PENGUJIAN FUNGSIONAL MESIN DIESEL DENGAN MEMAKAI BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) CAMPURAN SOLAR DAN MINYAK GORENG BEKAS

Faisal Fahmi Hasan, Anasril Anasril, Burhanuddin Tarigan

Abstract


Kemajuan teknologi dan perkembangan industri yang pesat didunia memicu pertambahan pemakaian energi yang besar. Import  bahan bakar minyak (bbm) akan menambah beban subsidi pada anggaran belanja pemerintah maka perlu/harus dikurangi import bbm oleh Pemerintah Indonesia. Cara yang ditempuh pemerintah adalah dengan membuka kilang – kilang minyak baru. Target pemerintah sampai tahun 2019 akan ada enam kilang yang baru [1], namun belum juga dapat memenuhi konsumsi bbm. Penelitian ini menguji operasional mesin diesel dengan menggunakan bbm campuran solar dan minyak goreng bekas (minyak jelantah). Banyaknya minyak goreng bekas pada bbm campuran solar dan minyak goreng bekas bervariasi dimulai dari 10 % sampai 40 %. Hasil pengujian menginformasikan rata-rata pengujian persepuluh menit, bahan bakar yang paling sedikit dikonsumsi oleh mesin diesel adalah bbm campuran dengan kandungan minyak goreng bekas 10 % (56,7 ml), dan yang paling banyak minyak solar saja (68,3 ml). Putaran poros yang paling tinggi pada operasional mesin yang memakai minyak campuran dengan kandungan minyak goreng bekas 40 % (2.324,2 rpm.), dan yang paling rendah pada mesin yang memakai minyak campuran dengan kandungan minyak goreng bekas 10 % (2.040 rpm) sedangkan dengan minyak solar saja 2.091,5 rpm. Operasional mesin memakai bahan bakar campuran solar dan minyak goreng bekas dengan kandungan 10%, 20%, 30%, dan 40% adalah lebih baik / bagus dari segi putaran poros ( putaran lebih rata) dan konsumsi bahan bakar lebih sedikit dibandingkan dengan operasional mesin yang memakai bahan  bakar minyak solar saja . Mesin diesel dapat hidup / nyala dengan baik selama satu jam lebih dengan mengkonsumsi semua bahan bakar yang dipakai pada setiap kali pengujian ini.


Keywords


Solar; Minyak Goreng Bekas; Mesin Diesel; Konsumsi; Putaran

Full Text:

PDF

References


. Anonim, 2017. Demi Swasembada BBM. Pertamina Genjot Percepatan Enam Kilang : http://ekbis.sindonews.com/read/1175466/34/demi-swasembada-bbm-pertamina-genjot-percepatan-enam-kilang-1485770185

. Anonim, 2018. Jika Tak Ada Cadangan Baru, Minyak Bumi Indonesia Habis Dalam 12 Tahun : https://ekonomi.kompas.com/ read/2018/03/ 26/ 230000526/jika-tak-ada-cadangan-baru-minyak-bumi-indonesia-habis-dalam-12-tahun

. Anonim, 2015. Minyak Jelantah, : https://id.wikipedia.org/wiki/ Minyak_Jelantah

. Lia Ningsih, Dwi. 2014. Campuran Minyak Jelantah Dan Kerosene Sebagai Bahan Bakar Alternatif Ditinjau Dari Performansi Pembakaran Pada Kompor Tekan. Palembang : Tesis Politeknik Negeri Sriwijaya

. Anonim, 2012. Bahan Bakar Solar :

https://www.scribd.com/doc/45920835/Bahan-Bakar-Solar-Diesel-Fuel

. Irzon, Ronaldo. N0 4 Desember 2012. Perbandingan Calorific Value Beragam Bahan Bakar Minyak Yang Dipasarkan Di Indonesia Dengan Bomb Calorimeter : Jurnal Sumber Daya Geologi ISSN 1829-5819 Vol 22,

. Anonim, 2012. Nilai Kalori : http://titiensatria.blogspot.co.id/2012/01/sebagai-mana-yangtelah-disebutkan.html

. Ḉengel, A.Yunus and Boles, A. Michael. 2002. Thermodynamics. USA: Mc Graww Hill Book – Company.

. Harahap. Filino and Reynolds, C. Y. 1994. Termodinamika Teknik. Jakarta : Erlangga.

. Anonim, 2013. Motor Bakar Diesel, : https://id.wikipedia.org/wiki/ Motor_Bakar_Diesel.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Buletin Teknik

Fakultas Teknik - Universitas Islam Sumatera Utara
Website : https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/but
Email : bultek@ft.uisu.ac.id

Creative Commons License
Buletin Teknik is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License