang belum menikah. Peran ganda pun dialami oleh wanita tersebut karena selain berperan di dalam keluarga, wanita tersebut juga berperan dalam karirnya.Konflik pekerjaan – keluarga menjelaskan terjadinya benturan antara tanggung jawab pekerjaan di rumah atau kehidupan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan konflik peran ganda dengan kinerja perawat pelaksana wanita di Rumah Sakit Vina Estetica Medan. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain korelasional, dan yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana wanita di RS Vina Estetica Medan. Sampel penelitian ini adalah 53 orang perawat pelaksana wanita yang diambil dengan cara total sampling. Instrumen yang digunakan kuisioner data demografi, kuesioner konflik peran ganda dan kuesioner kinerja. Uji hipotesis dengan menggunakan uji Chisquare.Kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan di Rumah Sakit Vina Estetica Medan adalah nilai r=0,040 yang berarti ada hubungan antara konflik peran ganda dengan kinerja perawat pelaksana wanita dengan kekuatan hubungan sangat rendah. Bagi pihak manajemen rumah sakit terutama bidang keperawatan dapat memfasilitasi peningkatan kinerja perawat pelaksana terkait dengan peran ganda perawat wanita. Pihak rumah sakit juga memberikan informasi-informasi tentang upaya dalam mengurangi konflik akibat peran ganda dan masukan dalam pengembangan manajemen keperawatan yang lebih komprehensif meningkatkan kinerja perawat

Keywords


Konflik Peran Ganda, Perawat, Kinerja

Full Text:

PDF

References


Alimul, A . (2021). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisa Data. Jakarta : Salemba Medika.

Aminuddin, A. dkk. (2013). Pengaruh Konflik Peran Ganda Perawat Wanita terhadap Kinerjanya pada Rs. Syamrabu Bangkalan. Madura : Fakultas Ekonomi Universitas Tronojolo.

Ansari (2011) dal Greenhaus dan Beutell (1985) dengan segenap kemampuan yang dimilikinya Fakultas Psikologi Universitas Airlangga Surabaya

Arikunto, S. (2010). Manajemen Penelitian. Rineka Cipta. Jakarta.

Asra, E.M. (2013). Hubungan antara work-family conflict dengan prestasi kerja pada perawat wanita. Jurnal Psikologi, 06(01), 73-81. Azwar, S. (2014)

Badan Pusat Statistik, (2000). Data Komposisi Tenaga Kerja Indonesia. Jakarta: BPS.

Faizal & Pratiwi, A. (2014). Hubungan Konflik Peran Ganda dengan Psychological Well Being pada Ibu Bekerja sebagai Pegawai Bank. Fakultas Psikologi Universitas Brawijaya.

Gani, M. R. (2015). Hubungan Work Family Conflict dengan Kinerja Perawat Wanita di Ruang Anak dan Ruang Nifas RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Gorontalo. Fakultas Ilmu Kesehatan dan Olahraga Universitas Negeri Gorontalo.

Hastono, S. P. (2007). Analisis Data Kesehatan, Jakarta. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Hidayat, A. (2009). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisa Data. Jakarta. Salemba Medika.

Hidayat, Muhammad Yusuf, 2000. Perbedaan Konsep Diri, Motivasi dan. Perilaku dalam Kartono, Kartini & Dali Gulo, 2003, Kamus Psikologi.(Bandung: CV Pionir Jaya

Hurlock, Elizabeth B. (2011). Psikologi Perkembangan : Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang. Kehidupan. Jakarta : Erlangga.

Laksmi. (2012). Hubungan antara Konflik Peran Ganda (Work Family Conflict) dengan Kepuasan kerja pada Karyawati bagian Produksi PT. X. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi.

Mangkunegara, (2005). Sumber Daya Manusia Perusahaan. Remaja Rosel Bandung.

Marlina, dkk. (2012). Hubungan Budaya Organisasi dan Karakteristik Perawat dengan Kinerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap RSUD Achmad Mochtar Bukit Tinggi. Stikes Yarsi Bukit Tinggi.

Nawawi, H. Hadari (2011) Kepemimpinan Mengefektifkan Organisasi. Universitas. Gajah Mada: Selemba Empat. Ndaru Prasasto.

Notoatmojo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta. Jakkarta.

Nursalam, (2008). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Salemba Medika. Jakarta.

Priyatnasari (2020), Nurul, Indar, & Balqis, Hubungan Konflik Peran Ganda dengan Kinerja Perawat RSUD Daya Kota Makasar

Purwanti. (2013). Pendekatan Kuantitatif dalam Penelitian Perilaku. Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadyah Malang.

Ruslina, (2014). Hubungan antar Konflik Peran Ganda dengan Stress Kerja pada Wanita Bekerja. Jurnal Studi Fakultas Psikologi Universitas Muhammadyah Surakarta.

Yavas, (2008). Attitudial an Behavioral Consequensi of Work – Family – conflict and Family Work Conflict : Does Gender Matter? International journal of Service Industri Management.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v7i1.9848

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.