Peran dan Keterlibatan Komite Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMA Tamansiswa Pematangsiantar

Leni Rosnani

Abstract


This study aims to analyze the role and involvement of school committees in improving the quality of education services. This agency acts as an advisory agency, supporting agency, controlling agency, mediator. The quality of education at SMA Tamansiswa Pematangsiantar can be said to be good, but it must continue to be improved. The optimization committee in this school has carried out its four roles. There is good coordination between the school committee and the school on a regular basis and its implementation has been organized with a clear structure. This research is a qualitative field using case study research. Sources of data were taken from the Principal, Deputy Principal, Teachers, Students, and Parents. Data collection techniques are observation, interviews, and documents.

Keywords


school committee; quality of education; SMA Tamansiswa Pematangsiantar

Full Text:

PDF

References


Arifin, Z. (2011). Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Awie, A. A. (2014). Implementasi Kebijakan Peran Komite Sekolah SMKN 5 Samarinda Pemerintahan Integratif. Jurnal Paradigma, 3(3), 301–311.

https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30872/jp.v3i3.398

Daryanto. (2015). Mengelola Budaya dan Iklim Sekolah. Yogyakarta: Gava Media.

Hasanah, N. (2016). Optimalisasi Peran Komite Madrasah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di Madrasah Aliyah Se-Kecamatan Wedarijaksa. Thesis. Pasce Sarjana Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kudus.

Kompri. (2014). Manajemen Sekolah Teori dan Praktek. Bandung: Alfabeta.

Manaf, A. (2015). Penelitian Pendidikan. Yogyakarta: Kalimedia.

Moeloeng, D. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Mulyasa, D. (2011). Pendidikan Bermutu dan Berdaya Saing. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nasional, D. P. (2002). Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah. Buku I. Konsep Dasar. Jakarta: Direktorat SLP Dirjen Dikdasmen.

NN. (2010). Pengembangan Budaya dan Iklim Pembelajaran di Sekolah. Modul Levelling. Jakarta: Direktorat Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional.

Nurkolis. (2003). Manajemen Berbasis Sekolah: Teori, Model dan Aplikasi. Jakarta: Grasindo.

Prasetia, I., Pratiwi, S. N., and Sulhati. (2020). Model Sekolah Efektif Berbasis Kompetensi. JURNAL EducanduM, 11(1), 32–43.

Pratiwi, S. N. (2016). Manajemen Berbasis Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Sekolah. Jurnal EduTech, 2(1), 86–96. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30596%2Fedutech.v2i1.578

Rufaidah, S. (2011). Implementasi Peranan Komite Sekolah dalam Pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah di Sekolah Dasar Standar Nasional Kecamatan Lumajang. Thesis. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS JEMBER.

Sagala, S. (2009). Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan. Bandung: Alfabeta.

Sulasmi, E. (2020). Konsep Pendidikan Humanis Dalam Pengelolaan Pendidikan di Indonesia. Yogyakarta: Bildung.




DOI: https://doi.org/10.30743/mkd.v5i2.4368

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Leni Rosnani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial

Program Studi Pendidikan Sejarah, FKIP - Universitas Islam Sumatera Utara
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan | Email: pend.sejarah@fkip.uisu.ac.id | mukadimah@fkip.uisu.ac.id

Creative Commons License