UJI PERFORMANSI MESIN OTTO SATU SLINDER DENGAN BAHAN BAKAR PERTALITE DAN PERTAMAX

Reginal P. Lumban Gaol

Abstract


Pengujian secara langsung adalah cara palimg efektif untuk mengetahui performansi sebuah mesin, dalam hal ini mesin otto empat langkah berkapasitas 109,1 cc di uji menggunakan hidrolik dynamo meter dengan variasi bahan bakar pertalite dan pertamax. Untuk torsi yang yang di hasilkan bahan bakar pertalite (7,79 Nm) lebih besar dari bahan bakar pertamax (3,73 Nm), sedangkan daya yang di hasilkan bahan bakar pertalite (3,55 Kw) lebih besar di bandingkan dengan bahan bakar pertamax  (3,32 Kw). Perbandingan udara bahan bakar (AFR) untuk bahan bakar pertalite (14,12) lebih kecil dari bahan bakar pertamax (14,69), konsumsi bahan bakar spesifik (SFC) untuk bahan bakar pertalite (129,6 gr/Kwh) lebih kecil dari konsumsi bahan bakar spesifik berbahan bakar pertamax (135,56 gr/Kwh).


Full Text:

PDF

References


Arismunandar, Wiranto. 1988. Penggerak Mula Motor Bakar Torak. Penerbit ITB Bandung.

Arismunandar, W., 2002, Motor Bakar Torak, Edisi 5, ITB, Bandung.

Arend, Bpm., Berenschot, H., 1996, “Motor Bensin”, Cetakan ketiga, Erlangga, Jakarta

Boentarto. 2002. Menghemat Bensin Sepeda Motor. Semarang: Effhar. Bosch. Bosch Spark Plugs and Spark Plug Wires Reference Guide. Bosch Coombs

Chandra, 2010. Motor Bakar. Diakses pada tanggal 7 Mei 2010 melalui (http://yefrichan.files.wordpress.com/2010/05/ motor-bakar.doc)

Matondang, dan Brujin, D,.L.A. 1995. Motor Bakar, Bharata Karya Aksara. Jakarta.

Shigley, dkk (Terjemahan Gandhi Harahap). (1991). Perencanaan TeknikMesin, Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Soenarta, N., Shoichi, F., 1995, “Motor Serba Guna”, Penerbit PT.Pradnya Paramita, Jakarta

Y. A. Cengel and M. A. Boles,Thermodynamics An Engineering Approach,5th ed, McGraw-Hill, 2006.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.